Direktur PT BDS Jadi Tersangka Korupsi, Kejari Kabupaten Bandung Ungkap Kerugian Negara Rp128,5 Miliar

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DITAHAN – Direktur Umum PT Bandung Daya Sentosa (BDS), YB, resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi. Dalam perkara tersebut, kerugian keuangan negara diperkirakan mencapai Rp128.524.958.010.

DITAHAN – Direktur Umum PT Bandung Daya Sentosa (BDS), YB, resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi. Dalam perkara tersebut, kerugian keuangan negara diperkirakan mencapai Rp128.524.958.010.

Infobandungnews – Direktur Umum PT Bandung Daya Sentosa (BDS), YB, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi. Penetapan ini berkaitan dengan proyek pengadaan ayam boneless bagian dada yang berlangsung pada tahun 2024.

Pihak kejaksaan juga langsung melakukan penahanan terhadap YB setelah penyidik menyatakan telah mengantongi bukti yang cukup. Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Bandung, Akhmad Fakhri, menyebut bahwa proses penetapan tersangka dilakukan setelah serangkaian penyidikan, termasuk pemeriksaan sekitar 40 orang saksi.

Ia menjelaskan bahwa penetapan tersebut berdasarkan surat resmi dalam proses penyidikan perkara dugaan korupsi di PT BDS. Dari hasil perhitungan, negara diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp128.524.958.010.

Selain YB, penyidik turut menetapkan satu tersangka lain berinisial C yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Cahaya Frozen Raya (CFR). Namun, yang bersangkutan saat ini telah lebih dulu ditahan dalam kasus berbeda, sementara untuk perkara ini baru ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :  Ketum BMI Serukan Kader Harus Bergerak, Menangkan Paslon yang Direkom Partai Demokrat

Meski sudah ada dua tersangka, pihak kejaksaan membuka peluang adanya penambahan tersangka lain seiring perkembangan penyidikan.

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Kabupaten Bandung, Wawan Kurniawan, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari kerja sama penyediaan ayam boneless dada antara PT BDS sebagai BUMD milik Pemerintah Kabupaten Bandung dengan sejumlah vendor, termasuk PT CFR.

Dalam praktiknya, PT BDS dinilai tidak melakukan analisis kelayakan terhadap kondisi finansial mitra kerja, sehingga memicu risiko yang berujung pada dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan kewenangan. Akibat kerja sama tersebut, muncul beban utang antara pihak-pihak terkait.

Berita Terkait

Baru Enam Hari Menjabat, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Diamankan Kejaksaan Agung
KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar, Uang Ratusan Juta Disita
KPK Minta Maaf atas Polemik Status Tahanan Yaqut, Tegaskan Sesuai Prosedur Hukum
Aksi Sigap Polisi Bandung Gagalkan Peredaran 1.500 Liter Tuak di Jalur Wisata Soreang
Eks Penyidik Soroti Polemik Pengalihan Tahanan Yaqut Cholil Qoumas, Dinilai Ganggu Citra KPK
Keluarga Noel Siap Ajukan Pengalihan Tahanan, Pertimbangkan Kesehatan dan Momentum Keagamaan
KPK Alihkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tahanan Rumah, Ini Penjelasannya
KPK Tahan Stafsus Eks Menag Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji, Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 16:34 WIB

Baru Enam Hari Menjabat, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Diamankan Kejaksaan Agung

Selasa, 14 April 2026 - 16:57 WIB

Direktur PT BDS Jadi Tersangka Korupsi, Kejari Kabupaten Bandung Ungkap Kerugian Negara Rp128,5 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 18:22 WIB

KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar, Uang Ratusan Juta Disita

Senin, 30 Maret 2026 - 14:18 WIB

KPK Minta Maaf atas Polemik Status Tahanan Yaqut, Tegaskan Sesuai Prosedur Hukum

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:13 WIB

Aksi Sigap Polisi Bandung Gagalkan Peredaran 1.500 Liter Tuak di Jalur Wisata Soreang

Berita Terbaru