Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung Percepat BRT untuk Atasi Kemacetan Cekungan Bandung

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggandeng Pemerintah Kota Bandung untuk mempercepat realisasi Bus Rapid Transit (BRT) sebagai salah satu upaya menangani persoalan kemacetan yang terjadi di wilayah Cekungan Bandung.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan, penguatan sistem transportasi tersebut berjalan beriringan dengan percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Legok Nangka. Kedua sektor tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam penanganan persoalan perkotaan, khususnya transportasi dan lingkungan.

Menurut Erwan, persoalan mobilitas dan pengelolaan lingkungan di kawasan Cekungan Bandung membutuhkan sinergi lintas pemerintahan agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Saya mendorong pembangunan di sektor transportasi dan juga pembangunan infrastruktur yang langsung dirasakan masyarakat. Insyaallah kolaborasi kami, masyarakat Jabar dengan Kota Bandung, akan terus berjalan baik. Saya yakin ini akan kita wujudkan,” kata Erwan.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan bahwa kehadiran BRT diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi atas persoalan kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan metropolitan Bandung. Sistem tersebut dirancang untuk mengintegrasikan konektivitas lima wilayah, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang.

Baca Juga :  Tiga Keluarga Tinggal di Lereng Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi

“Lewat BRT salah satunya, ini tantangannya besar sekali karena BRT akan menjadi solusi dari pemerintah pusat dan provinsi bagi penanganan transportasi di Cekungan Bandung,” kata Farhan.

Selain membangun sistem transportasi publik yang lebih modern dan terintegrasi, Pemkot Bandung bersama Pemprov Jabar juga terus mendorong percepatan pengelolaan sampah berbasis teknologi melalui pembangunan PSEL di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka.

Farhan menegaskan, pengembangan fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan sistem pengelolaan sampah regional yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Komitmen kami juga sangat kuat untuk pengelolaan sampah berteknologi modern, di mana PSEL akan kita bangun bersama-sama sesuai komitmen. Mudah-mudahan pembangunannya sejak ‘groundbreaking’ sampai sekarang berjalan terus di Legok Nangka,” katanya.

Berita Terkait

Pemprov Jabar Gandeng 86 Rumah Sakit, Perluas Akses Pengobatan bagi Warga
Jangan Korbankan Peternak! Saeful Bachri Desak Pembenahan Tata Niaga Jagung di Jawa Barat
Jabar Sepakati Pinjaman Rp3,4 Triliun ke PT SMI untuk Biayai Infrastruktur
Tembus Pelosok Desa! Pemprov Jabar Kerahkan Mobil Pengecor Jalan, Beton Bisa Diproduksi Langsung di Lokasi
Bursa Kerja Online Jabar Hadir di Subang, 2.300 Lowongan Menanti Pencari Kerja
Data Center AI Jatiluhur Disorot DPRD Jabar, Kebutuhan Air Jadi Perhatian
Proyek Data Center AI Jatiluhur Dihentikan Sementara, Izin dan Kebutuhan Air Jadi Sorotan
Petani Milenial Sumedang Buktikan Pertanian Bisa Jadi Ladang Usaha Produktif

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Pemprov Jabar Gandeng 86 Rumah Sakit, Perluas Akses Pengobatan bagi Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Jangan Korbankan Peternak! Saeful Bachri Desak Pembenahan Tata Niaga Jagung di Jawa Barat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Jabar Sepakati Pinjaman Rp3,4 Triliun ke PT SMI untuk Biayai Infrastruktur

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Tembus Pelosok Desa! Pemprov Jabar Kerahkan Mobil Pengecor Jalan, Beton Bisa Diproduksi Langsung di Lokasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Bursa Kerja Online Jabar Hadir di Subang, 2.300 Lowongan Menanti Pencari Kerja

Berita Terbaru