AHY Jelajahi Kawasan Heritage Bandung Bersama Ratusan Pecinta Vespa

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Founder Overlanding Indonesia (OVI) yang juga Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memenuhi undangan Overlanding Indonesia Jawa Barat untuk mengikuti touring bersama ratusan pecinta Vespa menyusuri kawasan bersejarah di Kota Bandung, Sabtu (18/7).

Perjalanan dimulai dari kawasan Laswi Heritage dan Gudang Perkeretaapian Kosambi yang kini telah bertransformasi menjadi ruang kreatif publik. Rombongan kemudian menempuh rute sekitar 10 kilometer melintasi sejumlah ikon bersejarah Kota Bandung, di antaranya Titik Nol Kilometer, Gedung Merdeka (Museum Konferensi Asia Afrika), Hotel Savoy Homann, hingga Hotel Preanger.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berkendara bersama, tetapi juga mengajak peserta mengenang jejak sejarah sekaligus menghidupkan kembali pesona kawasan heritage di jantung Kota Bandung yang dikenal sebagai Parijs van Java.

AHY mengungkapkan dirinya memiliki kedekatan emosional dengan Kota Bandung, mengingat masa remajanya banyak dihabiskan di kota tersebut.

“Saya senang sekali setelah menyusuri Kota Bandung yang penuh dengan kenangan tadi pagi. Udaranya juga bagus sekali, pohonnya rindang, udaranya sejuk, dan penuh dengan nostalgia. Saya bisa dikatakan tumbuh remaja di Kota Bandung, sehingga banyak sekali kenangan di sini. Bandung bukan hanya kota yang indah dan cantik, tetapi juga kota yang kreatif, yang sejak dulu memiliki komunitas yang sangat kuat, klub yang begitu banyak, dan perkumpulan yang hidup,” ujar AHY.

AHY juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme komunitas yang begitu besar dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang semakin luas antara Overlanding Indonesia dan berbagai komunitas di masa mendatang.

“Menurut penuturan Pak Arief Rahman, masih banyak yang ingin bergabung, tetapi karena keterbatasan ruang belum semuanya dapat ikut. Insyaallah ini menjadi kick off dari kebersamaan kita ke depan. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik karena niat kita juga baik,” katanya.

Baca Juga :  Selama 110 Tahun Paguyuban Pasundan Cetak Generasi Terbaik dari Kota Bandung

AHY juga kembali menekankan nilai-nilai yang menjadi dasar berdirinya Overlanding Indonesia (OVI). Menurutnya, sejak pertama kali dibentuk, OVI tidak hanya berperan sebagai komunitas otomotif, tetapi juga hadir sebagai wadah yang mengusung semangat kepedulian sosial, memperkuat rasa kebangsaan, serta mendorong aksi-aksi kemanusiaan.

“Saya yang memang berlatar belakang militer dan senang berkegiatan di alam, tergerak mendirikan sebuah komunitas. Tetapi lebih dari sekadar komunitas otomotif, saya ingin menghadirkan sebuah gerakan moral, sebuah spirit bagi siapa pun yang ingin menjelajah alam Indonesia. Bukan hanya karena hobi, tetapi juga untuk melihat dari dekat dan merasakan langsung apa yang dimiliki Indonesia. Itulah mengapa spirit Overlanding Indonesia juga untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkap AHY.

Ia menjelaskan, Overlanding Indonesia dibentuk dengan tujuan memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah, serta melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau. Komitmen tersebut telah dibuktikan melalui keterlibatan OVI dalam berbagai misi penanganan bencana di sejumlah daerah, termasuk membantu penanganan bencana hidrometeorologi di Pulau Sumatra.

Lebih lanjut, AHY mengajak seluruh komunitas otomotif untuk terus memperkuat persaudaraan, kolaborasi, dan semangat saling membantu.

“Tentu kita ingin terus membangun kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi agar Overlanding Indonesia menjadi wadah, menjadi rumah besar bagi semua. Komunitas Vespa memiliki slogan ‘Satu Vespa Sejuta Saudara’. Semangat itu harus terus kita jaga. Banyaknya komunitas jangan sampai membuat kita semakin eksklusif, apalagi sampai terjadi gesekan atau benturan satu sama lain. Justru kita harus semakin rukun dan saling menguatkan,” pesannya.

Sebagai penutup kegiatan, AHY bersama jajaran Overlanding Indonesia memberikan bantuan berupa perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim piatu. Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata bahwa kebersamaan yang terjalin melalui komunitas dan hobi tidak hanya berhenti pada aktivitas bersama, tetapi juga diwujudkan melalui aksi kepedulian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.***

Berita Terkait

Inovasi Prof. Tri Marwati Tingkatkan Mutu dan Nilai Tambah Kakao Indonesia Lewat Fermentasi Berbasis Mikroba Lokal
Kementerian PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung, Dilengkapi Asrama hingga Kolam Retensi
Perpres Baru Tetapkan Penyebaran Budaya LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Kebijakan Pertahanan Negara
Potongan Komisi Ojol 8 Persen Mulai Berlaku, Pengemudi Masih Kebingungan dengan Skema Baru
Dede Yusuf Pemangkasan Dana Desa, Khawatir Pelayanan Publik di Daerah Terganggu
Mulai 1 Juli, Driver Gojek dan Grab Terima 92% Pendapatan, Potongan Aplikasi Turun Jadi 8%
BGN Hentikan Insentif Dapur MBG Saat Libur Sekolah, Anggaran Rp3,4 Triliun Dihemat
Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:41 WIB

AHY Jelajahi Kawasan Heritage Bandung Bersama Ratusan Pecinta Vespa

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:50 WIB

Inovasi Prof. Tri Marwati Tingkatkan Mutu dan Nilai Tambah Kakao Indonesia Lewat Fermentasi Berbasis Mikroba Lokal

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:15 WIB

Kementerian PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung, Dilengkapi Asrama hingga Kolam Retensi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:05 WIB

Perpres Baru Tetapkan Penyebaran Budaya LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Kebijakan Pertahanan Negara

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:16 WIB

Potongan Komisi Ojol 8 Persen Mulai Berlaku, Pengemudi Masih Kebingungan dengan Skema Baru

Berita Terbaru