Menko AHY: Infrastruktur Pendidikan Pondasi Penguatan SDM Menuju Indonesia Emas

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto:Istimewa)

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto:Istimewa)

Infobandungnews.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa infrastruktur pendidikan memiliki peran strategis sebagai pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia pamong praja yang unggul dan berintegritas.

Hal ini disampaikan saat ia meresmikan tiga gedung fakultas baru di lingkungan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Jatinangor, Jawa Barat pada Rabu (7/5/2025).

Ketiga gedung yang diresmikan, yakni Fakultas Manajemen Pemerintahan, Fakultas Politik Pemerintahan, dan Fakultas Perlindungan Masyarakat.

Menurut Menko AHY, keberadaan infrastruktur fisik seperti gedung kampus bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari upaya membentuk pusat keunggulan (center of excellence) untuk mendidik generasi muda yang kelak menjadi penggerak roda pemerintahan di seluruh penjuru Tanah Air.

“Tentu dalam satu tarikan napas yang sama, kita berharap setiap pembangunan infrastruktur, termasuk gedung-gedung yang akan kita resmikan hari ini, itu bisa segera berdampak pada sektor pendidikan, pelatihan, pengembangan human capital, sumber daya manusia yang begitu berharga untuk menjadi pengawal, termasuk menjadi garda terdepan dalam pemerintahan di seluruh wilayah Indonesia,” jelas Menko AHY.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto:Istimewa)

Dalam sambutannya, Menko AHY juga menekankan bahwa IPDN bukan sekadar lembaga pendidikan tinggi biasa, melainkan kawah candradimuka pencetak aparatur pemerintahan yang kompeten, profesional, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan integritas tinggi. Peresmian gedung baru ini disebut sebagai momentum penting dalam memperkuat kapasitas pamong praja yang akan menjadi ujung tombak pemerintahan hingga pelosok negeri.

“Selebihnya, manusialah sumber daya bangsa yang akan membuat perubahan dan kemajuan ke depan. Oleh karena itu, selamat kepada IPDN. Teruslah menjadi center of excellence, membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berintegritas, untuk Indonesia yang semakin maju ke depan,” tegas Menko AHY.

Menko AHY menyampaikan bahwa ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo: memperkuat pembangunan SDM, pendidikan, serta peran generasi muda dan kelompok rentan.

“Saya ingin mengajak seluruh jajaran IPDN untuk terus berinovasi dalam kurikulum, memperkuat jejaring kolaborasi dengan berbagai lembaga, serta menanamkan nilai-nilai etika, disiplin, dan semangat pengabdian yang tulus bagi bangsa dan negara,” ujar Menko AHY.

Baca Juga :  Saeful Bachri bertekad akan membawa Demokrat kembali berjaya pada Pemilu 2024

Dalam kesempatan ini, Menko AHY turut mengapresiasi kolaborasi erat antara Kemendagri, Kementerian PU, dan IPDN yang telah bekerja keras menyelesaikan pembangunan fasilitas kampus. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa sinergi antarlembaga pemerintah adalah kunci dalam membangun birokrasi yang efektif dan efisien.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti menyampaikan, gedung-gedung baru ini dibangun di atas lahan seluas 28.500 m², dengan total luas bangunan 7.038 m² merupakan hasil sinergi antara Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pekerjaan Umum. Proyek yang berlangsung selama 365 hari ini mengalokasikan anggaran sekitar Rp80 miliar dari APBN Tahun Anggaran 2023–2024.

“Kami melaksanakan pembangunan ini selama 365 hari dan total investasi, mohon izin, kami sampaikan Rp80 miliar dan setelah itu kami berpesan, mohon izin agar bangunan ini tetap memenuhi kualitas, keselamatan, kenyamanan, keamanan, dan kesehatan dari bangunan,” ujar Wamen Diana.

Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan seperti di IPDN merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ia menyebut IPDN telah melahirkan puluhan ribu aparatur yang kini berada di garis depan pemerintahan di berbagai daerah.

“Tentunya kita membutuhkan SDM-SDM yang ditempa, digembleng, mendapatkan pendampingan dan 58 ribu ASN yang berasal dari institut kementerian, institut pemerintahan dalam negeri sudah memberikan kontribusinya bagi bangsa dan negara. Hari ini mereka menjadi garda terdepan, menjadi salah satu sumber daya yang penting. Dan ini sesuatu yang menurut kami yang sangat penting untuk diwariskan untuk generasi emas kita,” ujar Ribka.

Peresmian tiga gedung fakultas baru IPDN ini juga dihadiri Rektor IPDN, Suhajar Diantoro, Guru Besar IPDN, Hadi Prabowo, Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldilla; Deputi Nazib Faisal; Deputi Rachmat Kaimuddin; dan Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina. (*)

Berita Terkait

AHY Soroti Bahaya Perlintasan Sebidang, Pemerintah Dorong Pembangunan Flyover dan Underpass
Pemerintah Pangkas Jadwal Program MBG, Anggaran Negara Berpotensi Hemat Rp 50 Triliun
BGN Klarifikasi Motor Listrik Viral: Untuk Operasional Program MBG, Bukan Puluhan Ribu Unit
Optimalisasi Program MBG: Distribusi Disesuaikan, Potensi Hemat Anggaran Capai Rp20 Triliun
Mendagri Tetapkan Daftar ASN yang Tidak Berlaku WFH, Ini Rinciannya
Mulai 1 April 2026 Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi, Ini Rinciannya
Mulai Hari ini, Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Platform Digital Wajib Patuh
Klarifikasi Jubir: Jusuf Kalla Tidak ke Iran, Fokus Hadiri Dialog Perdamaian di ASEAN

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 07:07 WIB

AHY Soroti Bahaya Perlintasan Sebidang, Pemerintah Dorong Pembangunan Flyover dan Underpass

Selasa, 28 April 2026 - 07:20 WIB

Pemerintah Pangkas Jadwal Program MBG, Anggaran Negara Berpotensi Hemat Rp 50 Triliun

Jumat, 10 April 2026 - 08:33 WIB

BGN Klarifikasi Motor Listrik Viral: Untuk Operasional Program MBG, Bukan Puluhan Ribu Unit

Kamis, 2 April 2026 - 08:12 WIB

Optimalisasi Program MBG: Distribusi Disesuaikan, Potensi Hemat Anggaran Capai Rp20 Triliun

Rabu, 1 April 2026 - 18:02 WIB

Mendagri Tetapkan Daftar ASN yang Tidak Berlaku WFH, Ini Rinciannya

Berita Terbaru