Dukungan Mengalir, Sekolah Maung Disiapkan Jadi Terobosan Pendidikan Jabar

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfobandungnewsKOTA BANDUNG – Program Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan. Mulai dari akademisi, perguruan tinggi hingga komunitas alumni sekolah. Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mencetak generasi unggul berbasis kearifan lokal.

Perwakilan Komite SMAN 3 Bandung sekaligus dosen Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Isma Widiaty menyampaikan apresiasinya. Ia menyebut, konsep Sekolah Maung sebagai pengembangan dari Sekolah Garuda Transformatif yang dirancang untuk memfasilitasi siswa dengan potensi kecerdasan di atas rata-rata.

“Konsep Sekolah Maung merupakan pengembangan dari Sekolah Garuda Transformatif, sebagai terobosan untuk memfasilitasi anak-anak dengan potensi kecerdasan di atas rata-rata,” ujarnya, usai Rapat Kerja Persiapan Penyelenggaraan Sekolah Maung di Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Rabu (22/4/2026).

Ia berharap, Sekolah Maung memiliki keunikan dengan tetap berakar pada budaya Sunda, dengan diawali pembenahan sistem penerimaan siswa, penguatan SDM guru, kurikulum, dan sarana-prasarana. “Kami mendukung penuh dan berharap program ini dapat segera terealisasi pada 2026,” tambahnya.

Dukungan serupa disampaikan Prof. Ahmad Yani dari Universitas Pendidikan Indonesia. Ia menilai konsep Sekolah Maung sebagai inovasi pendidikan yang mengangkat kearifan lokal sebagai kekuatan utama.

“Kami melihat konsep Sekolah Maung ini sangat luar biasa karena mengangkat kearifan lokal sebagai kekuatan utama,” katanya.

UPI, lanjutnya, siap berkontribusi secara nyata dalam pengembangan kurikulum, sarana-prasarana, hingga konsep pembelajaran. “Kami tidak hanya mendukung secara narasi, tetapi juga siap berkontribusi nyata,” tegasnya.

Baca Juga :  SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung Resmi Jadi Sekolah Maung, Siap Cetak Generasi Unggul Jabar

Perwakilan dari Institut Teknologi Bandung, Prof. Fatimah Arofiati Noor pun menyatakan komitmen institusinya untuk turut meningkatkan kompetensi siswa dan guru di Jawa Barat. “Kami berkomitmen untuk bersama-sama meningkatkan kompetensi dan kapasitas siswa serta guru di Jawa Barat,” ucapnya.

Ia berharap, kolaborasi ini mampu melahirkan generasi unggul yang siap menjadi pemimpin masa depan.

Dukungan juga datang dari akademisi Universitas Padjadjaran, drg. Erli Sarilita. Ia menilai, program ini penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang STEM.

“Kami berharap program ini mampu mencetak generasi yang memiliki daya saing tinggi, baik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Ke depan, mereka diharapkan dapat kembali berkontribusi dalam pembangunan Jawa Barat,” harapnya.

Sedangkan dari unsur alumni, Ketua Harian Ikatan Alumni SMAN 3 Bandung, Gun Gun Saptari Hidayat menyebut program ini sebagai momentum penting bagi kemajuan pendidikan di Jawa Barat.

“Ini menjadi momentum penting bagi kemajuan pendidikan di Jawa Barat agar semakin istimewa, maju, dan berdampak,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kemajuan daerah berawal dari pendidikan. “Kami berharap Sekolah Maung menjadi titik awal kebangkitan pendidikan di Jawa Barat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Rampak Kendang Hingga Gotong Royong, Saeful Bachri Sapa Warga di RW 12 Baleendah
Masjid Tempat Pemulasaraan Kanaya Whu Bakal Dipugar dan Berganti Nama Menjadi Tajug Kanaya
AHY MACAN CUP 2026 Digelar, Dede Yusuf Dorong Lahirnya Atlet Voli Putri Berprestasi
Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah untuk Ikuti MTQ Nasional XXXI 2026
Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
SADA JABAR Jadi Basis Data Terpadu Jabar, Pemerintah Dorong Pelayanan Lebih Tepat Sasaran
Pemprov Minta Pemkab dan Pemkot Segera Tindaklanjuti Keluhan Data DTSEN
Lapangan Gasibu Ditutup Sementara Mulai 1 September 2026, Revitalisasi Ditargetkan Rampung Awal 2027

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:03 WIB

Dari Rampak Kendang Hingga Gotong Royong, Saeful Bachri Sapa Warga di RW 12 Baleendah

Senin, 14 September 2026 - 13:50 WIB

Masjid Tempat Pemulasaraan Kanaya Whu Bakal Dipugar dan Berganti Nama Menjadi Tajug Kanaya

Minggu, 13 September 2026 - 09:04 WIB

AHY MACAN CUP 2026 Digelar, Dede Yusuf Dorong Lahirnya Atlet Voli Putri Berprestasi

Jumat, 11 September 2026 - 15:46 WIB

Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah untuk Ikuti MTQ Nasional XXXI 2026

Kamis, 10 September 2026 - 10:42 WIB

Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM

Berita Terbaru