Persis Jabar Minta Pembangunan Patung Soekarno Dibatalkan

- Jurnalis

Senin, 14 Agustus 2023 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Persis Jabar KH. Iman Setiawan Latief, SH : Persis Jabar sangat menghormati Ir Soekarno sebagai proklamator dan Presiden RI pertama, beserta pahlawan-pahlawan lainnya yang telah banyak berjasa memerdekakan Indonesia.
 Penghormatan yang seharusnya dilakukan, bukan dengan cara membangun patung-patung beliau, akan tetapi dengan cara lain yang lebih baik dan bermanfaat.

Ketua Persis Jabar KH. Iman Setiawan Latief, SH : Persis Jabar sangat menghormati Ir Soekarno sebagai proklamator dan Presiden RI pertama, beserta pahlawan-pahlawan lainnya yang telah banyak berjasa memerdekakan Indonesia. Penghormatan yang seharusnya dilakukan, bukan dengan cara membangun patung-patung beliau, akan tetapi dengan cara lain yang lebih baik dan bermanfaat.

Infobandungnews – Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat menyatakan keberatan terkait rencana pembangunan patung Soekarno di kompleks Gor Saparua Bandung.

Melalui pernyataan sikapnya, Persis Jabar menjelaskan sejumlah alasan keberatan terkait rencana pembangunan patung yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil itu.

Persis Jabar sangat menghormati Ir Soekarno sebagai proklamator dan Presiden RI pertama, beserta pahlawan-pahlawan lainnya yang telah banyak berjasa memerdekakan Indonesia.

“Penghormatan yang seharusnya dilakukan, bukan dengan cara membangun patung-patung beliau, akan tetapi dengan cara lain yang lebih baik dan bermanfaat,” jelas Ketua Persis Jabar KH. Iman Setiawan Latief, SH dalam pernyataannya yang diterima wartawan, Senin (14/8/2023).

Persis Jabar menilai perencanaan tersebut tidak dilakukan dengan matang dan tidak melibatkan pihak-pihak yang terkait seperti jajaran Pemprov, DPRD, dan masyarakat.

“Karena itu bukan proyek Pemprov dan tidak berhubungan dengan kepentingan rakyat Jawa Barat. Sehingga tidak ada agenda terencana berbasis APBD. Di samping itu penggunaan lahan milik Pemrov Jabar harus dengan persetujuan dan didahului pembahasan di DPRD,” ujar Iman.

Menurutnya, patung Soekarno tersebut nanti kelak bukan menjadi kebanggaan, akan tetapi menjadi keprihatinan karena dibangun dengan dana besar dan tidak sangat mendesak serta bukan untuk kepentingan rakyat, apalagi dibangun ketika masyarakat belum sepenuhnya pulih dari himpitan ekonomi.

Sementara dalam aspek keagamaan, lanjut Iman, pembangunan patung tersebut sangat dikhawatirkan akan menumbuh kembangkan kultus individu, bahkan cenderung ke arah pemberhalaan.

“Apalagi bila kental dengan nuansa politis dan bagian dari transaksi politik, maka pembuatan patung Soekarno tersebut selayaknya tidak dilakukan,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, saat ini telah terjadi gejolak pro kontra yang meresahkan di masyarakat, hal ini sangat mengganggu konduvitas masyarakat Jawa Barat. “Kami menghimbau kepada masyarakat agar tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” seru Iman.

“Oleh karena itu, Kami merasa sangat keberatan terhadap Pembangunan Patung Ir. Soekarno di Jawa Barat. Dan kami meminta agar proyek tersebut dibatalkan serta tidak dilanjutkan,” tegasnya. (Andika-IBN002)***

Sumber : suaraislam.id

Berita Terkait

Saeful Bachri Dorong Kakao Jadi Komoditas Unggulan, Petani Bandung Dapat Pendampingan Modern
Gerbang Tol Tegalluar Disepakati, Akses Baru Getaci Siap Dongkrak Ekonomi Bandung Selatan
Bersih-Bersih Bantaran Citarum, Tim Gabungan Bongkar Bangunan Liar Demi Tekan Banjir Dayeuhkolot
Perluas Akses dan Mutu Pendidikan, 2026 Pemprov Jabar Bangun 24 Sekolah Baru
Rp200 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Desa: Pemkab Bandung Pacu Konektivitas dan Ekonomi 2026
KDM Tegaskan Beasiswa SMA/SMK Swasta Cair di 2026/2027, Anggaran Disiapkan Lewat APBD Jabar
Rp348 Miliar untuk Sampah Bandung 2026: Dari Hulu ke Hilir, Kota Bergerak Bangun Sistem Pengelolaan Berkelanjutan
SMAN 13 Bandung Terancam Eksekusi, DPRD Jabar Soroti Lemahnya Tata Kelola Aset Pendidikan

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:07 WIB

Saeful Bachri Dorong Kakao Jadi Komoditas Unggulan, Petani Bandung Dapat Pendampingan Modern

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:43 WIB

Gerbang Tol Tegalluar Disepakati, Akses Baru Getaci Siap Dongkrak Ekonomi Bandung Selatan

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:39 WIB

Bersih-Bersih Bantaran Citarum, Tim Gabungan Bongkar Bangunan Liar Demi Tekan Banjir Dayeuhkolot

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:32 WIB

Perluas Akses dan Mutu Pendidikan, 2026 Pemprov Jabar Bangun 24 Sekolah Baru

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:24 WIB

Rp200 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Desa: Pemkab Bandung Pacu Konektivitas dan Ekonomi 2026

Berita Terbaru