Panglima TNI Agus Subiyanto Sebut Masyarakat Sipil Bisa Ikut ke Gaza Bantu Warga Palestina

- Jurnalis

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto

Infobandungnews.com – Panglima TNI Agus Subiyanto mengatakan bahwa masyarakat sipil berpeluang ikut gabung bersama pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina. Mereka bisa menempati pos-pos khusus seperti tenaga trauma healing.

Dilansir dari Liputan6.com Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan, masyarakat sipil berpeluang bergabung dengan pasukan perdamaian untuk membantu warga Palestian yang menjadi korban perang di Gaza.

“Kemenlu yang akan mengatur ya,” kata Panglima TNI Agus Subiyanto saat ditemui di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2024) kemarin.

Menurut Agus, salah satu satuan pasukan perdamaian yang akan dikirim TNI yakni Batalyon Zeni. Mereka akan bertugas membangun berbagai fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, rumah tinggal, tempat ibadah, hingga tempat rehabilitasi.

Tempat-tempat tersebut nantinya akan diisi oleh para tenaga ahli di bidangnya untuk melayani warga Palestuna.

Agus pun mencontohkan tempat rehabilitasi yang membutuhkan tenaga ahli di bidang pengobatan trauma atau trauma healing untuk para korban perang. Masyarakat Sipil yang mempunyai keahlian di bidang psikologi bisa mengisi fasilitas tersebut.

“Nah untuk rehabilitasi butuh personel yang punya kemampuan psikologi untuk trauma healing. Mungkin bisa juga dari sipilnya,” kata Agus, seperti dikutip dari Antara.

Namun demikian, Agus tidak menjelaskan secara rinci prosedur apa yang harus dilewati masyarakat sipil untuk bisa bergabung dalam pasukan perdamaian itu.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini juga tidak menerangkan secara rinci persyaratan apa yang harus dipenuhi masyarakat sipil untuk bisa ikut bersama pasukan TNI ke Gaza.

Sebagai informasi, TNI sudah menyiapkan 1.394 personel pasukan perdamaian untuk melaksanakan misi perdamaian di Gaza. Pasukan tersebut nantinya akan bertugas di bidang pengamanan, pembangunan fasilitas umum hingga tenaga medis.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengirimkan sejumlah alat untuk menurunkan barang bantuan dari ketinggian dengan metode airdrop ke pemerintahan Yordania yang bakal dikirimkan ke warga Gaza Palestina. (Tim News).

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan pihaknya telah menyiagakan tiga unit pesawat untuk mengangkut warga Palestina yang menjadi korban luka-luka akibat serangan Israel untuk dirawat di Indonesia.

Agus mengungkapkan, tiga pesawat milik TNI Angkatan Udara (AU) yang disiapkan untuk evakuasi warga Palestina tersebut, di antaranya adalah jenis Boeing-737 400/500 serta Hercules C-130 tipe J dan Tipe H. Hal ini disampaikan Agus dalam paparannya di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta Pusat pada Jumat (14/6/2024) kemarin.

Adapun pesawat Boeing yang disiagakan dapat menampung 41 kru, 86 penumpang, dan logistik yang beratnya mencapai 10.000 kilogram. Sementara untuk perawatan Hercules tipe J dapat menampung penumpang dan kru sebanyak 51 orang, sedangkan tipe H sebanyak 55 orang.

Pesawat tersebut akan beroperasi untuk membawa warga Palestina ke Indonesia agar dapat dirawat di rumah sakit milik TNI yakni Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto dan Rumah Sakit Panglima Besar (Pangsar) Soedirman. Demikian seperti dilansir Antara.

Dua rumah sakit tersebut dapat menampung pasien hingga 1.000 orang. Agus memastikan, seluruh korban perang di Palestina akan mendapatkan penanganan medis yang berkualitas. Selain pengobatan medis, TNI juga menyediakan petugas khusus untuk menangani trauma para korban perang. (YG-IBN001)***

Sumber liputan6.com

 

Berita Terkait

Egi Alias Perong Otak Pembunuhan Vina Diciduk Polisi, DPO Lain Diminta Menyerahkan Diri Sebelum Ditembak Ditempat
Kasatlantas Dan Delapan Kapolsek Diganti Dalam Mutasi Dilingkup Polresta Bandung
Isu Setoran Rp10 Juta Agar Brigadir Ridhal Ali jadi Ajudan Pengusaha, Ini Kata Polda Sulut
KPK Tetapkan Sekda Pemkot Bandung Ema Sumarna dan 4 Anggota DPRD Tersangka
Persib Bandung Main di Jalakharupat Kapolres Bandung Ingatkan Bobotoh
Jelang Pilpres 2024, Kapolri Pesan agar Perbedaan Pilihan Tak Rusak Persatuan
Mengulas Omongan Andika Perkasa dan KSAD Maruli Soal Kasus Relawan Ganjar di Boyolali
Setneg Proses Surat Pengunduran Diri Firli Bahuri Sebagai Ketua KPK
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:17 WIB

Panglima TNI Agus Subiyanto Sebut Masyarakat Sipil Bisa Ikut ke Gaza Bantu Warga Palestina

Rabu, 22 Mei 2024 - 14:25 WIB

Egi Alias Perong Otak Pembunuhan Vina Diciduk Polisi, DPO Lain Diminta Menyerahkan Diri Sebelum Ditembak Ditempat

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:38 WIB

Kasatlantas Dan Delapan Kapolsek Diganti Dalam Mutasi Dilingkup Polresta Bandung

Rabu, 1 Mei 2024 - 10:52 WIB

Isu Setoran Rp10 Juta Agar Brigadir Ridhal Ali jadi Ajudan Pengusaha, Ini Kata Polda Sulut

Rabu, 13 Maret 2024 - 17:51 WIB

KPK Tetapkan Sekda Pemkot Bandung Ema Sumarna dan 4 Anggota DPRD Tersangka

Berita Terbaru

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, guru honorer yang kena cleansing atau diberhentikan ialah mereka yang diangkat oleh kepala sekolah tanpa aturan yang sesuai. (foto- merdeka.com)

Pendidikan

Ratusan Guru Honorer di Jakarta Dipecat Mendadak, Kok Bisa?

Rabu, 17 Jul 2024 - 18:30 WIB