KSAD Maruli Simanjuntak Minta Maaf Atas Insiden Jembatan Gantung Garuda Pangandaran

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan permintaan maaf secara terbuka menyusul insiden kerusakan pada sistem sling ketika Jembatan Gantung Garuda di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, diresmikan.

“Saya selaku Kepala Satgas Jembatan yang ditunjuk oleh Presiden, saya pribadi bersama anggota memohon maaf atas kejadian tersebut. Kami bertanggung jawab,” tegas Maruli kepada wartawan, Jumat, 4 September 2026.

Menurut Maruli, hasil pemeriksaan yang dilakukan tim investigasi mengungkap adanya sejumlah persoalan teknis pada konstruksi jembatan. Kondisi tersebut kemudian semakin berat akibat adanya beban berlebih atau overload ketika insiden berlangsung.

Dari hasil pengecekan langsung di lokasi, tim menemukan sejumlah persoalan pada komponen jembatan. Di antaranya kerusakan pada pengait block anchor, pemasangan serta posisi block anchor yang belum tepat terhadap pylon, kendala pada sistem roller dan turnbuckle, hingga konfigurasi sling bagian bawah serta ketidaksesuaian elevasi pada pylon.

Baca Juga :  Boni Anggara Dorong Mahasiswa UMB Ubah Karya Kampus Jadi Peluang Bisnis

Di samping persoalan konstruksi, jumlah pengguna jembatan yang melebihi kapasitas turut menjadi faktor yang memperbesar risiko terjadinya insiden. Pada saat kejadian, sekitar 50 orang berada di atas jembatan dalam waktu bersamaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan bahwa Jembatan Gantung Garuda sejak awal merupakan jembatan perintis yang memiliki kapasitas penggunaan terbatas.

“Jembatan perintis dirancang sebagai solusi akses wilayah terisolir, bukan jembatan beton. Kapasitasnya terbatas dan petunjuk batas maksimal pengguna sebenarnya sudah terpasang di lokasi,” ujar Donny.

Menindaklanjuti hasil investigasi tersebut, TNI AD menyatakan akan melakukan perbaikan secara menyeluruh sekaligus memperkuat dan menyempurnakan konstruksi jembatan. Jembatan akan kembali digunakan masyarakat setelah seluruh proses perbaikan dinyatakan selesai dan memenuhi aspek keamanan.

Berita Terkait

Mutasi Terbaru TNI, Letjen Iwan Setiawan Dipromosikan Jadi Pangkostrad
Hengki Resmi Jadi Kapolda Jawa Barat, Gantikan Pipit Rismanto
Polres Cimahi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Peredaran Uang Palsu
Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Bukan Petugas Pajak, Tak Berwenang Tagih atau Periksa Wajib Pajak
Polda Jabar Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Fokus ETLE dan Disiplin Lalin
Empat Jenderal di Pusara Ryamizard Ryacudu
Lulus Seskoad, Seskab Teddy Ditetapkan sebagai Penulis Taskap Terbaik
Panglima TNI Lakukan Mutasi, 5 Perwira Tinggi AD Jadi Staf Khusus KSAD

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Mutasi Terbaru TNI, Letjen Iwan Setiawan Dipromosikan Jadi Pangkostrad

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Hengki Resmi Jadi Kapolda Jawa Barat, Gantikan Pipit Rismanto

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Polres Cimahi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Peredaran Uang Palsu

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

KSAD Maruli Simanjuntak Minta Maaf Atas Insiden Jembatan Gantung Garuda Pangandaran

Senin, 27 Juli 2026 - 10:05 WIB

Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Bukan Petugas Pajak, Tak Berwenang Tagih atau Periksa Wajib Pajak

Berita Terbaru