PERSIB Kelola 65 Ton Sampah di GBLA, Bukti Komitmen Wujudkan Stadion Ramah Lingkungan

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – PERSIB Bandung kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui penerapan program Zero Waste to Landfill di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Bersama perusahaan pengelola sampah Jubelo, klub kebanggaan Bobotoh ini sukses menangani sebanyak 65.434 kilogram atau sekitar 65,4 ton sampah sepanjang pertandingan kandang musim kompetisi 2025/2026.

Jumlah tersebut merupakan hasil akumulasi pengelolaan limbah dari seluruh laga kandang PERSIB di ajang Super League Indonesia dan AFC Champions League Two. Data itu tercantum dalam laporan keberlanjutan (Sustainability Report) yang disusun Jubelo pada setiap pertandingan.

Melalui program Zero Waste to Landfill, seluruh sampah yang dihasilkan selama pertandingan tidak langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Limbah terlebih dahulu dipilah sesuai jenisnya agar dapat didaur ulang maupun dimanfaatkan kembali berdasarkan karakteristik masing-masing. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di landfill sekaligus mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular.

Selama satu musim kompetisi, sampah yang berhasil ditangani meliputi 18.877 kilogram sampah organik, 26.545 kilogram sampah anorganik, serta 19.618 kilogram sampah residu. Seluruhnya diproses melalui sistem pemilahan terpadu sehingga penanganan limbah menjadi lebih efektif dan ramah terhadap lingkungan.

Keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari manajemen PERSIB, Jubelo, petugas operasional stadion, tenant makanan dan minuman, hingga Bobotoh yang hadir langsung di GBLA. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan stadion.

Head of Communications PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja sama seluruh pihak yang memiliki komitmen sama dalam menciptakan dampak positif, tidak hanya di dalam tetapi juga di luar lapangan.

Baca Juga :  Polsek Baleendah Kumpulkan Kepala Sekolah, Tekan Kasus Bullying dan Ingatkan Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar. 

Menurutnya, prinsip keberlanjutan kini telah menjadi bagian dari nilai yang diterapkan dalam berbagai aktivitas klub, termasuk penyelenggaraan pertandingan. PERSIB ingin memastikan setiap laga kandang tidak hanya memberikan pengalaman terbaik bagi Bobotoh, tetapi juga berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan.

“Capaian ini bukan hanya soal besarnya volume sampah yang berhasil dikelola, tetapi juga menunjukkan tumbuhnya kesadaran bersama. Sepak bola memiliki kekuatan untuk menginspirasi perubahan, dan kami ingin terus mengembangkan berbagai inisiatif keberlanjutan sebagai bagian dari transformasi PERSIB menjadi klub yang semakin profesional dan bertanggung jawab,” ujar Adhi.

Chief Marketing Officer Jubelo, Fahmi Abdul Aziz, juga memberikan apresiasi atas konsistensi PERSIB dalam menerapkan prinsip keberlanjutan pada setiap penyelenggaraan pertandingan.

Ia menilai keberhasilan mengelola lebih dari 65 ton sampah membuktikan bahwa pengelolaan limbah pada ajang olahraga berskala besar dapat dilakukan secara terencana, terukur, dan sistematis apabila didukung kolaborasi yang solid.

Fahmi menambahkan, stadion sepak bola tidak hanya berfungsi sebagai arena pertandingan, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk membangun kebiasaan mengelola sampah dengan lebih baik serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Ke depan, PERSIB bersama Jubelo berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah dan program keberlanjutan lainnya. Melalui langkah tersebut, PERSIB berharap sepak bola bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung kelestarian lingkungan.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Pastikan PKL Terdampak Penertiban Kiaracondong Dapat Bantuan
Simulasi Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Dayeuhkolot Digelar 18 Agustus, Ini Jalur Alternatifnya
Lomba Pidato AHY Muda Buka Ruang bagi Pelajar Jabar Sampaikan Gagasan untuk Indonesia
Satpol PP Bandung Tertibkan 645 Bangunan Liar Selama 2026, Penataan Kota Terus Diperkuat
Hari Pertama Jam Masuk Sekolah 06.30 WIB, Bupati Garut Pantau Langsung Pelaksanaannya
Enam Maskapai Ajukan Operasi di Bandara Husein, Rute Internasional Bandung Siap Kembali Dibuka
Jembatan Dago Diperbaiki, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Pembangunan Baru
Dishub Bandung Pastikan Penataan Kawasan Selaras dengan Jalur BRT, Pembangunan Gapura Harus Penuhi Standar

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Dedi Mulyadi Pastikan PKL Terdampak Penertiban Kiaracondong Dapat Bantuan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Simulasi Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Dayeuhkolot Digelar 18 Agustus, Ini Jalur Alternatifnya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Lomba Pidato AHY Muda Buka Ruang bagi Pelajar Jabar Sampaikan Gagasan untuk Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Satpol PP Bandung Tertibkan 645 Bangunan Liar Selama 2026, Penataan Kota Terus Diperkuat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Hari Pertama Jam Masuk Sekolah 06.30 WIB, Bupati Garut Pantau Langsung Pelaksanaannya

Berita Terbaru