Saeful Bachri Perkuat Ketahanan Pangan di Arjasari, Program ASRI dan Hilirisasi Jadi Andalan

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saeful Bachri, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Kabupaten Bandung.

Saeful Bachri, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Kabupaten Bandung.

Infobandungnews – KABUPATEN BANDUNG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Demokrat, H. Saeful Bachri, S.H., M.A.P., terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal transparansi pemerintahan sekaligus mendorong penguatan ketahanan pangan di daerah.

Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tahun anggaran 2026 yang dilaksanakan di MA MTS Al-Ikhsan Baros, Kecamatan Arjasari, Sabtu (11/4/2026). Dalam kesempatan itu, Saeful Bachri yang akrab disapa Kang Epul meninjau langsung pelaksanaan program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Program ASRI di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat  yang berfokus pada pemberdayaan kelompok masyarakat untuk mengoptimalkan lahan pekarangan guna meningkatkan ketahanan pangan tingkatvrumah tangga melalui budidayavsayuran, buah, toga, dan protein hewani yang diarahkan sebagai langkah strategis dalam menekan angka stunting melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT).

Saat mengunjungi Kelompok Tani Citra Lestari Nusantara, Saeful menjelaskan bahwa setiap kelompok dalam program tersebut mendapatkan bantuan bibit sayuran serta 18 ekor ayam petelur. Bantuan ini diharapkan mampu mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga secara berkelanjutan.

Ia menegaskan, ketersediaan sumber protein seperti telur harus bisa dirasakan masyarakat setiap hari, bukan sekadar program seremonial. Hasil pertanian pekarangan dan peternakan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi nyata bagi keluarga yang terdampak stunting.

Selain itu, Saeful Bachri juga mengajak generasi muda, khususnya Gen Z, untuk mulai melirik sektor pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Menurutnya, pertanian harus bertransformasi menjadi sektor modern berbasis teknologi agar lebih menarik bagi anak muda.

Baca Juga :  WIITEX 2026 Jadi Ajang Promosi Kopi dan Kakao Jawa Barat, Saeful Bachri Dorong Pengembangan Kakao Menuju Sentra Nasional

Ia menilai, kebutuhan pangan merupakan hal yang pasti dan berkelanjutan, sehingga sektor ini memiliki prospek bisnis yang sangat besar. Karena itu, generasi muda didorong untuk menjadi petani milenial yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu mengelola rantai pasok pangan secara mandiri.

Di sisi lain, Saeful turut menyoroti pentingnya hilirisasi industri pertanian. Ia menilai masih adanya ketimpangan antara potensi sumber daya alam dengan pemanfaatannya di sektor industri. Jawa Barat, misalnya, memiliki industri pengolahan cokelat berskala besar, namun bahan bakunya masih banyak berasal dari luar daerah.

Padahal, Kabupaten Bandung memiliki beragam komoditas unggulan seperti padi, bawang merah, cabai, teh, kelapa sawit, kopi, cengkeh, hingga tebu. Dari sejumlah komoditas tersebut, kopi dan kakao dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan bernilai tambah tinggi.

Menurutnya, wilayah dengan ketinggian 200 hingga 700 mdpl seperti Arjasari sangat potensial untuk pengembangan kakao, baik untuk meningkatkan ekonomi masyarakat maupun menjaga kelestarian lingkungan.

Saeful pun menekankan pentingnya peran pemerintah sebagai penghubung antara petani dan industri agar tercipta sinergi yang saling menguntungkan. Industri diharapkan mampu menyerap hasil pertanian lokal, sehingga petani tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi juga mendapatkan nilai tambah dari proses pengolahan.***

Berita Terkait

Hindari Putus Kuliah, KDM Usul Kenaikan Batas Gaji Orangtua bagi Mahasiswa Penerima KIP
Perjalanan Wisatawan Nusantara ke Jawa Barat Capai 112,12 Juta pada Semester Pertama 2026
Semarak HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Mobile Legends Competition dalam Rangkaian Lomba Rakyat
Pemprov Jabar Evaluasi Dana Hibah Rp662 Miliar untuk Instansi Vertikal, Disesuaikan dengan Kondisi Fiskal
Bapenda Jabar Luncurkan KiosK Samsat, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah Berbasis Data Kependudukan
Biro Adpim Setda Jabar Borong Dua Penghargaan Anugerah Wiradigdaya 2026, Bukti Komitmen Tata Kelola Arsip Modern
Produktivitas Padi Organik Cianjur Meningkat, Kolaborasi Pemprov Jabar dan BI Perkuat Ketahanan Pangan
Wamen ESDM: Jawa Barat Bakal Miliki Sejumlah PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Hindari Putus Kuliah, KDM Usul Kenaikan Batas Gaji Orangtua bagi Mahasiswa Penerima KIP

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:13 WIB

Perjalanan Wisatawan Nusantara ke Jawa Barat Capai 112,12 Juta pada Semester Pertama 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:00 WIB

Semarak HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Mobile Legends Competition dalam Rangkaian Lomba Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Pemprov Jabar Evaluasi Dana Hibah Rp662 Miliar untuk Instansi Vertikal, Disesuaikan dengan Kondisi Fiskal

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Bapenda Jabar Luncurkan KiosK Samsat, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah Berbasis Data Kependudukan

Berita Terbaru