UMP Jawa Barat 2026 Resmi Naik 5,77 Persen, Berlaku Mulai 1 Januari

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews.com
Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 sebesar Rp2.317.601. Nilai tersebut mengalami kenaikan sekitar Rp126.363 atau setara 5,77 persen dibandingkan UMP tahun sebelumnya yang berada di angka Rp2.191.238.

Penetapan UMP Jawa Barat 2026 tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561/Kep.859-Kesra/2025 tentang Upah Minimum Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, menjelaskan bahwa UMP tersebut mulai diberlakukan efektif pada 1 Januari 2026. Selain UMP, Pemprov Jabar juga menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Jawa Barat tahun 2026 untuk 12 sektor industri dengan besaran Rp2.339.995.

Adapun 12 sektor yang masuk dalam UMSP tersebut meliputi konstruksi gedung hunian, konstruksi gedung perkantoran, konstruksi gedung industri, jasa pekerjaan konstruksi pra-pabrikasi bangunan gedung, konstruksi bangunan sipil jalan, serta konstruksi bangunan sipil jembatan, jalan layang, flyover, dan underpass.

Selanjutnya mencakup konstruksi jaringan irigasi dan drainase, konstruksi khusus bangunan sipil lainnya YTDL, jasa instalasi konstruksi navigasi laut, sungai, dan udara, pemasangan pondasi dan tiang pancang, pemasangan kerangka baja, serta konstruksi khusus lainnya YTDL.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi - Erwan Dilantik sebagai Pemimpin Jawa Barat 6 Februari 2025

Sementara itu, terkait penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), Kim menyampaikan bahwa hingga saat ini belum dapat diumumkan karena masih dalam proses penyusunan di Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Untuk kabupaten dan kota masih dalam tahap drafting di Biro Hukum, sehingga belum bisa kami rilis,” ujarnya, dikutip dari Antara, Rabu (25/12/2025).

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai besaran UMP yang telah ditetapkan tersebut sudah berada pada titik yang proporsional. Menurutnya, Pemprov Jabar berupaya mengambil posisi penyeimbang antara aspirasi pekerja dan kepentingan pelaku usaha.

Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi memilih bersikap moderat dan akomodatif terhadap kedua belah pihak. “Kita harus mengambil posisi di tengah. Akomodatif terhadap kepentingan buruh, namun tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi dan keberlangsungan dunia usaha,” ujar Dedi.

Lebih lanjut, Dedi berharap kebijakan upah minimum ini dapat mendorong pemerataan investasi di Jawa Barat, tidak hanya terpusat di satu wilayah, melainkan tersebar di berbagai daerah sesuai dengan peruntukan kawasan industri.***

Berita Terkait

Reses di Ciwidey, Saeful Bachri Tampung Aspirasi Warga soal SPMB 2026 dan Kualitas Program MBG
Pemkot Bogor Resmi Batasi Angkot Berusia Lebih dari 20 Tahun, Operasional Mulai Dihentikan
WIITEX 2026 Jadi Ajang Promosi Kopi dan Kakao Jawa Barat, Saeful Bachri Dorong Pengembangan Kakao Menuju Sentra Nasional
Saeful Bachri: Aspirasi Warga Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Jawa Barat
Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI
Dedi Mulyadi Jawab Kritik Pembongkaran PKL di Trotoar Bandung: “Hak Pejalan Kaki Harus Dikembalikan”
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Subang Dibongkar Lagi untuk Galian Kabel Fiber Optik
Dedi Mulyadi Pantau Penertiban Kios Di Sukajadi, Pedagang Keluhkan Relokasi Belum Jelas

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:48 WIB

Reses di Ciwidey, Saeful Bachri Tampung Aspirasi Warga soal SPMB 2026 dan Kualitas Program MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:38 WIB

Pemkot Bogor Resmi Batasi Angkot Berusia Lebih dari 20 Tahun, Operasional Mulai Dihentikan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:50 WIB

WIITEX 2026 Jadi Ajang Promosi Kopi dan Kakao Jawa Barat, Saeful Bachri Dorong Pengembangan Kakao Menuju Sentra Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:24 WIB

Saeful Bachri: Aspirasi Warga Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Jawa Barat

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:38 WIB

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI

Berita Terbaru