Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengimbau para pengurus RT dan RW untuk meningkatkan pengawasan terhadap rumah indekos maupun kontrakan yang berada di lingkungan masing-masing.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul mencuatnya kasus penyekapan dan penganiayaan yang terjadi di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung, dan menjadi sorotan masyarakat luas.

Menurut Jeje, kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi sekaligus pengingat bagi seluruh elemen masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas yang dianggap tidak biasa atau mencurigakan di lingkungan sekitar.

Ia menegaskan, peran aktif perangkat lingkungan serta kepedulian warga sangat penting dalam upaya pencegahan agar peristiwa serupa tidak terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

RT dan RW Didorong Aktif Memantau Indekos dan Kontrakan

Jeje menuturkan bahwa pengurus RT dan RW perlu melakukan pemantauan secara berkala terhadap rumah kos maupun kontrakan yang ada di wilayah kerjanya.

Langkah tersebut dinilai penting agar aparat lingkungan mengetahui identitas serta keberadaan para penghuni rumah sewa, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat tetap terjaga.

“Ini alarm buat kita, pengurus RT dan RW harus semakin rutin berkunjung, mengecek untuk mengantisipasi kejadian di Cileunyi (Kabupaten Bandung), itu kan cukup miris,” kata Jeje di Ngamprah KBB, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga :  SAH! Ade Zakir Di Lantik Jadi Sekda KBB

Menurut Jeje, pengawasan lingkungan tidak boleh hanya dilakukan setelah ada peristiwa mencurigakan.

Pengurus RT dan RW perlu memiliki data penghuni yang jelas agar potensi gangguan keamanan dapat lebih cepat terdeteksi.

Warga Diminta Lebih Peka terhadap Aktivitas Mencurigakan

Selain meminta RT dan RW meningkatkan pengawasan, Jeje juga menekankan pentingnya kepedulian warga sekitar.

Ia menuturkan, masyarakat di lingkungan sekitar perlu memiliki kepedulian dan kepekaan yang lebih tinggi terhadap aktivitas yang dinilai tidak lazim di sekitar tempat tinggalnya. Selain itu, warga diimbau untuk segera menyampaikan informasi kepada pengurus RT maupun RW apabila menemukan atau menyaksikan hal-hal yang dianggap mencurigakan.

“Tetangga juga harus aware, peduli, yang di Cileunyi itu kan cukup kejam sekali, dan bertahun-tahun, kalau warga atau tetangganya aware mungkin bisa dihindari,” ungkapnya.

Jeje menilai kepedulian warga menjadi bagian penting dari sistem keamanan lingkungan.

Menurut dia, kejadian yang berlangsung dalam waktu lama berpotensi terdeteksi lebih awal jika lingkungan sekitar memiliki kepekaan sosial yang kuat.

Identitas Penghuni Harus Didata dengan Jelas

Jeje juga mendorong pengurus RT dan RW melakukan verifikasi ulang terhadap identitas penghuni indekos dan kontrakan. Pendataan itu mencakup penghuni tetap maupun tamu yang kerap datang ke tempat tersebut.***

Berita Terkait

Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum
Farhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang Cuanki dan Nongkrong Hingga Larut Malam di Depan Pusdai Bandung
Pernah Ber-KTP Cimahi, Erwan Setiawan Bangga Saksikan Transformasi Kota Cimahi
Kurangi Kemacetan dan Risiko Kecelakaan, Truk Besar Diarahkan Melintas Lewat Tol Cisumdawu
Satpol PP Kabupaten Bandung Siagakan 30 Personel, Pedagang Asongan Dilarang Berjualan di CFD Al Fathu Soreang
Bupati Garut Lepas Keberangkatan ‘Tour Asia Finish Mekkah’
Pemkot Bandung Tertibkan 174 Bangunan Liar di Terusan Pasirkoja, Kembalikan Fungsi Ruang Jalan
Demokrat Kabupaten Bandung Terima Kunjungan KPUD, Perkuat Pemutakhiran Data Partai Melalui SIPOL

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:47 WIB

Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:19 WIB

Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:14 WIB

Farhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang Cuanki dan Nongkrong Hingga Larut Malam di Depan Pusdai Bandung

Senin, 22 Juni 2026 - 20:26 WIB

Kurangi Kemacetan dan Risiko Kecelakaan, Truk Besar Diarahkan Melintas Lewat Tol Cisumdawu

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:09 WIB

Satpol PP Kabupaten Bandung Siagakan 30 Personel, Pedagang Asongan Dilarang Berjualan di CFD Al Fathu Soreang

Berita Terbaru