Investasi Rp11 Triliun Masuk Bandung, Farhan Siapkan Angkot Listrik hingga 850 Titik PJU Baru

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Pemerintah Kota Bandung mencatat nilai realisasi investasi mencapai sekitar Rp11 triliun sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan berbagai proyek strategis berbasis investasi, mulai dari pengadaan angkutan umum listrik, pembangunan penerangan jalan umum (PJU), penyediaan hunian vertikal, hingga penataan kembali kawasan olahraga guna memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, Kamis (18/6/2026).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa pencapaian investasi tersebut menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam memperluas kolaborasi dengan pihak swasta, terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Bandung.

“Kalau realisasi investasi tahun 2025 sudah mencapai sekitar Rp11 triliun. Sekarang kita sedang mengejar berbagai investasi baru yang berkaitan dengan pelayanan publik dan pembangunan Kota Bandung,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung.

Ia menjelaskan, salah satu program yang saat ini sedang dipersiapkan yakni pembangunan sekitar 850 titik penerangan jalan umum (PJU) melalui pola kerja sama investasi dengan sistem buy the service. Melalui mekanisme tersebut, pihak swasta akan terlebih dahulu membiayai dan membangun infrastruktur sebelum pemerintah melakukan pembayaran berdasarkan layanan yang diberikan.

Menurutnya, skema tersebut dinilai lebih efektif dan efisien karena mampu mempercepat penyediaan infrastruktur tanpa harus memberikan beban langsung terhadap kemampuan anggaran daerah.

Di sektor transportasi, Pemerintah Kota Bandung juga tengah menyiapkan modernisasi layanan angkutan umum melalui pengembangan armada angkutan kota berbasis listrik. Program ini diharapkan dapat menghadirkan transportasi publik yang lebih nyaman, ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan minat masyarakat untuk beralih menggunakan angkutan umum.

“Hal yang paling menarik sekarang adalah angkot listrik. Kita ingin masyarakat kembali tertarik menggunakan angkutan umum. Karena itu tampilannya juga harus bagus, nyaman, modern, dan ramah lingkungan,” katanya.

Baca Juga :  Kejagung Ungkap Aliran Dana dari Penjualan Titik SPPG, Tersangka Baru MBG Disebut Setor Uang Berkala ke Dadan Hindayana

Pengembangan transportasi berbasis listrik tersebut akan diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta mitra dari sektor swasta.

Pada sektor perumahan, Pemerintah Kota Bandung juga terus mendorong pembangunan hunian vertikal sebagai alternatif untuk mengatasi keterbatasan lahan di kawasan perkotaan. Program tersebut dirancang melalui pola kerja sama pemanfaatan aset milik pemerintah maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama para investor.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa sejumlah aset strategis, termasuk lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI), saat ini sedang dikaji untuk dikembangkan menjadi kawasan permukiman modern.

Tak hanya itu, Pemkot Bandung juga mulai membuka peluang investasi di bidang olahraga melalui rencana revitalisasi berbagai fasilitas olahraga, seperti Bandung Arena, lapangan hoki, serta kawasan Lodaya, yang diproyeksikan menjadi penunjang pengembangan sektor sport tourism di Kota Bandung.

Farhan juga menyoroti pentingnya penguatan ekosistem kendaraan listrik yang berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan akan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik di Kota Bandung.

Sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan transisi menuju energi bersih, ia menambahkan bahwa setiap pengajuan izin pembangunan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) baru akan diwajibkan menyediakan fasilitas SPKLU.

“Kalau titiknya terlalu banyak, nilai investasinya justru turun. Maka sekarang kita tata supaya lebih tertib dan memiliki nilai ekonomi yang lebih baik,” ujarnya terkait penataan reklame sebagai bagian dari penguatan iklim investasi.

Pemkot Bandung menegaskan bahwa seluruh proyek investasi diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan nilai ekonomi daerah, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi peningkatan pelayanan publik dan kualitas hidup masyarakat.***

Sumber jabarprovgo.id Kota Bandung

Berita Terkait

Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan
Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum
Farhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang Cuanki dan Nongkrong Hingga Larut Malam di Depan Pusdai Bandung
Pernah Ber-KTP Cimahi, Erwan Setiawan Bangga Saksikan Transformasi Kota Cimahi
Kurangi Kemacetan dan Risiko Kecelakaan, Truk Besar Diarahkan Melintas Lewat Tol Cisumdawu
Satpol PP Kabupaten Bandung Siagakan 30 Personel, Pedagang Asongan Dilarang Berjualan di CFD Al Fathu Soreang
Bupati Garut Lepas Keberangkatan ‘Tour Asia Finish Mekkah’
Pemkot Bandung Tertibkan 174 Bangunan Liar di Terusan Pasirkoja, Kembalikan Fungsi Ruang Jalan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:13 WIB

Investasi Rp11 Triliun Masuk Bandung, Farhan Siapkan Angkot Listrik hingga 850 Titik PJU Baru

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:47 WIB

Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:19 WIB

Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:14 WIB

Farhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang Cuanki dan Nongkrong Hingga Larut Malam di Depan Pusdai Bandung

Senin, 22 Juni 2026 - 20:36 WIB

Pernah Ber-KTP Cimahi, Erwan Setiawan Bangga Saksikan Transformasi Kota Cimahi

Berita Terbaru