Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional membagikan 260 unit becak listrik secara gratis kepada para pengayuh becak lansia di Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional membagikan 260 unit becak listrik secara gratis kepada para pengayuh becak lansia di Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Infobandungnews — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mendapatkan bantuan 260 unit becak listrik dari pemerintah pusat. Ratusan kendaraan tersebut telah tersusun di halaman depan Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, sejak Senin pagi.

Para penerima manfaat terlihat berdatangan dan menanti penyerahan bantuan yang berasal dari Presiden Prabowo Subianto. Becak listrik yang desain awalnya dibuat oleh Presiden Prabowo itu disalurkan oleh Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S. Deyang, kepada penerima manfaat melalui Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Penyerahan 260 unit becak listrik dilakukan secara langsung oleh Nanik kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna. Setelah prosesi tersebut, keduanya sempat mencoba kendaraan roda tiga itu dengan berkeliling di area Kompleks Pemkab Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bandung bahkan bertukar tempat dengan salah seorang penerima manfaat untuk merasakan langsung mengendarai becak listrik.

Nanik Berseloroh Jadi “Presiden Becak Listrik Indonesia”

Saat menyampaikan sambutan, Nanik S. Deyang, yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menceritakan pengalamannya mendampingi Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam berbagai perhatian dan program sosial bagi pengayuh becak.

Di hadapan jajaran Pemkab Bandung dan para penerima bantuan, Nanik mengungkapkan bahwa dirinya telah lama terlibat dalam kegiatan sosial yang menyasar komunitas pengayuh becak. Ia pun melontarkan gurauan bahwa dirinya telah menjadi “Presiden Becak Listrik Indonesia” sebelum Prabowo resmi menjadi Presiden.

“Makanya saya sebelum Pak Prabowo Presiden, saya presiden duluan, Pak. Saya adalah Presiden Becak Listrik Indonesia. Jadi kalau urusan presiden saya duluan, Pak,” kelakar Nanik di Kabupaten Bandung, Senin (14/9/2026).

Nanik turut membagikan cerita mengenai pengalamannya di lingkungan badan usaha milik negara (BUMN). Ia mengaku pernah menjabat sebagai pejabat di salah satu BUMN, tetapi memutuskan untuk mengundurkan diri setelah menjalani masa kerja selama sekitar satu setengah bulan.

“Tapi urusan menjadi kepala BUMN pernah Pak, 1,5 bulan mundur karena saya pulang, Pak,” kata Nanik.

Berawal dari Kepedulian Prabowo terhadap Pengayuh Becak

Nanik menjelaskan, keterlibatannya dalam komunitas pengayuh becak tidak terlepas dari gagasan serta kepedulian Prabowo yang telah muncul sejak belasan tahun lalu.

Sebelum menjadi Presiden, Prabowo disebut kerap meminta timnya menyalurkan pakaian, kebutuhan pokok, dan obat-obatan kepada para pengayuh becak di sejumlah daerah.

Perhatian tersebut kemudian berkembang menjadi gagasan menghadirkan becak listrik, terutama karena keprihatinan terhadap para pengayuh becak lanjut usia yang masih harus mengandalkan tenaga fisik untuk bekerja di jalanan.

Baca Juga :  Dadang Supriatna Buka Rakercab Pramuka Kabupaten Bandung

Saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo bahkan disebut merancang sendiri prototipe kendaraan roda tiga tersebut di kediamannya di Kertanegara.

“Jadi becak listrik ini hasil desain Pak Prabowo, Pak. Beliau menggambar sendiri becak listriknya, memanggil lah waktu itu Pak Bobby yang sekarang Dirut KAI, dulu Dirut Len. Dipanggil di Kertanegara waktu itu beliau masih Menhan, ‘Bisa enggak membuatkan becak listrik?’ Sampai dibayar di depan Pak becaknya,” tutur Nanik.

