DPRD Kabupaten Bandung Dorong Kemitraan Swasta untuk Atasi Darurat Sampah

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Akhiri Hailuki

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Akhiri Hailuki

Infobandungnews – Soreang. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Akhiri Hailuki, menilai persoalan sampah di Kabupaten Bandung saat ini sudah berada pada kondisi darurat dan membutuhkan langkah cepat serta inovatif.

Ia mengungkapkan, volume sampah harian di Kabupaten Bandung mencapai kisaran 1.500 hingga 1.800 ton. Namun dari jumlah tersebut, hanya sekitar 500 ton yang mampu tertangani dengan baik.

Menurut Hailuki, sisa sampah yang belum tertangani harus segera dikelola melalui berbagai terobosan strategis, tanpa menunggu operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Legoknangka.

Untuk mempercepat penanganan tersebut, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Bandung agar memperluas kerja sama dengan pihak swasta dalam sektor pengelolaan sampah.

Hailuki menjelaskan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dengan badan usaha maupun masyarakat telah memiliki landasan hukum yang kuat, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2022 Pasal 11.

Menurutnya, regulasi tersebut membuka peluang bagi Pemkab Bandung untuk menggandeng sektor swasta secara profesional dan lebih luas dalam mengatasi persoalan persampahan.

Baca Juga :  Soroti Anggaran SKTM, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Nilai Komunikasi Antar OPD Tidak Bagus

Ia juga menilai pengelolaan sampah dapat menjadi peluang ekonomi daerah apabila dikelola secara optimal. Melalui kolaborasi dengan pihak swasta, sampah tidak hanya dapat tertangani lebih baik, tetapi juga berpotensi menambah pendapatan asli daerah (PAD) serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Tantangan Besar

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna juga mengakui bahwa pengelolaan sampah masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Bandung.

Menurutnya, timbulan sampah saat ini mencapai sekitar 1.800 ton per hari, sedangkan kapasitas pembuangan ke TPA hanya sekitar 280 ton per hari.

Sebagai upaya mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Bandung terus mengoptimalkan keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), TPS 3R, serta mengembangkan sistem pengolahan sampah menjadi energi.

Dadang menegaskan bahwa penanganan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan dan sinergi semua pihak agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara bersama-sama.***

Berita Terkait

Proyek BRT Bandung Raya Mulai Dikerjakan, Relokasi PKL dan Sosialisasi Jadi Perhatian
Pemkot Bandung Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Aksi Begal Dan Kriminal Jalanan
Pemkot Cimahi Gelar Razia Pajak Kendaraan, Ratusan Penunggak Terjaring
Pemkab Bandung Barat Dukung Pembangunan Jembatan Akses Pusdiklatpassus Batujajar
Pemkab Bandung dan Kementerian PU Sepakati Rp220 Miliar untuk Atasi Banjir Bandung Timur
Pemkot Bandung Siapkan Opsi Ambil Alih Bandung Zoo Jika Lelang Gagal
Plafon Kelas SMKN 1 Soreang Roboh, DPRD Kabupaten Bandung Desak Audit dan Transparansi Proyek
Kasus Dugaan Korupsi Disnaker Cimahi Diusut, Ngatiyana Tegaskan Dukungan Penuh ke Kejaksaan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:01 WIB

Proyek BRT Bandung Raya Mulai Dikerjakan, Relokasi PKL dan Sosialisasi Jadi Perhatian

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:49 WIB

Pemkot Bandung Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Aksi Begal Dan Kriminal Jalanan

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:49 WIB

Pemkab Bandung Barat Dukung Pembangunan Jembatan Akses Pusdiklatpassus Batujajar

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:34 WIB

Pemkab Bandung dan Kementerian PU Sepakati Rp220 Miliar untuk Atasi Banjir Bandung Timur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:27 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Opsi Ambil Alih Bandung Zoo Jika Lelang Gagal

Berita Terbaru

Nasional

BGN Tegaskan Tidak Ada Batas Usia Maksimum untuk Relawan MBG

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:42 WIB