Kompensasi Warga Terdampak Revitalisasi Situ Ciburuy Mulai Dicairkan, 58 KK Terima Tahap Awal

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Setelah menunggu selama kurang lebih enam bulan, ratusan warga yang terdampak penataan kawasan Situ Ciburuy di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat akhirnya mulai menerima dana kompensasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk ganti rugi atas pembebasan lahan di area bantaran situ.

Kepala UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai Citarum, Sukaryono, mengungkapkan bahwa terdapat 232 bangunan tidak berizin yang masuk dalam program penertiban di sekitar kawasan tersebut. Dari total itu, sebanyak 22 unit merupakan rumah tinggal, sementara sisanya digunakan untuk aktivitas usaha seperti warung, bengkel, hingga kandang ternak.

Ia menjelaskan, pemberian kompensasi ini merupakan bagian dari tahap awal program revitalisasi yang telah dimulai sejak 2025. Penataan difokuskan pada kawasan sempadan situ yang selama ini dipenuhi bangunan liar dan permukiman padat. Data penerima sendiri telah melalui proses verifikasi bersama aparat desa setempat.

Baca Juga :  Wabup Garut Cek Tempat Relokasi Penyintas Banjir di Kecamatan Banjarwangi

Untuk tahap pertama, kompensasi sudah disalurkan kepada 58 kepala keluarga. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan besaran bantuan sebesar Rp10 juta bagi warga yang kehilangan rumah tinggal, sedangkan pemilik bangunan usaha menerima Rp5 juta.
Selain penertiban bangunan, program revitalisasi juga mencakup pengerukan sedimen di Situ II dengan anggaran sekitar Rp500 juta pada 2025. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan fungsi dan kapasitas tampung air situ.

Di sisi lain, Sukaryono memastikan bahwa fasilitas umum seperti tempat ibadah dan sekolah yang berada di sekitar bantaran tidak termasuk dalam pembongkaran, sehingga tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Berita Terkait

Produktivitas Padi Organik Cianjur Meningkat, Kolaborasi Pemprov Jabar dan BI Perkuat Ketahanan Pangan
Wamen ESDM: Jawa Barat Bakal Miliki Sejumlah PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi
Dedi Mulyadi Tutup Permanen 5 Pabrik Kapur di Cipatat, 500 Buruh Disiapkan Bekerja di Dinas PU
Sopir Angkot di Subang Menjerit, Penumpang Terus Menyusut, Pemprov Jabar Siapkan Reformasi Transportasi
Yusril Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Memicu Aksi Main Hakim Sendiri
Pemprov Jabar Tak Jadi Investor Tunggal BRT Bandung Raya, Dedi Mulyadi Utamakan Pemerataan Pembangunan
Kapolda Jabar Dukung Sayembara Tangkap Begal, Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lingkungan
Saeful Bachri: Pengawasan Pemerintahan Harus Berdampak Nyata, Data Akurat Jadi Kunci Bantuan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Produktivitas Padi Organik Cianjur Meningkat, Kolaborasi Pemprov Jabar dan BI Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:49 WIB

Wamen ESDM: Jawa Barat Bakal Miliki Sejumlah PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:22 WIB

Dedi Mulyadi Tutup Permanen 5 Pabrik Kapur di Cipatat, 500 Buruh Disiapkan Bekerja di Dinas PU

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:46 WIB

Sopir Angkot di Subang Menjerit, Penumpang Terus Menyusut, Pemprov Jabar Siapkan Reformasi Transportasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:44 WIB

Yusril Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Memicu Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru