Gugum Gumbira Kembali Raih Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022

- Jurnalis

Sabtu, 10 Desember 2022 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teh Mira ( ke empat dari kiri) mewakili Gumbira (Alm) saat menerima penghargaan tanda bintang kehormatan Nararya pada acara Anugrah Kebudayaan, Jakarta, (9/12).

Teh Mira ( ke empat dari kiri) mewakili Gumbira (Alm) saat menerima penghargaan tanda bintang kehormatan Nararya pada acara Anugrah Kebudayaan, Jakarta, (9/12).

Jakarta, 9 Desember 2022 – Sebanyak 29 pelaku seni dan budaya menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI)  dan 200 karya budaya menerima sertifikat Sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia pada kegiatan Malam Apresiasi Kebudayaan Indonesia Tahun 2022 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jakarta, (9/12).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, dalam sambutannya mengungkapkan antusiasmenya. “Misi kebudayaan yang saat ini kita dorong, tidak hanya upaya merawat tradisi peninggalan leluhur, tetapi juga membuatnya terus adaptif dan relevan,” jelas Mendikbudristek.

Anugerah Kebudayaan Indonesia dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan dan dukungan pemerintah bagi pelaku budaya yang telah mendedikasikan dirinya untuk menghasilkan karya bagi pemajuan kebudayaan. Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022 terbagi ke dalam 7 (tujuh) kategori yaitu: 1. Gelar Tanda Kehormatan dari Presiden RI, 2. Pelopor dan Pembaru, 3. Maestro Seni Tradisi, 4. Pelestari, 5. Anak dan Remaja, 6. Lembaga, dan 7. Media. Dalam tahap pelaksanaannya, Kemendikbudristek menerima 398 usulan calon penerima yang disampaikan melalui Pemerintah Daerah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Kebudayaan.

“Saya ucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada 29 penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022. Semoga penghargaan ini dapat semakin menguatkan semangat Ibu dan Bapak semua untuk terus berkarya dan berinovasi untuk Indonesia,” kata Mendikbudristek.

Ke-29 penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia terdiri dari perorangan maupun kelompok/ lembaga. Lima penerima untuk Gelar Tanda Kehormatan dari Presiden RI dan 24 penerima dari Mendikbudristek. Sejumlah penerima merupakan nama-nama yang tidak asing dalam bidang bidang kebudayaan, di antaranya Waldjinah, sang legenda Keroncong yang menerima Gelar Tanda Kehormatan Bidang Satyalancana Kebudayaan. Kemudian Engkus Ruswana, Penghayat Kepercayaan asal Jawa Barat untuk kategori pelestari dan Abdul Rachman, Maestro Seni Tradisi Rebana Biang dari Jakarta, Gugum Gumbira (Alm) Maestro Seni Jaipongan dari Jawa Barat yang diterima oleh ahli waris (Mira) dengan penghargaan Bintang Jasa Nararya (Gelar Tanda Kehormatan dari Presiden RI).

Sejalan dengan semangat pemajuan kebudayaan, pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan sertifikat penetapan 200 karya budaya sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia.

“Besar harapan saya bahwa penetapan ini akan menjadi sumber inspirasi dan penyemangat bagi kita semua. Mari kita terus berinovasi, bergerak serentak mewujudkan pemajuan kebudayaan dan merdeka berbudaya”, ujar Mendikbudristek menutup sambutannya.

Tahun 2022, sebanyak 718 usulan dari 34 Provinsi didaftarkan untuk dinilai menjadi WBTb Indonesia. Melalui sidang penetapan, sebanyak 200 usulan resmi menjadi WBTb Indonesia. Saat ini terdapat 1.728 WBTB Indonesia yang sudah ditetapkan. Dari 200 WBTb yang ditetapkan di tahun 2022 ini, beberapa diantaranya adalah Longgo dari Gorontalo, Katupat Kandangan dari Kalimantan Selatan, Shalawat Badar dari Jawa Timur, dan Hote dari Papua Selain itu juga ada Suling Tambur dari Papua Barat, Tarian perang (Faluaya) dari Kabupaten Nias Selatan dan Adat Sopik dari Maluku Utara.

Usulan penetapan WBTb berasal dari pemerintah daerah, hal ini merupakan bentuk kesadaran pemerintah daerah untuk ikut serta dalam kerja pemajuan kebudayaan. Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, memberikan apresiasi untuk hal tersebut, dan berharap WBTb sebagai modal untuk menjadi negara adidaya budaya semakin lebih kuat melalui komitmen bersama ini.

“Kami berharap hal ini menjadi komitmen bersama dari seluruh pihak dalam pelestarian kebudayaan, melalui kolaborasi pemerintah baik pusat dan daerah dengan masyarakat. Penetapan WBTb ini bukan proses akhir, jangan sampai karena sudah ditetapkan menjadi WBTb kita menjadi terlena. Justru dengan penetapan ini harus menjadi semangat dan tindak lanjut dalam pemajuan kebudayaan.” Ungkap Hilmar.

Malam Apresiasi Kebudayaan yang dilaksanakan di Plaza Insan Berprestasi, Kemendikbudristek, Jakarta, dihadiri oleh penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022, para gubernur yang usulannya ditetapkan sebagai WBTb Indonesia 2022, budayawan dan pemerhati budaya.

Daftar lengkap nama penerima AKI 2022 dan WBTb 2022 dapat diakses melalui tautan http://ringkas.kemdikbud.go.id/apresiasibudaya.

Yg-IBN001

 

 

 

 

Berita Terkait

RUPST bank bjb 2025: Susi Pudjiastuti Ditunjuk sebagai Komisaris Utama, Dividen Rp900 Miliar Dibagikan
AHY Soroti Bahaya Perlintasan Sebidang, Pemerintah Dorong Pembangunan Flyover dan Underpass
106 Ribu Anak di Jawa Barat Putus Sekolah, Dedi Mulyadi Siapkan Langkah Jemput Bola
Kompensasi Warga Terdampak Revitalisasi Situ Ciburuy Mulai Dicairkan, 58 KK Terima Tahap Awal
Dukungan Mengalir, Sekolah Maung Disiapkan Jadi Terobosan Pendidikan Jabar
Pemerintah Pangkas Jadwal Program MBG, Anggaran Negara Berpotensi Hemat Rp 50 Triliun
Saeful Bachri Serap Aspirasi Warga Cilintung Lewat Program Citra Bakti, Fokus pada Air Bersih dan Infrastruktur Jalan
Dedi Mulyadi Siapkan Transformasi Kawasan Perkebunan dan Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Jawa Barat

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 07:40 WIB

RUPST bank bjb 2025: Susi Pudjiastuti Ditunjuk sebagai Komisaris Utama, Dividen Rp900 Miliar Dibagikan

Kamis, 30 April 2026 - 07:07 WIB

AHY Soroti Bahaya Perlintasan Sebidang, Pemerintah Dorong Pembangunan Flyover dan Underpass

Kamis, 30 April 2026 - 06:46 WIB

106 Ribu Anak di Jawa Barat Putus Sekolah, Dedi Mulyadi Siapkan Langkah Jemput Bola

Selasa, 28 April 2026 - 07:45 WIB

Dukungan Mengalir, Sekolah Maung Disiapkan Jadi Terobosan Pendidikan Jabar

Selasa, 28 April 2026 - 07:20 WIB

Pemerintah Pangkas Jadwal Program MBG, Anggaran Negara Berpotensi Hemat Rp 50 Triliun

Berita Terbaru