Dedi Mulyadi Pantau Penertiban Kios Di Sukajadi, Pedagang Keluhkan Relokasi Belum Jelas

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Petugas dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat bersama Satpol PP Kota Bandung menertibkan sejumlah kios pedagang yang berdiri di area trotoar kawasan Eyckman-Sukajadi pada Selasa (12/5/2026).

Proses penertiban tersebut turut dipantau langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Pemerintah menilai bangunan semi permanen tersebut melanggar ketentuan karena berdiri di atas fasilitas umum yang seharusnya digunakan pejalan kaki.

Proses pembongkaran tersebut menarik perhatian warga dan para pengguna jalan yang melintas di kawasan Eyckman-Sukajadi.

Sebagian warga terlihat mengabadikan momen menggunakan telepon genggam, sementara lainnya memilih berhenti sejenak untuk menyaksikan jalannya penertiban.

Di sisi lain, para pedagang mengaku hingga kini belum memperoleh kepastian terkait kelanjutan usaha maupun tempat relokasi mereka.

Sebagian pedagang mengaku menerima uang kompensasi sekitar Rp2 juta. Meski demikian, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai lokasi relokasi bagi mereka.

Salah seorang pedagang bernama Jumai (50) hanya dapat pasrah ketika petugas DBMPR bersama Satpol PP Kota Bandung membongkar bangunan semi permanen miliknya.

Dalam proses penertiban itu, atap seng mulai dilepas, papan-papan kayu runtuh, sementara etalase dagangan tampak berhamburan di tepi jalan.

Di tengah pembongkaran tersebut, Jumai, berdiri mematung beberapa meter dari kios ayam penyet miliknya.

Sesekali lelaki paruh baya itu menunduk, memungut piring plastik, termos minuman, hingga sendok yang masih bisa diselamatkan dari reruntuhan.

Matanya terlihat merah. Kios kecil yang selama bertahun-tahun menjadi sumber nafkah keluarganya, kini rata dengan tanah.

Baca Juga :  Warung Nasi Ibu Imas, Sang Pemilik Karedok Leunca Legendaris

“Ini mendadak banget, tidak ada informasi langsung sama Pak Dedi (Gubernur Jabar)” ujar Jumai.

Bagi Jumai, trotoar itu bukan sekadar ruang jalan. Di tempat itulah ia membesarkan anak-anaknya.

Puluhan tahun lalu, Jumai mulai berjualan hanya dengan gerobak sederhana.

Perlahan, lapak dagangannya tumbuh menjadi kios kecil dengan atap berbahan seng.

Pelanggan yang datang pun beragam, mulai dari mahasiswa, karyawan perkantoran, hingga pengemudi ojek yang biasa beraktivitas di kawasan Sukajadi.

Sesekali Jumai terlihat menatap papan nama warungnya yang sudah patah di bagian tengah. Sementara di sekitarnya, sejumlah pedagang lain tampak sibuk menyelamatkan tabung gas, kursi plastik, serta perlengkapan memasak sebelum proses penertiban dilakukan menggunakan alat berat.

Tidak jauh dari lokasi tersebut, seorang pedagang bakso bernama Parto juga hanya dapat menyaksikan kios usahanya diratakan ekskavator. Suara benturan besi ke dinding kios terdengar berulang, bercampur dengan bunyi kayu pecah dan seng atap yang berjatuhan.

Parto mengaku sudah lebih dari dua dekade berjualan bakso di lokasi tersebut. Ia hafal betul bagaimana kawasan Eyckman berubah dari jalan yang tak terlalu ramai menjadi salah satu titik kuliner yang hidup di Kota Bandung.

“Saya sudah 20 tahun dini, dulu sempat dipindah sama Wali Kota Ridwan Kamil ke sini (tempat sekarang berjualan),” ujar Parto.

“Tadi ditanya modal jualan bakso berapa, saya jawab Rp2juta langsung dikasih (Rp2juta)” kata Parto. (*)

Berita Terkait

Data Center AI Jatiluhur Disorot DPRD Jabar, Kebutuhan Air Jadi Perhatian
Proyek Data Center AI Jatiluhur Dihentikan Sementara, Izin dan Kebutuhan Air Jadi Sorotan
Petani Milenial Sumedang Buktikan Pertanian Bisa Jadi Ladang Usaha Produktif
Tiga Gunung Garut Masuk Jajaran 10 Puncak Tertinggi di Jawa Barat
Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung Percepat BRT untuk Atasi Kemacetan Cekungan Bandung
OJK dan Pemprov Jabar Perkuat Ekosistem Peternak Ayam Petelur Lewat Program EGG
Hari Tani Nasional 2026, Saeful Bachri Dorong Kebijakan yang Berpihak pada Kesejahteraan Petani
Kapolda Jabar Pastikan Keamanan Wisatawan dan Investor di Jawa Barat

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Data Center AI Jatiluhur Disorot DPRD Jabar, Kebutuhan Air Jadi Perhatian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Proyek Data Center AI Jatiluhur Dihentikan Sementara, Izin dan Kebutuhan Air Jadi Sorotan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Petani Milenial Sumedang Buktikan Pertanian Bisa Jadi Ladang Usaha Produktif

Senin, 28 September 2026 - 06:39 WIB

Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung Percepat BRT untuk Atasi Kemacetan Cekungan Bandung

Minggu, 27 September 2026 - 18:08 WIB

OJK dan Pemprov Jabar Perkuat Ekosistem Peternak Ayam Petelur Lewat Program EGG

Berita Terbaru