Dedi Mulyadi Usung Tagline ‘Lembur Diurus Kota Ditata’ untuk Jawa Barat, Apa Artinya?

- Jurnalis

Minggu, 12 Januari 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi mengurus dokumen pindah domisili di Mal Pelayanan Publik Bale Madukara Purwakarta, Jumat (10/1/2025). Kedatangannya itu sekaligus untuk mengecek fasilitas dan pelayanan di sana.

Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi mengurus dokumen pindah domisili di Mal Pelayanan Publik Bale Madukara Purwakarta, Jumat (10/1/2025). Kedatangannya itu sekaligus untuk mengecek fasilitas dan pelayanan di sana.

Infobandungnews.com – Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi mengatakan, keberhasilan Jabar tergantung juga dengan keberhasilan kepala desa, bupati dan wali kota di seluruh Jabar.

Oleh karenanya, Dedi menjelaskan, tiap sore hari dirinya akan bertemu dengan para bupati dan wali kota terpilih untuk mendiskusikan hal-hal yang harus dilakukan untuk membangun Jabar.

“Bicara bersama apa yang mesti dilakukan Untuk membangun, menata Jawa Barat ke depan, dengan tagline ‘lembur diurus kota ditata’,” kata Dedi Mulyadi, dikutip infobandungnews dari ANTARA, Sabtu 11 Januari 2025.

Dedi juga mengaku akan terbuka atas berbagai masukan, pikiran dan gagasan, termasuk dari pasangan calon lain dalam Pilgub Jabar untuk bersama-sama membangun Jawa Barat.

“Pasti dong pasangan calon lain itu kan rata-rata memimpin di partainya dan memiliki representasi anggota DPRD di provinsi dan di DPR,” katanya.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Tegaskan Lagi Larang Beri Ormas Dan LSM Yang Minta THR

“Pasti dilakukan secara bersama karena kalau sudah sekarang tidak lagi bicara didukung oleh partai mana, seluruh fraksi-fraksi yang ada di DPRD Provinsi Jawa Barat harus secara bersama menyepakati pembangunan yang memiliki kualifikasi yang dibutuhkan oleh publik,” ucap Dedi.

Selain itu, Dedi Mulyadi mengaku dirinya ingin segera melaksanakan tugas-tugas sebagai Gubernur Jawa Barat, setelah nanti ia resmi dilantik sebagai Gubernur di provinsi tersebut. “Karena saya biasa bekerja dengan cepat. Tapi seluruh kecepatan itu kan tergantung pada penetapan kapan dilakukan pelantikan,” ucapnya. “Kami masih menunggu akan dilaksanakan kapan, apakah dipisah yang tidak ada gugatan ke MK lebih dulu atau digabung menunggu seluruh gugatan itu selesai. Itu kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah,” ujar Dedi.***

 

 

Berita Terkait

Rumah Lansia 80 Tahun di Pangandaran Terancam Dibongkar Demi Pembangunan Gedung Kopdes
Tak Perlu Bawa BPKB, Dedi Mulyadi Permudah Layanan Pajak Kendaraan di Depok dan Bekasi
Jurus Berani Dedi Mulyadi Ajukan Pinjaman Rp2 Triliun demi Selamatkan Infrastruktur Jabar
Jabar Perkuat Profesionalisme ASN, Lebih dari 31 Ribu Aparatur Ikuti Program Pengembangan Kompetensi
Gelar Dialog Rakyat di Baleendah, Saeful Bachri Tampung Keluhan Warga
Saeful Bachri Dorong Wirausaha Muda sebagai Solusi Sulitnya Lapangan Kerja
Saeful Bachri Dorong Kakao Jadi Komoditas Unggulan, Petani Bandung Dapat Pendampingan Modern
Perluas Akses dan Mutu Pendidikan, 2026 Pemprov Jabar Bangun 24 Sekolah Baru

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:50 WIB

Rumah Lansia 80 Tahun di Pangandaran Terancam Dibongkar Demi Pembangunan Gedung Kopdes

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:54 WIB

Jurus Berani Dedi Mulyadi Ajukan Pinjaman Rp2 Triliun demi Selamatkan Infrastruktur Jabar

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:47 WIB

Jabar Perkuat Profesionalisme ASN, Lebih dari 31 Ribu Aparatur Ikuti Program Pengembangan Kompetensi

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:41 WIB

Gelar Dialog Rakyat di Baleendah, Saeful Bachri Tampung Keluhan Warga

Minggu, 22 Februari 2026 - 11:52 WIB

Saeful Bachri Dorong Wirausaha Muda sebagai Solusi Sulitnya Lapangan Kerja

Berita Terbaru