WFH Sehari Sepekan Usai Lebaran 2026, Pemerintah Bidik Penghematan Energi

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Pemerintah berencana memberlakukan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) selama satu hari dalam seminggu bagi aparatur sipil negara (ASN) serta mendorong penerapannya di sektor swasta setelah Hari Raya Idul Fitri 2026.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang menyebutkan bahwa aturan teknisnya saat ini masih dalam tahap perumusan.

Meski demikian, ia memastikan kebijakan tersebut akan mulai dijalankan usai Lebaran. Pernyataan itu disampaikan saat berada di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

Kebijakan ini akan diterapkan bagi ASN dan dianjurkan pula untuk pekerja swasta, dengan catatan sektor pelayanan publik tetap beroperasi seperti biasa. Pelaksanaannya akan melibatkan koordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga :  Hari Pertama Kerja di Tahun 2023, ASN Bandung Barat Jalani Tes Urine

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap terganggunya rantai pasokan serta lonjakan harga minyak dunia akibat konflik di kawasan Timur Tengah. Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat membantu menekan konsumsi energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah telah memiliki gambaran awal terkait potensi penghematan BBM dari kebijakan ini. Ia menyebutkan, penghematan diperkirakan mencapai sekitar 20 persen, meskipun angka tersebut masih bersifat sementara.

Menurutnya, penerapan WFH hanya satu hari dalam sepekan dipilih agar keseimbangan antara efisiensi energi dan produktivitas kerja tetap terjaga. Ia menilai, tidak semua jenis pekerjaan dapat berjalan optimal jika dilakukan sepenuhnya secara daring.

Berita Terkait

BGN Tegaskan Tidak Ada Batas Usia Maksimum untuk Relawan MBG
Pemerintah Uji Coba CNG 3 Kg untuk Rumah Tangga, Digadang Jadi Pengganti LPG Subsidi
Pemerintah Siapkan CNG Pengganti LPG 3 Kg, Tabung Fiber Tipe 4 Dikebut Rampung
KSP dan KPK Perkuat Pengawasan Program MBG, Dudung Soroti Dugaan Jual Beli Titik Dapur
10 WNI Ditangkap di Arab Saudi, Diduga Terlibat Promosi Haji Ilegal
RI Bakal Punya BBM Baru B50 di Juli 2026, Berapa Harganya?
Harga BBM Nonsubsidi Naik per 4 Mei 2026, Pertamax Tetap Stabil
Puluhan WNI Gagal Berangkat Haji dari Soetta, Terbukti Gunakan Visa Tak Sesuai

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:42 WIB

BGN Tegaskan Tidak Ada Batas Usia Maksimum untuk Relawan MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:42 WIB

Pemerintah Uji Coba CNG 3 Kg untuk Rumah Tangga, Digadang Jadi Pengganti LPG Subsidi

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:39 WIB

Pemerintah Siapkan CNG Pengganti LPG 3 Kg, Tabung Fiber Tipe 4 Dikebut Rampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:15 WIB

KSP dan KPK Perkuat Pengawasan Program MBG, Dudung Soroti Dugaan Jual Beli Titik Dapur

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:36 WIB

10 WNI Ditangkap di Arab Saudi, Diduga Terlibat Promosi Haji Ilegal

Berita Terbaru

Nasional

BGN Tegaskan Tidak Ada Batas Usia Maksimum untuk Relawan MBG

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:42 WIB