Diharapkan Menjadi Aset Pribadi di Hari Tua

Melalui penyaluran 260 unit becak listrik di Kabupaten Bandung, Nanik berharap para pengayuh becak lanjut usia dapat memiliki kendaraan tersebut sebagai aset pribadi. Dengan begitu, mereka tidak lagi terbebani kewajiban membayar sewa harian.

Ia juga mengingatkan agar bantuan yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah itu dirawat dan dimanfaatkan sebaik mungkin. Becak listrik tersebut tidak diperbolehkan untuk dijual maupun dialihkan kepada pihak lain.

Menurut Nanik, kepedulian Prabowo terhadap pengayuh becak telah berlangsung jauh sebelum dirinya menduduki jabatan sebagai Kepala Negara.

Program pembagian becak listrik tersebut, kata dia, mulai diperkenalkan pada masa kampanye 2023–2024 dengan sasaran awal 400 pengayuh becak di Madiun, Jawa Timur.

Ia menegaskan, pemberian becak listrik dimaksudkan sebagai aset pribadi sekaligus modal usaha bagi para pengayuh becak agar dapat menjalani masa tua dengan lebih mandiri.

“Ingat ada perjanjian di atas materai, tidak boleh dipindahtangankan. Bapak mimpi apa semalam coba? Ini becak gratis dikasihkan. Gratis dari Presiden Prabowo. Seumur hidup tukang becak itu enggak punya aset, ya sudah mereka biar senang di hari tuanya punya kekayaan,” kata Nanik.

Dorong Integrasi Becak Listrik dengan Pariwisata

Untuk meningkatkan manfaat bantuan tersebut, Nanik mengusulkan agar Pemkab Bandung menghubungkan penggunaan becak listrik dengan pengembangan pariwisata daerah. Ia mencontohkan penerapan serupa yang telah berjalan di Blitar dan Solo.

Selain itu, Nanik menyarankan pemerintah daerah menyusun aturan mengenai pembagian wilayah operasional antara becak listrik dan layanan transportasi daring agar keberadaan keduanya dapat berjalan berdampingan.

Secara nasional, pemerintah menargetkan penyaluran 70.000 unit becak listrik secara bertahap sepanjang tahun ini. Total anggaran yang disiapkan untuk program tersebut mencapai Rp1,6 triliun.

Sumber Kompascom

Berita Terkait

Satlat Baleendah Pager Kancana Indonesia Raih Juara Umum Pro Elite Championship 2026, Borong 41 Medali
Garut Plaza Kembali Diaktifkan, Jadi Ruang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Masyarakat
17 Kios di Terminal Antapani Dibongkar, Disiapkan Jadi End Station BRT Bandung
Siswa SDN Budiharja Cililin Naik Rakit ke Sekolah, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi
Kemenkum Pertahankan Pembatalan Badan Hukum PLK, Aset SMAN 1 Bandung Ditegaskan Milik Negara
Pembongkaran Teras Cihampelas Ditargetkan Mulai Oktober 2026, Pemprov Jabar Kebut Proses Lelang
Festival Kuliner Bandung Tempo Doeloe Ramai Dikunjungi, Hadirkan Kuliner hingga Wahana Hiburan
Lapak Pedagang Terminal Cicaheum Mulai Dibongkar, Tersisa Beberapa Kios Jelang Pembangunan Depo BRT

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:17 WIB

Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat

Kamis, 10 September 2026 - 08:21 WIB

Garut Plaza Kembali Diaktifkan, Jadi Ruang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 07:38 WIB

17 Kios di Terminal Antapani Dibongkar, Disiapkan Jadi End Station BRT Bandung

Rabu, 2 September 2026 - 08:01 WIB

Siswa SDN Budiharja Cililin Naik Rakit ke Sekolah, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi

Rabu, 2 September 2026 - 07:38 WIB

Kemenkum Pertahankan Pembatalan Badan Hukum PLK, Aset SMAN 1 Bandung Ditegaskan Milik Negara

Berita Terbaru

Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional membagikan 260 unit becak listrik secara gratis kepada para pengayuh becak lansia di Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Bandung Raya

Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat

Selasa, 15 Sep 2026 - 08:17 WIB