Infobandungnews -Suasana khidmat menyelimuti prosesi pemakaman mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, yang dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).
Sejumlah perwira tinggi TNI hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Di antaranya Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Mohammad Fadjar, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Letjen TNI Iwan Setiawan, Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad) Letjen TNI Mohamad Hasan, serta Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi.
Keempat perwira tinggi tersebut tampak memberikan penghormatan terakhir di atas pusara almarhum sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian Ryamizard Ryacudu kepada bangsa dan negara selama menjalani karier militer maupun saat mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan.
Prosesi pemakaman dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia dan berlangsung dengan tata upacara militer. Kehadiran keluarga, kerabat, serta jajaran TNI dan pemerintah menambah suasana haru dalam prosesi perpisahan dengan salah satu tokoh militer senior Indonesia tersebut.

Sebelum dimakamkan di TMP Kalibata, jenazah almarhum terlebih dahulu disemayamkan di Kementerian Pertahanan RI. Prosesi tersebut menjadi kesempatan bagi para pejabat negara, prajurit TNI, serta masyarakat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu wafat pada Minggu, 31 Mei 2026, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, dalam usia 76 tahun.
Semasa hidupnya, Ryamizard dikenal sebagai salah satu tokoh militer berpengaruh yang pernah menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan kemudian dipercaya menjadi Menteri Pertahanan Republik Indonesia. Dedikasi serta pengabdiannya dalam menjaga kedaulatan dan pertahanan negara menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah TNI dan Indonesia.***









