Ekonomi Jabar Triwulan I 2026 Tumbuh 5,79 Persen, Lampaui Nasional

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati,

Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati, "Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat secara year on year bahkan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang tumbuh sebesar 5,61 persen.

Infobandungnews – Ekonomi Jawa Barat (Jabar) triwulan I 2026 tumbuh 5,79 persen jika dibandingkan triwulan I 2025 (y-on-y). Secara quarter to quarter (q-to-q), ekonomi Jawa Barat triwulan I 2026 juga tumbuh sebesar 0,24 persen jika dibandingkan triwulan IV 2025.

Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati menyatakan, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat secara year on year bahkan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang tumbuh sebesar 5,61 persen.

Sumber pertumbuhan atau andil tertinggi dari sisi lapangan usaha disumbang oleh sektor industri sebesar 1,65 persen, transportasi sebesar 0,81 persen, infokom sebesar 0,58 persen, akomodasi dan makan minum sebesar 0,51 persen, dan perdagangan sebesar 0,45 persen.

Sumber pertumbuhan atau andil tertinggi dari sisi pengeluaran disumbang oleh konsumsi rumah tangga sebesar 3,27 persen, konsumsi pemerintah sebesar 1,82 persen, pembentukan modal tetap bruto sebesar 1,06 persen, dan kosumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT) sebesar 0,04 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Jabar ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Konsumsi rumah tangga dengan besarnya penduduk Jabar menjadi kekuatan untuk pertumbuhan ekonomi saat ini,” kata Margaretha pada acara Rilis Berita Resmi Statistik Jabar di Kantor BPS Jabar, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga :  Kembali Lantik Pejabat Baru, Menko AHY Tegaskan Pentingnya Integritas dan Kolaborasi Dalam Hadapi Tantangan Pembangunan Infrastruktur

Kebijakan pemerintah yang tidak menaikkan harga bahan bakar minyak subsidi ditengah perang Iran melawan Amerika-Israel juga memperkuat pertumbuhan ekonomi Jabar.

“Peran Iran melawan Amerika-Israel berpengaruh, tetapi pemerintah berjuang untuk menumbuhkan ekonomi,” ujar Margaretha.

Kondisi ketenagakerjaan membaik

Angka penyerapan tenaga kerja juga menggembirakan. Pada Februari 2026, penduduk Jabar yang bekerja sebanyak 25,10 juta orang, naik 0,11 juta orang dari Februari 2025. Lapangan pekerjaan dengan penyerapan tenaga kerja terbesar adalah Perdagangan Besar dan Eceran yaitu 5,47 juta orang atau sebesar 21,81 persen.

Di sisi lain, persentase setengah pengangguran mengalami penurunan sebesar 0,09 persen, yaitu dari 7,57 persen pada Februari 2025 menjadi 7,48 persen pada Februari 2026. Demikian juga untuk pekerja paruh waktu mengalami penurunan sebesar 0,17 persen dibandingkan Februari 2025.

Sementara, tingkat pengangguran terbuka Februari 2026 sebesar 6,64 persen, turun sebesar 0,10 persen dibandingkan Februari 2025 yang sebesar 6,74 persen.

Tiga lapangan usaha dengan penyerapan lapangan kerja terbanyak adalah perdagangan besar dan eceran, industri serta pertanian, kehutanan dan perikanan.

“Lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan masih berpotensi dalam mendorong perekonomian dan penyerapan tenaga kerja,” ucap Margaretha.

Sumber : Humas Jabar

Berita Terkait

Reses di Ciwidey, Saeful Bachri Tampung Aspirasi Warga soal SPMB 2026 dan Kualitas Program MBG
Pemkot Bogor Resmi Batasi Angkot Berusia Lebih dari 20 Tahun, Operasional Mulai Dihentikan
WIITEX 2026 Jadi Ajang Promosi Kopi dan Kakao Jawa Barat, Saeful Bachri Dorong Pengembangan Kakao Menuju Sentra Nasional
Saeful Bachri: Aspirasi Warga Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Jawa Barat
Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI
Dedi Mulyadi Jawab Kritik Pembongkaran PKL di Trotoar Bandung: “Hak Pejalan Kaki Harus Dikembalikan”
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Subang Dibongkar Lagi untuk Galian Kabel Fiber Optik
Dedi Mulyadi Pantau Penertiban Kios Di Sukajadi, Pedagang Keluhkan Relokasi Belum Jelas

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:48 WIB

Reses di Ciwidey, Saeful Bachri Tampung Aspirasi Warga soal SPMB 2026 dan Kualitas Program MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:38 WIB

Pemkot Bogor Resmi Batasi Angkot Berusia Lebih dari 20 Tahun, Operasional Mulai Dihentikan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:50 WIB

WIITEX 2026 Jadi Ajang Promosi Kopi dan Kakao Jawa Barat, Saeful Bachri Dorong Pengembangan Kakao Menuju Sentra Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:24 WIB

Saeful Bachri: Aspirasi Warga Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Jawa Barat

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:38 WIB

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI

Berita Terbaru