Infobandungnews – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa pembenahan layanan publik di Samsat menjadi elemen penting dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan bermotor. Upaya ini tidak hanya berfokus pada penagihan, tetapi juga menghadirkan layanan yang cepat, praktis, dan nyaman bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa tingkat kepatuhan wajib pajak harus didukung oleh kualitas pelayanan yang optimal. Menurutnya, tanpa pembaruan sistem serta tata kelola yang baik, peningkatan PAD tidak akan berjalan maksimal.
Ia menekankan pentingnya perbaikan dalam berbagai aspek layanan, mulai dari kecepatan proses, kemudahan akses, hingga keamanan dan kesederhanaan prosedur. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Samsat Soekarno-Hatta pada Kamis, 26 Maret 2026.
Herman juga menilai, transformasi layanan harus menyentuh seluruh lini, baik dari sisi prosedur yang lebih sederhana maupun sistem yang transparan dan efisien. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi memandang pembayaran pajak sebagai beban, melainkan sebagai kewajiban yang mudah dilakukan.
Senada dengan itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan, baik dari segi fasilitas maupun kesiapan petugas. Kepala Bapenda Jabar, Asep Supriatna, memastikan kenyamanan wajib pajak menjadi prioritas utama.
Ia menambahkan, hal-hal sederhana seperti kebersihan dan kenyamanan ruang layanan juga menjadi perhatian serius, karena berpengaruh besar terhadap pengalaman masyarakat saat mengurus kewajiban pajak.
Dengan peningkatan layanan yang lebih responsif dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Bapenda Jabar optimistis penerimaan pajak kendaraan bermotor akan terus meningkat dan menjadi penopang utama PAD Jawa Barat secara berkelanjutan.
Hashtag:
#SamsatJabar #PajakKendaraan #PADJabar #PelayananPublik #JawaBarat #BapendaJabar #ReformasiBirokrasi #WajibPajak #PelayananPrima









