Kurangi Kemacetan dan Risiko Kecelakaan, Truk Besar Diarahkan Melintas Lewat Tol Cisumdawu

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Sumedang. Pemerintah Kabupaten Sumedang meminta kendaraan angkutan berat, terutama truk bersumbu tiga, untuk menggunakan jalur alternatif dan tidak melintasi kawasan pendidikan Jatinangor. Kebijakan tersebut dilakukan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.

Infobandungnews – Sumedang. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menjelaskan, kebijakan ini merupakan respons atas berbagai masukan dan keluhan yang disampaikan masyarakat, kalangan mahasiswa, serta tenaga pendidik yang selama ini merasakan dampak tingginya aktivitas kendaraan besar di kawasan Jatinangor. Melalui penataan lalu lintas tersebut, pemerintah daerah berharap tercipta lingkungan pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh pengguna jalan.

“Berdasarkan aspirasi masyarakat, mahasiswa, dan para dosen, kami mengimbau kendaraan besar, khususnya truk sumbu tiga, untuk tidak melewati kawasan pendidikan Jatinangor. Hal ini demi menjaga keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas di kawasan yang aktivitas pendidikannya sangat padat,” ujar Dony.

Sebagai solusi, Dony menyarankan para pengusaha angkutan dan pemilik kendaraan berat untuk mengoptimalkan pemanfaatan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang telah beroperasi penuh.

Kendaraan angkutan logistik yang bergerak dari arah Bandung menuju Sumedang maupun Cirebon diimbau memanfaatkan akses Gerbang Tol Cileunyi dan melanjutkan perjalanan melalui ruas Tol Cisumdawu, sehingga tidak perlu melewati jalur arteri kawasan Jatinangor. Sementara itu, bagi kendaraan yang datang dari arah Sumedang menuju Bandung, arus perjalanan diarahkan untuk memasuki jalan tol melalui Gerbang Tol Pamulihan.

Baca Juga :  Sejak Di Fungsikan 40 Ribu Kendaraan Masuk Tol Cisumdawu

Pengaturan rute tersebut dilakukan guna mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Jatinangor sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat serta lingkungan pendidikan di wilayah tersebut.

“Kami berharap para pengusaha dan pengemudi kendaraan besar dapat memanfaatkan tol. Dengan masuk dari Cileunyi atau Pamulihan, biaya tol yang dikeluarkan tidak terlalu memberatkan, namun manfaatnya sangat besar untuk mengurangi kepadatan dan meningkatkan keselamatan masyarakat di Jatinangor,” tuturnya.

Bupati Dony Ahmad Munir menambahkan, pemanfaatan ruas Tol Cisumdawu bagi kendaraan bertonase besar bukan hanya bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Jatinangor. Langkah tersebut juga diharapkan dapat meminimalkan potensi kemacetan serta risiko kecelakaan yang selama ini kerap terjadi di jalur lama, termasuk di kawasan Cadas Pangeran yang dikenal sebagai salah satu titik rawan.

Menurutnya, pengalihan arus kendaraan berat ke jalan tol menjadi upaya strategis untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih aman, tertib, dan efisien bagi para pengguna jalan.

“Harapan kami, kendaraan besar bisa beralih menggunakan tol sehingga masyarakat dapat menikmati kondisi lalu lintas yang lebih aman, nyaman, dan lancar, baik di kawasan Jatinangor maupun jalur menuju Sumedang,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Peserta Rakerda Dekranasda Jabar Borong Produk UMKM di Galeri Patrakomala
Super Air Jet Buka Lagi Rute Langsung Bandung–Medan dan Bandung–Bali September 2026
Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat, Rully Sulfanorida Pimpin Disdagkoperin
BGN Suspend SPPG Padalarang Selama 20 Hari Usai Laporan Dugaan Keracunan MBG
Farhan Soroti Sampah SPPG Capai 50 Ton per Hari, Tiga Dapur Jadi Perhatian
Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat
Satlat Baleendah Pager Kancana Indonesia Raih Juara Umum Pro Elite Championship 2026, Borong 41 Medali
Garut Plaza Kembali Diaktifkan, Jadi Ruang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:18 WIB

Peserta Rakerda Dekranasda Jabar Borong Produk UMKM di Galeri Patrakomala

Kamis, 17 September 2026 - 07:41 WIB

Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat, Rully Sulfanorida Pimpin Disdagkoperin

Rabu, 16 September 2026 - 08:08 WIB

BGN Suspend SPPG Padalarang Selama 20 Hari Usai Laporan Dugaan Keracunan MBG

Selasa, 15 September 2026 - 20:46 WIB

Farhan Soroti Sampah SPPG Capai 50 Ton per Hari, Tiga Dapur Jadi Perhatian

Selasa, 15 September 2026 - 08:17 WIB

Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat

Berita Terbaru