Pemkot Bandung Perluas Penataan PKL, Sejumlah Kawasan Strategis Jadi Sasaran Tahun 2026

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Pemerintah Kota Bandung memastikan program penertiban dan penataan pedagang kaki lima (PKL) akan terus diperluas ke sejumlah titik strategis sepanjang tahun 2026. Setelah kawasan Sukajadi dan Cicadas dinilai berhasil ditata dan terbebas dari PKL liar, langkah serupa kini diarahkan ke ruas jalan lainnya di Kota Bandung.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan keberhasilan penataan di kawasan Sukajadi merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Bandung dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, kondisi kawasan tersebut kini menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Alhamdulillah Sukajadi sekarang sudah bebas PKL dan lebih aman. Ini merupakan hasil kolaborasi bersama, termasuk dukungan dari Pak Gubernur,” ujar Farhan, Jumat (22/5/2026).

Tahap berikutnya, penataan akan menyasar sejumlah lokasi lain seperti kawasan sekitar Monumen Perjuangan, Jalan Pati Ukur, Jalan Hasanuddin, Bagusrangin, hingga Jalan Teuku Umar. Kawasan Gelap Nyawang di sekitar kampus Institut Teknologi Bandung juga masuk dalam agenda penataan selanjutnya.

Farhan menegaskan, penataan dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang publik, khususnya trotoar, agar tidak dipakai secara permanen maupun semi permanen oleh para pedagang.

Baca Juga :  Gubernur Ridwan Kamil Luncurkan Mobil Pelayanan Veteriner Hewan

Menurutnya, para PKL tetap diperbolehkan berjualan, namun harus mengikuti aturan yang lebih tertib dan terorganisir. Pemerintah juga mendorong pedagang yang usahanya sudah berkembang agar dapat menempati kios di dalam pasar resmi.

Salah satu contohnya dilakukan di kawasan Jalan Sederhana, di mana para PKL diarahkan masuk ke dalam Pasar Sederhana karena masih tersedia ruang yang dapat dimanfaatkan.

Selain relokasi, Pemkot Bandung juga akan menerapkan pengaturan jam operasional di beberapa titik yang masih diperbolehkan untuk aktivitas berdagang. Skema tersebut nantinya disesuaikan berdasarkan kesepakatan di masing-masing wilayah.

Farhan menjelaskan, konsep penataan yang diterapkan adalah sistem bongkar pasang, sehingga setelah selesai berdagang area publik kembali bersih dan dapat digunakan masyarakat.

Pemkot Bandung menargetkan seluruh proses penataan PKL di berbagai wilayah dapat diselesaikan pada tahun 2026. Meski begitu, sejumlah kawasan seperti Astanaanyar, Tegalega, Sudirman, dan Ciroyom masih menjadi tantangan dalam proses penertiban tersebut.***

Berita Terkait

Demokrat Kabupaten Bandung Terima Kunjungan KPUD, Perkuat Pemutakhiran Data Partai Melalui SIPOL
HLUN 2026 Jadi Momentum Penguatan Kepedulian terhadap Lansia di Jawa Barat
TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Oktober 2026, Bandung Barat Siapkan 50 Mesin Pengolah Sampah
Dapat Tambahan Penghasilan, Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya
Percantik Koridor Wisata, Pemkot Bandung Benahi 17 Ruas Jalan dan Trotoar Sepanjang 2026
Cimahi Siapkan Mesin Pengolah Sampah di Setiap Kelurahan, Ngatiyana Gandeng Kampus Hadapi Krisis Sarimukti
500 Musisi Ramaikan Bandung Kota Angklung Festival 2026, Perkuat Identitas Bandung sebagai Kota Angklung
Wali Kota Cimahi Resmikan Sistem Parkir Baru RSUD Cibabat, Tingkatkan Kenyamanan dan Keamanan Pengunjung

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:26 WIB

Demokrat Kabupaten Bandung Terima Kunjungan KPUD, Perkuat Pemutakhiran Data Partai Melalui SIPOL

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:42 WIB

HLUN 2026 Jadi Momentum Penguatan Kepedulian terhadap Lansia di Jawa Barat

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:11 WIB

Dapat Tambahan Penghasilan, Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:45 WIB

Percantik Koridor Wisata, Pemkot Bandung Benahi 17 Ruas Jalan dan Trotoar Sepanjang 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:06 WIB

Cimahi Siapkan Mesin Pengolah Sampah di Setiap Kelurahan, Ngatiyana Gandeng Kampus Hadapi Krisis Sarimukti

Berita Terbaru