Infobandungnews – KOTA CIMAHI –Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menaruh perhatian terhadap masalah kepadatan lalu lintas yang masih sering terjadi di Kota Cimahi. Menurutnya, kondisi tersebut sejalan dengan semakin berkembangnya aktivitas ekonomi di kota yang dihuni sekitar setengah juta penduduk tersebut.
Erwan menegaskan, persoalan kemacetan perlu segera mendapatkan penanganan serius. Pasalnya, apabila tidak segera diatasi, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari meningkatnya tingkat stres masyarakat hingga memburuknya kualitas udara akibat tingginya emisi kendaraan.
“Harus kita antisipasi bersama jangan sampai kemacetan ini menjadi bencana untuk anak cucu kita kedepan mulai dari tingkat polusi dan warganya jadi stres,” katanya pada Rapat Paripurna DPRD memperingati Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi, di Gedung DPRD Kota Cimahi, Minggu (21/6/2026).
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menyatakan kesiapannya untuk turut membantu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi Kota Cimahi, baik melalui dukungan bantuan keuangan untuk pembangunan infrastruktur maupun dengan mendorong optimalisasi sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor-sektor potensial lainnya.
Erwan Setiawan menuturkan, sejak resmi menjadi daerah otonom pada 21 Juni 2001, Kota Cimahi telah berkembang pesat dan bertransformasi menjadi salah satu kota penyangga ibu kota Provinsi Jawa Barat yang maju, aman, serta memiliki tingkat kemandirian yang semakin baik.
Ia juga mengungkapkan memiliki kedekatan tersendiri dengan Kota Cimahi. Pasalnya, pada periode 2000 hingga 2003 dirinya pernah tercatat sebagai warga Kota Cimahi. Karena itu, Erwan mengaku menyaksikan secara langsung perjalanan dan perkembangan Cimahi, mulai dari statusnya sebagai kota administratif hingga menjadi daerah otonom seperti saat ini.
“Saya pribadi merasa bangga pernah ber-KTP Cimahi tahun 2000-2003 jadi saat itu saya menjadi saksi perjalanan Cimahi dari kota administrtif menjadi kota otonom seperti sekarang,” ujarnya.
Erwan berharap momentum hari jadi ke-25 dijadikan sebagai tolak ukur untuk melangkah lebih maju, lebih kuat, dan istimewa.









