Yonik, Warga Pamulang Meninggal Dunia Usai Antri Gas Elpiji 3 Kg Berjam-jam

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KORBAN TEWAS--Langkanya gas LPG 3 kg serta sulitnya mendapatkan gas tersebut di pangkalan atau warung agen, membuat warga pun harus berusaha lebih keras berburu keberadaannya. Mereka terpaksa rela antre berjam-jam di warung agen untuk bisa mendapatkan gas. Kondisi ini nyatanya membawa duka setelah terdapat seorang ibu warga Pamulang, Tangsel meninggal dunia usai antre membeli LPG 3 kg selama dua jam di bawah terik matahari.

KORBAN TEWAS--Langkanya gas LPG 3 kg serta sulitnya mendapatkan gas tersebut di pangkalan atau warung agen, membuat warga pun harus berusaha lebih keras berburu keberadaannya. Mereka terpaksa rela antre berjam-jam di warung agen untuk bisa mendapatkan gas. Kondisi ini nyatanya membawa duka setelah terdapat seorang ibu warga Pamulang, Tangsel meninggal dunia usai antre membeli LPG 3 kg selama dua jam di bawah terik matahari.

Infobandungnews.com – Langkanya gas LPG 3 kg di sejumlah warung eceran, serta sulitnya mendapatkan gas tersebut di pangkalan atau warung agen, membuat warga pun harus berusaha lebih keras berburu keberadaannya.

Bahkan, mereka terpaksa rela antre berjam-jam di warung agen untuk bisa mendapatkan gas tersebut.

Kondisi ini nyatanya membawa duka setelah terdapat seorang ibu yang meninggal dunia usai antre membeli LPG 3 kg selama dua jam di bawah terik matahari.

Peristiwa ini terjadi di Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan.

Warga Pamulang yang meninggal itu bernama Yonik.

Yonik meninggal dunia, diduga karena kelelahan saat mengantre gas 3 kilogram di warung agen yang berjarak 300 meter dari kediamannya.

Kerabat korban, Dedi mengatakan, wanita berusia 68 tahun yang juga berdagang nasi uduk itu, awalnya tidak memiliki gejala apapun saat hendak mengantre gas.

“Tidak ada gejala apa-apa, pagi kan dagang nasi uduk, ngobrol sama saya soal gas, terus bilang infonya ada gas mau turun, yasudah kita siap-siap,” katanya di rumah duka, Senin, 3 Februari 2025.

Dedi mengatakan sekitar pukul 11.30 WIB, ia mendengar kabar bila korban tidak sadarkan diri, dan tidak lama kemudian, dikabarkan keluarga bila sudah meninggal dunia.

“Saya dapat pas sudah meninggal, cuma kata saudara, beliau bawa tabung gas dua, trus terlihat kecapean pas jalan pulang, terus tahu-tahu gak sadarin diri, gak lama kabarnya meninggal dunia,” ujarnya.

Sementara itu, tetangga korban, Ramadhan menambahkan, sebelum meninggal, korban terlihat sedang duduk di rumah setelah capek memburu gas melon tersebut.

 

“Almarhumah sempat duduk, terus tiba-tiba engga sadarin diri, sempat di bawa ke rumah sakit buat mastiin, ternyata memang udah meninggal,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (SDM) RI telah mengeluarkan surat edaran (SE) nomor B-570/MG.05/DJM/2025 per tanggal 20 Januari 2025 tentang Penyesuaian Ketentuan Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg di Subpenyalur.***

 

Berita Terkait

BGN Hentikan Insentif Dapur MBG Saat Libur Sekolah, Anggaran Rp3,4 Triliun Dihemat
Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
BGN Kaji Ulang Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Dapur MBG, Anggaran Bahan Baku Tetap Aman
Dapur MBG Membengkak, Pemerintah Evaluasi dan Kaji Penutupan SPPG Berlebih
Demokrat Bantah Keras Isu “Dua Kolonel Usulan AHY” di Kasus Korupsi MBG, Sebut Fitnah Tak Berdasar
Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Bus Pariwisata Jabar Mulai Kurangi Operasional Armada
BGN Moratorium Dapur MBG Baru, Optimalkan Kantin Sekolah-Dapur Umum
BGN Alihkan Fokus Program MBG ke Peningkatan Kualitas Dapur dan Daerah Terpencil

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:38 WIB

BGN Hentikan Insentif Dapur MBG Saat Libur Sekolah, Anggaran Rp3,4 Triliun Dihemat

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:13 WIB

Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:06 WIB

BGN Kaji Ulang Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Dapur MBG, Anggaran Bahan Baku Tetap Aman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:11 WIB

Dapur MBG Membengkak, Pemerintah Evaluasi dan Kaji Penutupan SPPG Berlebih

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:30 WIB

Demokrat Bantah Keras Isu “Dua Kolonel Usulan AHY” di Kasus Korupsi MBG, Sebut Fitnah Tak Berdasar

Berita Terbaru