Infobandungnews – Presiden RI Prabowo Subianto meminta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mengambil langkah aktif dengan mendatangi masyarakat untuk membantu pembukaan rekening perbankan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, arahan tersebut disampaikan Prabowo dengan tujuan agar seluruh masyarakat Indonesia memiliki rekening koran sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan.
“Tadi Bapak Presiden meminta agar penduduk Indonesia itu mempunyai rekening koran. Jadi tentu diminta untuk BRI dan juga Bank Syariah Indonesia itu mempersiapkan rekening untuk masyarakat,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/9).
Menurut Airlangga, penyediaan rekening bagi masyarakat nantinya akan memanfaatkan basis data kependudukan yang berasal dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Data tersebut selanjutnya akan diintegrasikan dan diselaraskan dengan sistem yang dimiliki Bank Indonesia.
“Terutama untuk payment sistemnya, dan yang kedua gateway systemnya, jadi menggunakan QRIS.
Nah ini yang disiapkan agar literasi dan juga inklusi keuangan kita bisa mencapai seoptimal mungkin, lebih tinggi dari yang sudah kita capai,” ungkap Airlangga.
Ia menambahkan, rekening yang disiapkan tersebut nantinya juga dapat menjadi sarana penyaluran berbagai program pemerintah kepada masyarakat.
Di sisi lain, Airlangga menyebutkan tingkat inklusi keuangan Indonesia berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) telah mencapai 93,62 persen.
Sementara itu, tingkat literasi keuangan nasional juga dinilai cukup baik karena telah melampaui standar yang ditetapkan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), yakni 63 persen.
“Jadi kalau dibandingkan dengan OECD misalnya, OECD itu standar untuk literasi keuangan di 63 persen, sedangkan survei kita itu di 69,57 persen,” ujar Airlangga.
Sumber: CNN Indonesia









