Pererat Kedekatan dengan Warga, Saeful Bachri Angkat Budaya Lewat Program Dewan Menyapa

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 00:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saeful Bachri, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Jabar II Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Demokrat.

Saeful Bachri, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Jabar II Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Demokrat.

Infobandungnews – Anggota DPRD Jawa Barat dari Partai Demokrat, Saeful Bachri, menggelar kegiatan silaturahmi bersama tokoh dan masyarakat melalui program “Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya”. Acara tersebut berlangsung di Lapangan Komplek Griya Prima Asri (GPA) Rencong, Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (29/3/2026) sore.

Saeful menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sebagai upaya memperkuat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.

Para atlit Pencak silat Kujang Pusaka asal Kabupaten Bandung berfoto bersama Saeful Bachri Anggota DPRD Provinsi Jabar didampingi Kepala Desa Bojongmalaka dan Malakasari. Baleendah Mingu (29/03/2026)

“Alhamdulillah kegiatan ini rutin kita lakukan setiap tiga bulan, sebagai bentuk dewan menyapa warga dengan pendekatan budaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan kali ini juga bertepatan dengan momen bulan Syawal, sehingga dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal bersama warga setempat.

Selain ajang silaturahmi, acara tersebut turut menampilkan pertunjukan pencak silat sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya daerah.

Menurut Saeful, keberadaan pencak silat perlu terus didorong agar tetap eksis, mengingat setiap daerah memiliki perguruan dan guru yang harus mendapat perhatian.

Baca Juga :  Jelang Nataru 2026, DPRD Jabar Dorong Penguatan Stabilitas Harga Pangan

Ia juga menyoroti tantangan dalam mengenalkan budaya kepada generasi muda, khususnya di era digital saat ini. Menurutnya, generasi milenial dan Gen Z cenderung kurang akrab dengan budaya tradisional sehingga dibutuhkan pendekatan yang lebih kreatif.

Untuk itu, ia mendorong para pelaku seni dan perguruan pencak silat memanfaatkan teknologi serta media sosial sebagai sarana promosi agar lebih dikenal kalangan muda.

“Harus ada sentuhan kekinian dan dipublikasikan di media sosial. Setiap kegiatan latihan atau pertunjukan sebaiknya diunggah agar generasi muda lebih mengenal,” jelasnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, pencak silat dapat kembali diminati oleh generasi muda, tidak hanya menjadi milik kalangan orang tua, tetapi juga dipelajari dan dilestarikan oleh anak-anak muda.

KH Ubaidillah AB, Pimpinan Pondok Pesantren Roudlotul Ulum, Parongpong Bandung Barat

Selain para kepala Desa, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya, dalam kegiatan tersebut, turut hadir pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah dan Dakwah Roudlotul Ulum, KH Ubaydillah Al Bisyri, yang memberikan tausiyah kepada masyarakat dalam rangka halal bihalal.***

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Jawab Kritik Pembongkaran PKL di Trotoar Bandung: “Hak Pejalan Kaki Harus Dikembalikan”
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Subang Dibongkar Lagi untuk Galian Kabel Fiber Optik
Dedi Mulyadi Pantau Penertiban Kios Di Sukajadi, Pedagang Keluhkan Relokasi Belum Jelas
Pemprov Jabar Hentikan Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan untuk Cegah Bencana
13 Kiai di Jawa Barat Tertipu Modus Program MBG, Aset Pesantren Melayang
Dedi Mulyadi Serahkan Bantuan PIP di SLBN Cicendo, Pengawasan Dana Pendidikan Diperketat
Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa Lewat WhatsApp, Bapenda Jabar Permudah Layanan Digital
Ekonomi Jabar Triwulan I 2026 Tumbuh 5,79 Persen, Lampaui Nasional

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:27 WIB

Dedi Mulyadi Jawab Kritik Pembongkaran PKL di Trotoar Bandung: “Hak Pejalan Kaki Harus Dikembalikan”

Senin, 18 Mei 2026 - 08:10 WIB

Dedi Mulyadi Geram Trotoar Subang Dibongkar Lagi untuk Galian Kabel Fiber Optik

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:33 WIB

Dedi Mulyadi Pantau Penertiban Kios Di Sukajadi, Pedagang Keluhkan Relokasi Belum Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:10 WIB

Pemprov Jabar Hentikan Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan untuk Cegah Bencana

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:36 WIB

13 Kiai di Jawa Barat Tertipu Modus Program MBG, Aset Pesantren Melayang

Berita Terbaru