911 Anggota BPD Kabupaten Bandung Resmi Dilantik, Bupati Titip Penguatan Ketahanan Pangan hingga Program MBG

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Sebanyak 911 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 117 desa di 16 kecamatan resmi dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan dalam acara Peresmian dan Pengucapan Sumpah/Janji Anggota BPD Terpilih se-Kabupaten Bandung Tahun 2026. Prosesi yang berlangsung di Dome Bale Rame, Soreang, Kamis (30/7/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa KDS menitipkan tiga agenda utama kepada seluruh anggota BPD yang baru dilantik, yakni memperkuat ketahanan pangan desa, mengawal pelaksanaan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), serta mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut KDS, peran BPD tidak hanya sebatas menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan terhadap pemerintahan desa, tetapi juga harus memastikan setiap program strategis pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya titip kepada seluruh anggota BPD, dalam pembahasan APBDes pastikan desa memiliki cadangan beras minimal satu ton setiap tahun. Ini untuk menjaga ketahanan pangan. Saya tidak mau mendengar ada warga yang kelaparan,” tegas Bupati KDS.

Selain menjaga ketahanan pangan, KDS meminta seluruh anggota BPD turut mengawal pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Rutilahu yang kembali mendapatkan alokasi cukup besar untuk Kabupaten Bandung pada tahun ini.

Ia menjelaskan, berdasarkan aspirasi yang diperjuangkan DPR RI, Kabupaten Bandung berpeluang memperoleh hampir 4.000 unit bantuan Rutilahu melalui Program BSPS. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.680 unit akan disalurkan melalui pemerintah desa.

“Saya minta program ini dikawal bersama agar benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai ada masyarakat yang layak menerima justru terlewat,” katanya.

KDS juga mengajak seluruh anggota BPD untuk berperan aktif dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pemenuhan gizi bagi anak sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul di masa depan.

“Program MBG harus kita sukseskan bersama. Anak-anak yang sehat hari ini adalah calon pemimpin bangsa di masa depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Dampingi Mang Uprit Akibat Peristiwa Edelweis Dirusak Pengendara Trail Di Rancaupas

Dalam arahannya, KDS menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara BPD dan kepala desa. Ia berharap kedua lembaga tersebut dapat bekerja sama sebagai mitra dalam membangun desa, bukan saling berseberangan.

“BPD bukan lawan kepala desa. Bangun hubungan yang harmonis. Kepala desa memiliki kewenangan menjalankan pemerintahan dan pembangunan, sedangkan BPD mengawal aspirasi masyarakat, membahas peraturan desa, serta mengawasi jalannya pemerintahan desa,” katanya.

Lebih lanjut, KDS menyampaikan bahwa kemajuan Kabupaten Bandung sangat bergantung pada keberhasilan pembangunan di tingkat desa. Karena itu, seluruh program pemerintah, baik daerah maupun pusat, harus mendapat dukungan dan pengawalan hingga ke tingkat desa.

Ia juga mendorong seluruh anggota BPD untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memahami tata kelola pemerintahan desa, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan pengelolaan keuangan desa yang transparan serta akuntabel.

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci. Saya minta seluruh anggota BPD terus belajar dan memahami perkembangan teknologi agar mampu menjalankan tugas secara profesional,” ujarnya.

Selain itu, KDS mengajak BPD untuk mendukung pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai salah satu program strategis pemerintah pusat guna memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung juga mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung kini mencapai 75,58 poin. Menurutnya, capaian tersebut harus terus ditingkatkan melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan daya beli masyarakat.

“Kalau desa maju, masyarakat sejahtera, maka Kabupaten Bandung juga akan semakin maju. Karena itu saya berharap BPD menjadi mitra strategis pemerintah desa sekaligus pengawal pembangunan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat,” kata KDS.

KDS menambahkan, pelantikan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya anggota BPD di Kabupaten Bandung dilantik langsung oleh Bupati. Sebanyak 911 anggota yang dilantik merupakan bagian dari proses pengisian keanggotaan BPD di 270 desa yang akan diselesaikan secara bertahap hingga September 2026.***

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Pastikan PKL Terdampak Penertiban Kiaracondong Dapat Bantuan
Simulasi Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Dayeuhkolot Digelar 18 Agustus, Ini Jalur Alternatifnya
Lomba Pidato AHY Muda Buka Ruang bagi Pelajar Jabar Sampaikan Gagasan untuk Indonesia
Satpol PP Bandung Tertibkan 645 Bangunan Liar Selama 2026, Penataan Kota Terus Diperkuat
Hari Pertama Jam Masuk Sekolah 06.30 WIB, Bupati Garut Pantau Langsung Pelaksanaannya
Enam Maskapai Ajukan Operasi di Bandara Husein, Rute Internasional Bandung Siap Kembali Dibuka
Jembatan Dago Diperbaiki, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Pembangunan Baru
Dishub Bandung Pastikan Penataan Kawasan Selaras dengan Jalur BRT, Pembangunan Gapura Harus Penuhi Standar

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Dedi Mulyadi Pastikan PKL Terdampak Penertiban Kiaracondong Dapat Bantuan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Simulasi Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Dayeuhkolot Digelar 18 Agustus, Ini Jalur Alternatifnya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Lomba Pidato AHY Muda Buka Ruang bagi Pelajar Jabar Sampaikan Gagasan untuk Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Satpol PP Bandung Tertibkan 645 Bangunan Liar Selama 2026, Penataan Kota Terus Diperkuat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Hari Pertama Jam Masuk Sekolah 06.30 WIB, Bupati Garut Pantau Langsung Pelaksanaannya

Berita Terbaru