6 Dari 12 ANKA Pesanan Indonesia Akan Dirakit Oleh PT DI

- Jurnalis

Selasa, 1 Agustus 2023 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Turkish Aerospace ANKA MALE UAV

Turkish Aerospace ANKA MALE UAV

Infobandungnews – Jakarta. Kementrian Pertahanan RI tengah melaksanakan proses pembelian 12 unit UAV ANKA dari TUSAS, Turkiye. Proses tersebut ditandai dengan adanya penandatanganan kontrak dengan pihak penyedia yaitu Turkish Aerospace Industry pada tanggal 3 Februari 2023. Kontrak senilai $300 juta saat ini sedang proses aktivasi di Kementrian Keuangan dan pengiriman UAV tersebut akan dikirimkan 32 bulan setelah kontrak efektif.

6 dari 12 ANKA UAV tersebut akan dikirim langsung dari Turkiye, sedangkan 6 unit lainnya akan dirakit di Indonesia oleh PT DI melalui ToT. TUSAS akan mengirimkan 12 ANKA UAV bersama 4 Ground Control System ke Indonesia, dimana 6 unit akan digunakan oleh TNI AU, lalu 3 unit akan digunakan oleh TNI AD, dan 3 sisanya akan digunakan oleh TNI AL.

”Dalam kontrak disebutkan demikian (transfer teknologi) karena kami ingin mendukung Indonesia agar mampu membangun alutsista semacam ini,” kata Kotil saat ditemui di sela International Defence Industry Fair (IDEF) 2023 di Istanbul, Turki, Kamis (27/7/2023).

Kotil menuturkan, saat ini 6 unit ANKA pesanan Indonesia sedang dirakit di fasilitas TAI yang berada di Ankara. Menurut perkembangan terakhir, mesin ANKA baru tiba pada Agustus mendatang, setelah mesin datang pembuatan dapat segera diselesaikan dan dikirimkan ke Indonesia. ”Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi kami,” ujarnya. (kk-ibn-004)***

 

Sumber: Kompas, Tempo, Turkish Aerospace Indonesia

Berita Terkait

Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
BGN Kaji Ulang Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Dapur MBG, Anggaran Bahan Baku Tetap Aman
Dapur MBG Membengkak, Pemerintah Evaluasi dan Kaji Penutupan SPPG Berlebih
Demokrat Bantah Keras Isu “Dua Kolonel Usulan AHY” di Kasus Korupsi MBG, Sebut Fitnah Tak Berdasar
Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Bus Pariwisata Jabar Mulai Kurangi Operasional Armada
BGN Moratorium Dapur MBG Baru, Optimalkan Kantin Sekolah-Dapur Umum
Polda Jabar Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Fokus ETLE dan Disiplin Lalin
BGN Alihkan Fokus Program MBG ke Peningkatan Kualitas Dapur dan Daerah Terpencil

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:13 WIB

Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:06 WIB

BGN Kaji Ulang Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Dapur MBG, Anggaran Bahan Baku Tetap Aman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:11 WIB

Dapur MBG Membengkak, Pemerintah Evaluasi dan Kaji Penutupan SPPG Berlebih

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:30 WIB

Demokrat Bantah Keras Isu “Dua Kolonel Usulan AHY” di Kasus Korupsi MBG, Sebut Fitnah Tak Berdasar

Senin, 8 Juni 2026 - 07:32 WIB

Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Bus Pariwisata Jabar Mulai Kurangi Operasional Armada

Berita Terbaru

Bandung Raya

Bupati Garut Lepas Keberangkatan ‘Tour Asia Finish Mekkah’

Jumat, 19 Jun 2026 - 08:15 WIB