Promosi Destinasi via Smartphone, Dede Yusuf Wanti-Wanti Masalah Ini

- Jurnalis

Minggu, 14 Juli 2024 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi.

Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi.

Infobandungnews – Ciparay. Kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif (Kemenparekraf) kembali menggelar bimtek bagi para pelaku usaha kepariwisataan. Kali ini terkait strategi pemasaran melalui Penguatan dan Fotografi (Smartphonegraphy).

Kegiatan digelar di Puri Laswi, Desa Ciheulang, Kec Ciparay, Kabupaten Bandung (12/7/2024). Narasumber tampil Galih Sedayu, profesional fotografi. Acara dibuka Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi.

Galih Sedayu Narasumber profesional fotografi.

Dede Yusuf menyebut banyak destinasi pariwisata yang tiba-tiba jadi buruan wisatawan. Dari yang tadinya tidak dikenal, tiba-tiba viral berkat smartphone.

“Banyak hidden gem, seolah permata tersembunyi yang viral tapi banyak wisatawan merasa kapok,” ujarnya. Hal itu tak lepas dari strategi pemasaran yang salah.

Yang dikeluhkan pengunjung biasanya akses jalan. Mereka melihat di video begitu indah, unik, dan menarik destinasinya. Tapi akses jalannya rusak, berbahaya, dan sangat terpencil.

“Padahal tidak semua orang mencari jalan mulus,” kata politikus senior Partai Demokrat ini.

Bimbingan Teknis Strategi Kominikasi Pengembangan Pemasaran Pariwisata dan ekonomi kreatif

Banyak wisatawan yang ingin dapat experience. Menembus rantangan yang menantang. Asalkan pengunjung tidak merasa dijebak dengan informasi yang palsu.

“Jalan rusak dan terpencil tidak apa-apa. Hanya harus dijelaskan di video itu secara jujur. Perlihatkan apa adanya jalan yang dilalui, belokan, turunan, tanjakan, dan jalanan terjalnya. Di bagian akhir baru keindahan hidden gem-nya,” papar doktor Administrasi Publik jebolan Unpad ini.

Sementara itu, Vena Andriawan dari Disparbud Kabupaten Bandung menyebut banyak destinasi baru yang terpasarkan. Salah satunya lewat konten smartphone yang viral.

“Viral di medsos, lalu ramai dan dicari pengunjung. Sampai ada mobil Alphard nyasar di hutan, dikiranya gampang dicari,” tegas Vena Andriawan yang Kabid pemasaran pariwisata dan Ekraf Disparbud Kabupaten Bandung ini.

Dalam acara tersebut hadir juga Dr M Hailuki, ketua Imah Rancage (Rumah Aspirasi Dede Yusuf di dapil Jabar II). Lalu, Saeful Bahri, ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung.(ADG-IBN006)***

Berita Terkait

BGN Tegaskan Tidak Ada Batas Usia Maksimum untuk Relawan MBG
Pemerintah Uji Coba CNG 3 Kg untuk Rumah Tangga, Digadang Jadi Pengganti LPG Subsidi
Pemerintah Siapkan CNG Pengganti LPG 3 Kg, Tabung Fiber Tipe 4 Dikebut Rampung
KSP dan KPK Perkuat Pengawasan Program MBG, Dudung Soroti Dugaan Jual Beli Titik Dapur
10 WNI Ditangkap di Arab Saudi, Diduga Terlibat Promosi Haji Ilegal
RI Bakal Punya BBM Baru B50 di Juli 2026, Berapa Harganya?
Harga BBM Nonsubsidi Naik per 4 Mei 2026, Pertamax Tetap Stabil
Puluhan WNI Gagal Berangkat Haji dari Soetta, Terbukti Gunakan Visa Tak Sesuai

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:42 WIB

BGN Tegaskan Tidak Ada Batas Usia Maksimum untuk Relawan MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:42 WIB

Pemerintah Uji Coba CNG 3 Kg untuk Rumah Tangga, Digadang Jadi Pengganti LPG Subsidi

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:39 WIB

Pemerintah Siapkan CNG Pengganti LPG 3 Kg, Tabung Fiber Tipe 4 Dikebut Rampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:15 WIB

KSP dan KPK Perkuat Pengawasan Program MBG, Dudung Soroti Dugaan Jual Beli Titik Dapur

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:36 WIB

10 WNI Ditangkap di Arab Saudi, Diduga Terlibat Promosi Haji Ilegal

Berita Terbaru