Salat Id di Gedung Sate, Dedi Mulyadi Soroti Kinerja Pemerintah dan Janji Benahi Anggaran

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Infobandungnews – Ribuan umat Islam memadati halaman Gedung Sate, Kota Bandung, untuk melaksanakan salat Idul Fitri pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026.

Momentum Hari Raya ini dimaknai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai ajang introspeksi terhadap kinerja serta pelayanan kepada masyarakat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan, tetapi juga waktu untuk merenungkan perjalanan hidup.

Menurut Dedi, suasana Lebaran yang penuh kebahagiaan kerap disertai rasa haru, seperti mengingat kesalahan di masa lalu hingga kerinduan kepada keluarga yang telah tiada atau berjauhan. Ia menilai, refleksi tersebut juga penting dilakukan oleh pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Dedi mengakui bahwa kinerja pemerintah hingga saat ini belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi masyarakat Jawa Barat. Ia menyoroti masih besarnya alokasi anggaran yang digunakan untuk kebutuhan birokrasi dibandingkan dengan kepentingan langsung masyarakat.

“Pemerintah belum maksimal dalam melayani dan memenuhi harapan warga. Padahal sumber pendapatan seperti pajak dan cukai cukup besar, namun hasilnya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Siapkan Transformasi Kawasan Perkebunan dan Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Jawa Barat

Ia membandingkan kondisi tersebut dengan negara lain yang dinilai lebih maju karena porsi anggaran untuk penyelenggaraan pemerintahan lebih kecil, sehingga lebih banyak dana yang dialokasikan bagi kepentingan publik.

Dedi menambahkan, perbaikan terus dilakukan, termasuk melalui realokasi anggaran di tingkat provinsi yang mulai menunjukkan hasil positif. Distribusi anggaran kini dinilai lebih transparan dan terarah.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memperkuat evaluasi anggaran dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Ia mengibaratkan peran pemerintah seperti pengelola zakat (amil) yang memiliki batas porsi tertentu dalam penggunaan dana.

Dedi berharap, porsi anggaran untuk birokrasi dapat ditekan lebih rendah, bahkan di bawah 30 persen, agar manfaatnya bisa lebih besar dirasakan masyarakat. Ia menargetkan proporsi tersebut bisa berada di kisaran 25 hingga 20 persen demi meningkatkan kesejahteraan warga Jawa Barat.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Pantau Penertiban Kios Di Sukajadi, Pedagang Keluhkan Relokasi Belum Jelas
Pemprov Jabar Hentikan Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan untuk Cegah Bencana
13 Kiai di Jawa Barat Tertipu Modus Program MBG, Aset Pesantren Melayang
Dedi Mulyadi Serahkan Bantuan PIP di SLBN Cicendo, Pengawasan Dana Pendidikan Diperketat
Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa Lewat WhatsApp, Bapenda Jabar Permudah Layanan Digital
Ekonomi Jabar Triwulan I 2026 Tumbuh 5,79 Persen, Lampaui Nasional
RUPST bank bjb 2025: Susi Pudjiastuti Ditunjuk sebagai Komisaris Utama, Dividen Rp900 Miliar Dibagikan
106 Ribu Anak di Jawa Barat Putus Sekolah, Dedi Mulyadi Siapkan Langkah Jemput Bola

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:33 WIB

Dedi Mulyadi Pantau Penertiban Kios Di Sukajadi, Pedagang Keluhkan Relokasi Belum Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:10 WIB

Pemprov Jabar Hentikan Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan untuk Cegah Bencana

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:09 WIB

Dedi Mulyadi Serahkan Bantuan PIP di SLBN Cicendo, Pengawasan Dana Pendidikan Diperketat

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:05 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa Lewat WhatsApp, Bapenda Jabar Permudah Layanan Digital

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:25 WIB

Ekonomi Jabar Triwulan I 2026 Tumbuh 5,79 Persen, Lampaui Nasional

Berita Terbaru