Festival Kuliner Bandung Tempo Doeloe Ramai Dikunjungi, Hadirkan Kuliner hingga Wahana Hiburan

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Suasana meriah terlihat dalam gelaran Festival Kuliner Bandung bertema “Bandung Tempo Doeloe” di Parkir Barat Summaba, Summarecon Mall Bandung, Jawa Barat. Festival tersebut tak hanya menjadi tujuan warga Bandung, tetapi juga menarik masyarakat dari sejumlah daerah di sekitar Bandung Raya.

Pengunjung datang untuk menikmati beragam pilihan makanan sekaligus menyaksikan pertunjukan musik yang menjadi bagian dari rangkaian acara. Salah satunya Acha dan Cindy yang sengaja datang dari Pangalengan setelah mengetahui festival tersebut melalui TikTok.

Keduanya tertarik berkunjung setelah melihat informasi mengenai suasana festival yang ramai serta adanya penampilan musisi dalam rangkaian acara.

“Kita berangkat dari Pangalengan sekitar pukul 14.00 WIB dan sampai sekitar pukul 16.00 WIB pakai mobil. Kita ingin nonton penampilan Rizky Febian, dan penasaran dengan beragam jajanan yang ada,” kata Acha, Selasa (25/8/2026).

Selain berburu kuliner dan menikmati hiburan musik, Acha dan Cindy juga tertarik dengan berbagai spot dan wahana yang tersedia di lokasi. Penataan area festival dibuat semenarik mungkin sehingga banyak sudut yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk berfoto.

Nuansa Bandung Tempo Doeloe

Konsep “Bandung Tempo Doeloe” menjadi salah satu daya tarik utama festival. Pengunjung disuguhkan dekorasi yang menghadirkan gambaran suasana Kota Bandung dengan berbagai replika dan ornamen khas.

Sejumlah bangunan dan ikon Kota Bandung ditampilkan dalam bentuk replika, seperti Gedung Merdeka dan Patung Singa Wastukencana. Nama-nama kawasan dan jalan yang populer di Bandung juga turut menghiasi area festival, di antaranya Asia Afrika, Cihapit, hingga Braga.

Konsep tersebut membuat suasana festival terasa seperti miniatur atau little Bandung, sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang ingin menikmati kuliner sambil mengabadikan momen.

Jadi Tujuan Pecinta Kuliner

Pengunjung festival juga datang dari wilayah lain. Salsa dan Rendy, misalnya, datang dari Cicalengka setelah mengetahui adanya Festival Kuliner Bandung.

Keduanya mengaku memang memiliki ketertarikan terhadap dunia kuliner. Selain gemar mencoba berbagai makanan, mereka juga aktif membuat konten bertema makanan sehingga festival menjadi salah satu lokasi yang menarik untuk dikunjungi.

“Senang kulineran, suka jajan. Kebetulan kita juga suka ngonten di bidang food, jadi pas tahu di sini ada kuliner, wah sangat excited, sambil ngonten juga,” ujar Rendy.

Menurut Salsa dan Rendy, penataan festival tahun ini menjadi salah satu hal yang membuat mereka nyaman. Area tenant makanan ditata secara teratur sehingga pengunjung lebih mudah melihat dan menentukan pilihan makanan.

“Yang pertama bagus banget sih, terus tertata banget. Jadi pilihan makanannya tertata, nggak acak-acakan,” kata Rendy.

Salsa menilai keberagaman menu juga menjadi nilai tambah. Pengunjung dapat menemukan berbagai makanan tradisional sekaligus pilihan kuliner kekinian, sehingga semakin banyak alternatif jajanan yang bisa dicoba.

Baca Juga :  TPA Sarimukti Terbakar, Plh Wali Kota Bandung Tegaskan Warga Harus Pilah Sampah

Tidak Hanya Kuliner, Ada Beragam Wahana

Festival Kuliner Bandung juga menawarkan berbagai aktivitas hiburan untuk pengunjung yang datang bersama keluarga maupun teman. Sejumlah wahana permainan tersedia di area Perdana Ria dengan tarif yang bervariasi.

Harga tiket permainan berada pada kisaran Rp20.000 hingga Rp35.000 untuk setiap wahana. Wahana 9 Dimensi menjadi salah satu pilihan dengan tarif Rp35.000.

Sementara itu, pengunjung dapat mencoba Bianglala dan Istana Balon dengan harga masing-masing Rp30.000. Untuk pilihan yang lebih santai, tersedia Carousel dan Kereta Mini dengan tarif Rp25.000.

Bagi yang menyukai permainan dengan sensasi lebih menantang, tersedia Kora-Kora dan Ombak Banyu yang masing-masing dibanderol Rp25.000. Sementara wahana Tagada memiliki harga tiket Rp35.000.

Pengunjung juga dapat mencoba permainan ketangkasan seperti Lempar Balon dan Lempar Kaleng dengan tarif masing-masing Rp20.000.

Pilihan Kuliner Beragam

Daya tarik utama festival tentu saja pilihan makanan yang tersedia dari berbagai tenant. Harga makanan pun cukup beragam, tergantung jenis menu dan penjualnya.

Sejumlah kuliner yang dapat ditemukan antara lain surabi, nasi goreng, bakso, nasi padang, kue lekker, batagor, takoyaki, siomay, cilok, serta berbagai jajanan lainnya.

Harga makanan yang ditawarkan berada di kisaran Rp10.000 hingga Rp65.000, sehingga pengunjung memiliki banyak pilihan sesuai selera dan anggaran.

Dengan perpaduan kuliner, hiburan musik, wahana permainan, serta dekorasi bernuansa Bandung Tempo Doeloe, festival ini menjadi salah satu pilihan rekreasi bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman.***

Berita Terkait

Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat
Satlat Baleendah Pager Kancana Indonesia Raih Juara Umum Pro Elite Championship 2026, Borong 41 Medali
Garut Plaza Kembali Diaktifkan, Jadi Ruang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Masyarakat
17 Kios di Terminal Antapani Dibongkar, Disiapkan Jadi End Station BRT Bandung
Siswa SDN Budiharja Cililin Naik Rakit ke Sekolah, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi
Kemenkum Pertahankan Pembatalan Badan Hukum PLK, Aset SMAN 1 Bandung Ditegaskan Milik Negara
Pembongkaran Teras Cihampelas Ditargetkan Mulai Oktober 2026, Pemprov Jabar Kebut Proses Lelang
Lapak Pedagang Terminal Cicaheum Mulai Dibongkar, Tersisa Beberapa Kios Jelang Pembangunan Depo BRT

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:17 WIB

Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat

Kamis, 10 September 2026 - 08:21 WIB

Garut Plaza Kembali Diaktifkan, Jadi Ruang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 07:38 WIB

17 Kios di Terminal Antapani Dibongkar, Disiapkan Jadi End Station BRT Bandung

Rabu, 2 September 2026 - 08:01 WIB

Siswa SDN Budiharja Cililin Naik Rakit ke Sekolah, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi

Rabu, 2 September 2026 - 07:38 WIB

Kemenkum Pertahankan Pembatalan Badan Hukum PLK, Aset SMAN 1 Bandung Ditegaskan Milik Negara

Berita Terbaru

Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional membagikan 260 unit becak listrik secara gratis kepada para pengayuh becak lansia di Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Bandung Raya

Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat

Selasa, 15 Sep 2026 - 08:17 WIB