KDM Bakal Alokasikan Pajak Kendaraan Untuk Perbaikan Jalan

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar Terpilih Dedi Mulyadi (Foto istimewa)

Gubernur Jabar Terpilih Dedi Mulyadi (Foto istimewa)

Infobandungnews.com – Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk menuntaskan permasalahan jalan rusak di provinsi tersebut.

‎Dalam rapat koordinasi bersama pejabat Provinsi Jawa Barat, ia menginstruksikan agar seluruh pendapatan dari pajak kendaraan sebesar Rp8 triliun dialokasikan penuh untuk pembangunan dan perbaikan jalan.

‎“Kalau pendapatan dari pajak kendaraan ini dialokasikan secara konsisten untuk infrastruktur jalan, kita bisa menyelesaikan seluruh perbaikan jalan provinsi dalam satu tahun saja,” ujar Dedi, Senin (27/1/2025).

‎Pendapatan dari pajak kendaraan bermotor di Jawa Barat saat ini mencapai Rp8 triliun, terdiri dari Rp5 triliun pajak kendaraan dan Rp3 triliun dari balik nama kendaraan. Namun, anggaran perbaikan jalan pada tahun sebelumnya hanya sekitar Rp900 miliar.

‎“Ini tidak logis. Dengan pendapatan Rp8 triliun, kita seharusnya bisa menyelesaikan kebutuhan infrastruktur jalan hanya dengan Rp4 triliun. Bahkan, jalan provinsi bisa dilapis dua tingkat,” tambahnya.

‎Dedi Mulyadi menekankan pentingnya konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan anggaran. Menurutnya, pendapatan dari pajak kendaraan harus benar-benar kembali ke masyarakat dalam bentuk infrastruktur jalan, termasuk pembangunan flyover, underpass, hingga pengembangan transportasi massal seperti LRT dan BRT.

Baca Juga :  AHY Lantik 27 Ketua DPC Demokrat Jabar, Saeful Bachri Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bandung

‎“Rakyat bayar pajak, mereka berhak menikmati jalan yang baik. Kalau ini di Amerika, pasti rakyat menggugat jika jalan tetap rusak meski pajak kendaraan tinggi,” tegasnya

‎Dedi juga menegaskan bahwa kepemimpinannya berorientasi pada masa depan dan bukan mencari popularitas semata.

‎“Seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan demi masa depan. Kalau kebijakan ini dibenci beberapa pihak, itu bukan masalah. Yang penting, rakyat merasakan manfaatnya di kemudian hari,” ujar Dedi.

‎Selain itu, Dedi mengungkapkan rencana untuk menggunakan pendapatan pajak kendaraan sebagai modal investasi membangun jalan tol tanpa melibatkan pihak swasta.

‎“Dengan pengelolaan yang konsisten, kita tidak perlu bergantung pada investor swasta untuk membangun jalan tol di Jawa Barat,” jelasnya.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate, Aspirasi Warga Lancar Tanpa Ganggu Arus Lalu Lintas
Revitalisasi Plaza Gedung Sate Dimulai, Pemprov Jabar Siapkan Wajah Baru Ruang Publik Ikonik
Pemprov Jabar Terapkan WFH Kamis, Jumat Tetap Normal; Pemkot Bandung Ikuti Skema Pusat
Saeful Bachri Perkuat Ketahanan Pangan di Arjasari, Program ASRI dan Hilirisasi Jadi Andalan
Relaksasi Syarat Pajak Tanpa KTP Dongkrak Pendapatan, Samsat Pajajaran Lampaui Target
Penjagaan Warga di Jembatan Cirahong Dihentikan Sementara, Pemdes Tegaskan Tak Ada Pungli
Dedi Mulyadi Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung
Viral Video Distribusi Motor Listrik BGN di Jabar, Pemprov Pastikan Belum Ada Konfirmasi Resmi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:04 WIB

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate, Aspirasi Warga Lancar Tanpa Ganggu Arus Lalu Lintas

Selasa, 14 April 2026 - 11:35 WIB

Revitalisasi Plaza Gedung Sate Dimulai, Pemprov Jabar Siapkan Wajah Baru Ruang Publik Ikonik

Minggu, 12 April 2026 - 08:43 WIB

Pemprov Jabar Terapkan WFH Kamis, Jumat Tetap Normal; Pemkot Bandung Ikuti Skema Pusat

Sabtu, 11 April 2026 - 18:46 WIB

Saeful Bachri Perkuat Ketahanan Pangan di Arjasari, Program ASRI dan Hilirisasi Jadi Andalan

Jumat, 10 April 2026 - 08:47 WIB

Relaksasi Syarat Pajak Tanpa KTP Dongkrak Pendapatan, Samsat Pajajaran Lampaui Target

Berita Terbaru