KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Pendukung Banser Datangi Gedung KPK

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi melakukan penahanan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait dugaan korupsi kuota haji, Kamis (12/3/2026). Penahanan dilakukan setelah yang bersangkutan menjalani pemeriksaan oleh penyidik sejak pukul 13.00 WIB.

Usai menjalani pemeriksaan selama beberapa jam, Yaqut keluar dari ruang pemeriksaan di lantai dua Gedung KPK sekitar pukul 18.45 WIB, tak lama setelah waktu Magrib di Jakarta. Saat keluar menuju mobil tahanan, ia terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dengan tangan diborgol sambil membawa sebuah map bermotif batik.
Di luar gedung KPK, ratusan pendukungnya yang berasal dari organisasi Barisan Ansor Serbaguna telah berkumpul. Mereka datang menggunakan mobil komando serta beberapa bus pariwisata untuk memberikan dukungan kepada Yaqut.

Penahanan terhadap mantan Menag tersebut dilakukan setelah gugatan praperadilan yang diajukan sebelumnya ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dengan keputusan tersebut, status tersangka yang disematkan kepada Yaqut dinyatakan sah.

Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan bahwa pihaknya akan mempercepat proses penyidikan perkara dugaan korupsi kuota haji tersebut agar dapat segera dilimpahkan ke tahap persidangan.

Baca Juga :  Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Menurut Asep, setelah praperadilan ditolak, KPK memiliki kewajiban untuk melanjutkan proses hukum secara maksimal, khususnya pada tahap penyidikan, sehingga perkara tersebut dapat segera disidangkan di pengadilan.

Aksi Dukungan Banser di Gedung KPK
Sebelumnya, ratusan anggota Banser mendatangi halaman depan Gedung Merah Putih KPK di Jakarta pada Kamis sore sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka melakukan aksi sebagai bentuk solidaritas terhadap Yaqut yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.

Dalam aksi tersebut, para peserta menyampaikan protes melalui orasi yang dilakukan dari atas mobil komando. Mereka menilai penetapan tersangka terhadap Yaqut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap kader mereka.

Sementara itu, di dalam area Gedung Merah Putih KPK, sejumlah awak media menunggu proses pemeriksaan yang berlangsung sejak siang hari hingga akhirnya Yaqut resmi ditahan pada sore hari.

Penahanan ini merupakan tindak lanjut dari proses pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK, yang dilakukan setelah putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan penetapan tersangka terhadap Yaqut sah secara hukum.

Berita Terkait

Polresta Bandung Amankan 385 Botol Miras dalam Operasi Gabungan di Soreang dan Katapang
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dan Plt Sekwan dalam Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD
Nusron Wahid Belum Hadir di KPK, Pemeriksaan Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon Jadi Sorotan
KPK Sita Rp800 Juta dari Kuasa Hukum Hercules, Terkait Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon
KPK Telusuri Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil dalam Kasus Iklan BJB
PT Bandung Bebaskan Irfan Suryanagara dari Dakwaan Penggelapan dan Pencucian Uang
KPK Ungkap Kerugian Negara Rp223,6 Miliar dalam Kasus Dugaan Korupsi Iklan Bank BJB
Istri Bupati Pemalang Ikut Tiba di KPK, Pemeriksaan OTT Dugaan Korupsi Berlanjut

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Polresta Bandung Amankan 385 Botol Miras dalam Operasi Gabungan di Soreang dan Katapang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:16 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dan Plt Sekwan dalam Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Nusron Wahid Belum Hadir di KPK, Pemeriksaan Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:05 WIB

KPK Sita Rp800 Juta dari Kuasa Hukum Hercules, Terkait Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:11 WIB

KPK Telusuri Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil dalam Kasus Iklan BJB

Berita Terbaru