Dede Yusuf Program PKW dan PKK Miliki Banyak Manfaat

- Jurnalis

Senin, 16 September 2024 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua KomisinX DPR Dede Yusuf berdialog dengan para peserta didik dari LKP pada acar Kundapil. Senin (16/9/2024)

Wakil Ketua KomisinX DPR Dede Yusuf berdialog dengan para peserta didik dari LKP pada acar Kundapil. Senin (16/9/2024)

Infobandungnews.com – Cangkuang. Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) dan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) bantuan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diksi Kemendikbudristek) dinilai banyak memberikan manfaat, terutama kepada anak-anak yang putus sekolah untuk mendapatkan kesempatan meningkatkan kompetensi diri dalam berbagai kursus dan pelatihan sesuai minat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR-RI Dr. H. Dede Yusuf M Effendi. S.T., M.I.Pol pada acara temu rasa penerima manfaat program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) dukungan aspirasi tahun 2024 yang diselenggarakan di Rumah Makan Panyaungan Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung. Senin (16/9/20249).

Wakil Ketua Komisi X DPR-RI Dede Yusuf berfoto bersama penyelengaara Lembaga Kursus da Pelatihan (LKP) penerima manfaat program PKK dan PKW tahun 2024.

Acara Kundapil Anggota DPR RI tersebut dihadiri para peserta didik dari 24 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Kabupaten Bandung yang telah menerima manfaat dukungan aspirasi tahun 2024 dari Dr. H. Dede Yusuf M Effendi. S.T., M.I.Pol .

” Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) merupakan opsi alternatif bagi generasi muda yang kesulitan untuk melanjutkan sekolah akibat faktor ekonomi sehingga mereka memilih bekerja atau berwirausaha” ungkap Kang Dede Yusuf.

Baca Juga :  KWARRAN DAYEUHKOLOT SELENGGARAKAN MUSRAN KE VII

Dengan adanya Program PKK dan PKW, para penyelenggara Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) diharapkan bisa menjalin kerjasama dengan dunia kerja serta sinergi antara industri dan pendidikan. Dengan demikian, kata dia, vokasi nantinya tidak hanya memenuhi keterampilan dasar sebagai tenaga kerja, namun juga memiliki keterampilan tambahan dan ahli di bidangnya.

Lilis dari Lembaga Kursus da Pelatihan Kerja (LKP) Bunda Lestari salah satu penerima manfaat dari program PKK dan PKW dukungan aspirasi tahun 2024, menyampaikan rasa terimakasih kepada Kang Dede Yusuf melalui aspirasi ini menjadi inspirasi bagi kami untuk lebih semangat dalam mencetak tenaga-tenaga terampil.

Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat dari Dapil Kabupaten Bandung H. Saeful Bachri, S.H., M.A.P dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Fraksi Partai Demokrat Dr. M. A Hailuki. ***

Berita Terkait

SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung Resmi Jadi Sekolah Maung, Siap Cetak Generasi Unggul Jabar
Pemprov Jabar Siapkan 41 SMA dan SMK Unggulan Sekolah Maung
Tambah Rombel, Pemkot Bandung Gelontorkan Rp125 Miliar Untuk Bangun Ruang Kelas
UKK SMKN 10 Bandung Disulap Jadi Panggung Gigs, Siswa Tampil Profesional di Kafe
Disdik Jabar Larang Siswa Gunakan HP Saat KBM, Respons Tegas Kasus Perundungan Guru di Purwakarta
Segini Besaran Penghasilan Orang Tua agar Dapat KIP Kuliah 2025
Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Kampung Ciseupan Dari Mahasiswa POLMAN Bandung
Ijazah 233 Alumni Dibatalkan, Pj Gubernur Minta Disdik Komunikasikan Nasib Mahasiswa Stikom Bandung

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:03 WIB

SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung Resmi Jadi Sekolah Maung, Siap Cetak Generasi Unggul Jabar

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:27 WIB

Pemprov Jabar Siapkan 41 SMA dan SMK Unggulan Sekolah Maung

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:20 WIB

Tambah Rombel, Pemkot Bandung Gelontorkan Rp125 Miliar Untuk Bangun Ruang Kelas

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:49 WIB

UKK SMKN 10 Bandung Disulap Jadi Panggung Gigs, Siswa Tampil Profesional di Kafe

Selasa, 21 April 2026 - 08:21 WIB

Disdik Jabar Larang Siswa Gunakan HP Saat KBM, Respons Tegas Kasus Perundungan Guru di Purwakarta

Berita Terbaru