Mantan Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Indonesia kembali berduka. Try Sutrisno meninggal dunia pada Senin pagi, 2 Maret 2026, di Jakarta dalam usia 90 tahun. Almarhum mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.

Kabar wafatnya mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 itu segera menyebar dan memicu gelombang belasungkawa dari berbagai kalangan. Sejumlah tokoh militer, pejabat negara, hingga masyarakat luas menyampaikan penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya selama puluhan tahun di bidang militer dan pemerintahan.

Try Sutrisno lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 15 November 1935. Ia menapaki karier kemiliteran sejak usia muda sebagai bagian dari generasi perwira yang tumbuh di masa awal pembangunan nasional. Pendidikan militernya ditempuh di Akademi Militer Nasional, yang kemudian membawanya menduduki berbagai jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Perjalanan kariernya mencapai salah satu puncak saat dipercaya menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) periode 1988–1993. Pada masa tersebut, ABRI—yang kini kembali bernama TNI—memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional.

Pada 1993, Try Sutrisno terpilih sebagai Wakil Presiden RI ke-6 mendampingi Soeharto. Ia menjalankan amanah itu hingga 1998, periode yang sarat dinamika dan menjadi penanda berakhirnya Orde Baru serta lahirnya era Reformasi.
Selama menjabat, ia dikenal sebagai sosok yang tenang dan tidak banyak tampil di ruang publik. Meski demikian, perannya dinilai strategis, terutama dalam menjaga komunikasi antara unsur militer dan pemerintah ketika Indonesia dilanda krisis ekonomi 1997–1998 yang berdampak besar pada situasi politik nasional.

Usai purnatugas sebagai wakil presiden, Try Sutrisno lebih memilih menjalani kehidupan yang bersahaja. Ia sesekali menghadiri kegiatan kenegaraan dan forum kebangsaan, namun lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Kendati demikian, namanya tetap tercatat sebagai figur penting dalam perjalanan sejarah Indonesia modern, khususnya pada masa transisi menuju Reformasi.
Kepergiannya menjadi pengingat akan generasi pemimpin yang mewarnai perjalanan bangsa pada era Orde Baru hingga awal Reformasi. Terlepas dari berbagai dinamika yang menyertai masa tersebut, kontribusi dan rekam jejak pengabdiannya tetap menjadi bagian dari catatan sejarah Republik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah almarhum akan dimandikan di RSPAD sebelum dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, untuk disemayamkan. Sejumlah pejabat negara dan tokoh nasional dijadwalkan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mantan orang nomor dua di Indonesia itu.

Selamat jalan, Jenderal. Pengabdianmu akan selalu tercatat dalam perjalanan bangsa ini.

Berita Terkait

Mendag Budi Santoso: Kolaborasi Jadi Kunci Indonesia Menuju Pusat Kakao Premium Dunia
Menteri Perdagangan RI Kunjungi Stand Simpul Cocoa Bandung di IICC 2026, Apresiasi Produk Kakao Lokal
Baru Sebulan Menjabat, Kepala BGN Nanik S Deyang Pilih Mundur, Ada Apa?
AHY Jelajahi Kawasan Heritage Bandung Bersama Ratusan Pecinta Vespa
Inovasi Prof. Tri Marwati Tingkatkan Mutu dan Nilai Tambah Kakao Indonesia Lewat Fermentasi Berbasis Mikroba Lokal
Kementerian PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung, Dilengkapi Asrama hingga Kolam Retensi
Perpres Baru Tetapkan Penyebaran Budaya LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Kebijakan Pertahanan Negara
Potongan Komisi Ojol 8 Persen Mulai Berlaku, Pengemudi Masih Kebingungan dengan Skema Baru

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:57 WIB

Mendag Budi Santoso: Kolaborasi Jadi Kunci Indonesia Menuju Pusat Kakao Premium Dunia

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:52 WIB

Menteri Perdagangan RI Kunjungi Stand Simpul Cocoa Bandung di IICC 2026, Apresiasi Produk Kakao Lokal

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:37 WIB

Baru Sebulan Menjabat, Kepala BGN Nanik S Deyang Pilih Mundur, Ada Apa?

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:41 WIB

AHY Jelajahi Kawasan Heritage Bandung Bersama Ratusan Pecinta Vespa

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:50 WIB

Inovasi Prof. Tri Marwati Tingkatkan Mutu dan Nilai Tambah Kakao Indonesia Lewat Fermentasi Berbasis Mikroba Lokal

Berita Terbaru