Pemkot Bandung Ubah Nama Taman Jadi RTH, Sesuai Toponimi Wilayah

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taman di Bandung Akan Berganti Nama Berdasarkan Toponimi Wilayah ( Foto Istimewa)

Taman di Bandung Akan Berganti Nama Berdasarkan Toponimi Wilayah ( Foto Istimewa)

Infobandungnews.com – Pemerintah Kota Bandung berencana mengubah penyebutan taman menjadi ruang terbuka hijau (RTH). Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa perubahan istilah tersebut dilakukan karena orientasi pengelolaan kini lebih menitikberatkan pada fungsi RTH sebagai ruang publik. Hal itu ia sampaikan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (5/1/2026).

Tidak hanya mengganti istilah, Pemkot Bandung juga akan melakukan penyesuaian nama-nama RTH dengan mengacu pada toponimi atau penamaan berdasarkan lokasi setempat. Toponimi sendiri merupakan kajian mengenai asal-usul, arti, serta sejarah penamaan suatu tempat, seperti kawasan, sungai, gunung, maupun ruas jalan.

Farhan menjelaskan, penamaan RTH ke depan akan dikembalikan pada identitas wilayah masing-masing. Kebijakan tersebut, kata dia, telah melalui kajian yang mendalam dari sisi budaya.

Baca Juga :  Yana Lantik Kadinkes dan Direktur RSUD Bandung Kiwari

“Penyesuaian nama berdasarkan toponimi ini merupakan hasil kajian budaya,” ujarnya.

Menurut Farhan, penggunaan nama RTH yang sesuai dengan lokasi akan memudahkan masyarakat dalam mengenali dan mengidentifikasi keberadaan ruang terbuka hijau di Kota Bandung. Dengan begitu, warga dapat lebih memahami letak dan fungsi RTH sesuai dengan wilayahnya masing-masing.

Selain itu, perubahan penamaan ini juga diharapkan dapat menjadi bagian dari pembaruan data luasan RTH di Kota Bandung. Saat ini, lanjut Farhan, pemerintah tengah melakukan penghitungan ulang ruang terbuka hijau sebagai bagian dari penataan tata ruang kota.

Berita Terkait

Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan
Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum
Farhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang Cuanki dan Nongkrong Hingga Larut Malam di Depan Pusdai Bandung
Pernah Ber-KTP Cimahi, Erwan Setiawan Bangga Saksikan Transformasi Kota Cimahi
Kurangi Kemacetan dan Risiko Kecelakaan, Truk Besar Diarahkan Melintas Lewat Tol Cisumdawu
Satpol PP Kabupaten Bandung Siagakan 30 Personel, Pedagang Asongan Dilarang Berjualan di CFD Al Fathu Soreang
Bupati Garut Lepas Keberangkatan ‘Tour Asia Finish Mekkah’
Pemkot Bandung Tertibkan 174 Bangunan Liar di Terusan Pasirkoja, Kembalikan Fungsi Ruang Jalan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:47 WIB

Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:19 WIB

Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:14 WIB

Farhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang Cuanki dan Nongkrong Hingga Larut Malam di Depan Pusdai Bandung

Senin, 22 Juni 2026 - 20:26 WIB

Kurangi Kemacetan dan Risiko Kecelakaan, Truk Besar Diarahkan Melintas Lewat Tol Cisumdawu

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:09 WIB

Satpol PP Kabupaten Bandung Siagakan 30 Personel, Pedagang Asongan Dilarang Berjualan di CFD Al Fathu Soreang

Berita Terbaru