Plafon Kelas SMKN 1 Soreang Roboh, DPRD Kabupaten Bandung Desak Audit dan Transparansi Proyek

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, M.A. Hailuki,

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, M.A. Hailuki,

Infobandungnews – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, M.A. Hailuki, memberikan perhatian serius terhadap insiden robohnya plafon ruang kelas di SMKN 1 Soreang yang mengakibatkan beberapa siswa terluka. Ia mendesak Dinas Pendidikan Jawa Barat agar terbuka mengenai pihak kontraktor dan pengawas proyek pembangunan gedung tersebut.

Menurut Hailuki, bangunan ruang kelas yang baru digunakan sekitar enam bulan itu seharusnya masih berada dalam masa pemeliharaan, sehingga pihak pelaksana proyek wajib bertanggung jawab atas insiden yang terjadi.

Ia menegaskan, kejadian tersebut tidak boleh dianggap sekadar musibah tanpa ada evaluasi dan pertanggungjawaban yang jelas. Transparansi mengenai pelaksana proyek menjadi penting agar masyarakat mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas kualitas pembangunan ruang kelas tersebut.

Selain menuntut perbaikan total pada bagian plafon yang roboh, Hailuki juga meminta agar pihak kontraktor menanggung seluruh biaya pengobatan siswa yang menjadi korban. Menurutnya, keselamatan peserta didik harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh diabaikan.

Politisi Partai Demokrat itu juga meminta Inspektorat segera melakukan audit forensik terhadap proyek pembangunan ruang kelas tersebut. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan mutu konstruksi bangunan serta mencegah kejadian serupa terulang pada fasilitas pendidikan lainnya.

Ia menilai insiden ini harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan proyek pembangunan sarana pendidikan, khususnya yang bersumber dari anggaran pemerintah. Menurutnya, kualitas pembangunan sekolah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga menyangkut keselamatan siswa serta kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran pendidikan.

Baca Juga :  Perluas Akses dan Mutu Pendidikan, 2026 Pemprov Jabar Bangun 24 Sekolah Baru

Hailuki menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk belajar, bukan justru menghadirkan ancaman keselamatan akibat lemahnya kualitas proyek maupun pengawasan.

Sebelumnya, plafon di dua ruang kelas SMKN 1 Soreang roboh saat kegiatan belajar mengajar berlangsung pada Senin sore. Insiden tersebut menyebabkan beberapa siswa mengalami luka ringan dan sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah.

Diketahui, dua ruang kelas yang roboh merupakan bagian dari enam ruang kelas baru yang selesai dibangun dan baru diserahterimakan pada Desember 2025 oleh Kantor Cabang Dinas Wilayah VIII Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, menyampaikan bahwa pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Dari hasil pengecekan, ditemukan bahwa dua dari enam ruang kelas baru mengalami kerusakan pada bagian atap.

Peristiwa ini kini menjadi sorotan publik, terutama terkait kualitas pembangunan fasilitas pendidikan yang seharusnya menjamin keamanan siswa selama proses belajar mengajar berlangsung.***

Berita Terkait

Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum
Farhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang Cuanki dan Nongkrong Hingga Larut Malam di Depan Pusdai Bandung
Pernah Ber-KTP Cimahi, Erwan Setiawan Bangga Saksikan Transformasi Kota Cimahi
Kurangi Kemacetan dan Risiko Kecelakaan, Truk Besar Diarahkan Melintas Lewat Tol Cisumdawu
Satpol PP Kabupaten Bandung Siagakan 30 Personel, Pedagang Asongan Dilarang Berjualan di CFD Al Fathu Soreang
Bupati Garut Lepas Keberangkatan ‘Tour Asia Finish Mekkah’
Pemkot Bandung Tertibkan 174 Bangunan Liar di Terusan Pasirkoja, Kembalikan Fungsi Ruang Jalan
Demokrat Kabupaten Bandung Terima Kunjungan KPUD, Perkuat Pemutakhiran Data Partai Melalui SIPOL

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:19 WIB

Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:14 WIB

Farhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang Cuanki dan Nongkrong Hingga Larut Malam di Depan Pusdai Bandung

Senin, 22 Juni 2026 - 20:36 WIB

Pernah Ber-KTP Cimahi, Erwan Setiawan Bangga Saksikan Transformasi Kota Cimahi

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:09 WIB

Satpol PP Kabupaten Bandung Siagakan 30 Personel, Pedagang Asongan Dilarang Berjualan di CFD Al Fathu Soreang

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:15 WIB

Bupati Garut Lepas Keberangkatan ‘Tour Asia Finish Mekkah’

Berita Terbaru