KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar, Uang Ratusan Juta Disita

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono terpantau sepi usai penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Jati Indah V Nomor 4, Kota Bandung, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/Rubby Jovan)

Rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono terpantau sepi usai penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Jati Indah V Nomor 4, Kota Bandung, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/Rubby Jovan)

Infobandungnews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai ratusan juta rupiah saat melakukan penggeledahan di kediaman Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, yang berlokasi di Kota Bandung, Rabu (1/4). Langkah tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan perkara dugaan suap proyek yang melibatkan sejumlah pejabat di Kabupaten Bekasi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa dalam penggeledahan itu, tim penyidik turut menyita berbagai dokumen penting, barang bukti elektronik, serta uang tunai dalam jumlah besar. Seluruh barang tersebut ditemukan di ruang kerja milik Ono Surono dan diduga berkaitan dengan aliran dana dalam kasus yang tengah ditangani.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025, yang menjaring sepuluh orang. Sehari setelahnya, delapan orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan mendalam, termasuk Ade Kunang dan ayahnya, HM Kunang.

Baca Juga :  Gen Z Mulai Jenuh dengan Smartphone, Ponsel Jadul Kembali Dilirik

Dalam perkembangan selanjutnya, KPK menetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya HM Kunang yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Sukadami, serta seorang pihak swasta bernama Sarjan sebagai tersangka. Ade Kuswara dan HM Kunang diduga sebagai penerima suap, sementara Sarjan berperan sebagai pemberi untuk memuluskan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Nama Ono Surono sendiri telah mencuat sejak awal proses penyidikan. Ia pernah diperiksa sebagai saksi pada 15 Januari 2026 dan mengaku dimintai keterangan terkait aliran dana oleh penyidik KPK.

Penggeledahan terbaru di Bandung ini menjadi langkah lanjutan KPK dalam menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain, sekaligus mengungkap aset yang diduga berkaitan dengan praktik korupsi dalam perkara tersebut.***

Berita Terkait

Polresta Bandung Amankan 385 Botol Miras dalam Operasi Gabungan di Soreang dan Katapang
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dan Plt Sekwan dalam Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD
Nusron Wahid Belum Hadir di KPK, Pemeriksaan Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon Jadi Sorotan
KPK Sita Rp800 Juta dari Kuasa Hukum Hercules, Terkait Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon
KPK Telusuri Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil dalam Kasus Iklan BJB
PT Bandung Bebaskan Irfan Suryanagara dari Dakwaan Penggelapan dan Pencucian Uang
KPK Ungkap Kerugian Negara Rp223,6 Miliar dalam Kasus Dugaan Korupsi Iklan Bank BJB
Istri Bupati Pemalang Ikut Tiba di KPK, Pemeriksaan OTT Dugaan Korupsi Berlanjut

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Polresta Bandung Amankan 385 Botol Miras dalam Operasi Gabungan di Soreang dan Katapang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:16 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dan Plt Sekwan dalam Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Nusron Wahid Belum Hadir di KPK, Pemeriksaan Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:05 WIB

KPK Sita Rp800 Juta dari Kuasa Hukum Hercules, Terkait Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:11 WIB

KPK Telusuri Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil dalam Kasus Iklan BJB

Berita Terbaru