Ketua BEM UI Ancam Jokowi: Mau Turun Atau Berdarah-darah

- Jurnalis

Jumat, 23 Juni 2023 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEM UI ancam Jokowi dalam dua pilihan: Turun baik-baik sebelum Pemilu 2024, atau turun dengan (kekerasan) tumpah darah. Hal ini diisampaikan dalam Podcast Abraham Samad (20/6).

BEM UI ancam Jokowi dalam dua pilihan: Turun baik-baik sebelum Pemilu 2024, atau turun dengan (kekerasan) tumpah darah. Hal ini diisampaikan dalam Podcast Abraham Samad (20/6).

Infobandungnews – Ketua BEM UI Melki Sedek Huang ancam Presiden Jokowi untuk turun jabatan baik-baik atau turun dengan berdarah-darah.

BEM UI ancam Jokowi dalam dua pilihan: Turun baik-baik sebelum Pemilu 2024, atau turun dengan (kekerasan) tumpah darah. Disampaikan dalam Podcast Abraham Samad (20/6).

Anak ingusan asal Kota Pontianak ini, ancam Jokowi, “Di tahun 2023, solidaritas mahasiswa sudah terbangun. Buruh, nelayan, NGO semua gabung. Ini warning bagi Jokowi,” ucap Melki.

Melki pastikan gelombang besar perlawanan akan terjadi, “Sampai Juni 2023, solidaritas elemen masyarakat sedang terbangun dan sedang kuat-kuatnya,” ungkap dia.

“Kita sudah siap dengan pelbagai gerakan,” terang Melki, BEM UI sudah jenuh dengan Pemerintahan Jokowi.

Apalagi kita sudah dibungkam dalam mengeluarkan pendapat, “Jokowi menebar ketakutan pada anak muda untuk bersuara,” ujarnya.

Ketua BEM UI nantang Jokowi akhiri kekuasaan dengan berdarah darah atau tidak, ini konteks detailnya (Instagram @melkisedekhuang)

BEM UI tengah lakukan gerakan sejuta surat ke rumah Jokowi.

“Kita lihat, apakah Jokowi peduli? Kalau surat saja tidak direspon. Kita beri dua pilihan itu,” ucapnya dengan gaya petantang petenteng karena tak pikirkan dampaknya bagi rakyat. *** (YG-IBN001)

Berita Terkait

Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
BGN Kaji Ulang Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Dapur MBG, Anggaran Bahan Baku Tetap Aman
Dapur MBG Membengkak, Pemerintah Evaluasi dan Kaji Penutupan SPPG Berlebih
Demokrat Bantah Keras Isu “Dua Kolonel Usulan AHY” di Kasus Korupsi MBG, Sebut Fitnah Tak Berdasar
Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Bus Pariwisata Jabar Mulai Kurangi Operasional Armada
BGN Moratorium Dapur MBG Baru, Optimalkan Kantin Sekolah-Dapur Umum
BGN Alihkan Fokus Program MBG ke Peningkatan Kualitas Dapur dan Daerah Terpencil
Menteri AHY Benar, Kondisi Indonesia Sudah Genting

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:13 WIB

Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:06 WIB

BGN Kaji Ulang Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Dapur MBG, Anggaran Bahan Baku Tetap Aman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:11 WIB

Dapur MBG Membengkak, Pemerintah Evaluasi dan Kaji Penutupan SPPG Berlebih

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:30 WIB

Demokrat Bantah Keras Isu “Dua Kolonel Usulan AHY” di Kasus Korupsi MBG, Sebut Fitnah Tak Berdasar

Senin, 8 Juni 2026 - 07:32 WIB

Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Bus Pariwisata Jabar Mulai Kurangi Operasional Armada

Berita Terbaru

Bandung Raya

Bupati Garut Lepas Keberangkatan ‘Tour Asia Finish Mekkah’

Jumat, 19 Jun 2026 - 08:15 WIB