Operasi Zebra 2025: Belasan Jalan di Bandung Masuk Radar Razia Hunting System

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews.com – Operasi Zebra 2025 kembali diberlakukan secara nasional, termasuk di Kota Bandung yang menjadi salah satu area prioritas dalam penertiban lalu lintas. Selain 20 titik resmi yang telah dipublikasikan, terdapat pula sejumlah ruas jalan lain yang kerap menjadi target razia bergerak atau hunting system.

Ruas-ruas ini dipilih karena tingginya angka pelanggaran, volume kendaraan yang padat, hingga banyaknya pengendara yang tidak membawa dokumen kendaraan lengkap atau melakukan modifikasi yang tidak sesuai aturan.

Berikut 15 lokasi di Kota Bandung yang sering menjadi sasaran Operasi Zebra 2025, khususnya untuk razia mobile yang tidak menetap pada satu titik:

1. Jalan A.H. Nasution

Sering dipantau melalui patroli hunting karena banyak ditemukan motor berknalpot bising dan pengendara tanpa helm, terutama pada jam padat.

2. Jalan Laswi

Merupakan jalur yang kerap dipilih untuk razia mendadak. Lokasinya dekat dengan kawasan sekolah dan permukiman sehingga pergerakan kendaraan cukup ramai.

3. Jalan Ciroyom

Wilayah dengan lalu lintas campuran (angkot, motor, hingga kendaraan barang) sehingga pelanggaran seperti tidak memakai helm atau knalpot tidak standar sering terjadi.

4. Jalan Pasirkoja – Simpang 5

Meski bukan lokasi utama, area Simpang 5 kerap disisir petugas karena banyak pengendara yang menerobos lampu merah.

5. Jalan Moch. Toha

Termasuk jalur favorit razia mobile karena kepadatan kendaraan, banyaknya persimpangan, serta pelanggaran marka yang cukup sering ditemukan.

6. Jalan Peta (Lingkar Selatan)

Menjadi fokus pengawasan kendaraan besar dan penindakan pelanggaran ODOL (Over Dimension Over Load).

7. Jalan Jenderal Sudirman

Ruas strategis ini sering menjadi tempat pemeriksaan surat-surat dan penindakan motor berknalpot bising.

8. Jalan Kiaracondong

Salah satu ruas paling ramai yang rutin dipantau patroli untuk menindak pengendara yang melawan arus.

9. Jalan Dipatiukur

Banyaknya aktivitas mahasiswa membuat petugas sering menemukan pelanggaran seperti tidak mengenakan helm atau tidak membawa dokumen kendaraan.

10. Jalan Riau (RE Martadinata)

Menjadi titik rawan pelanggaran, terutama pada malam hari karena ramainya wisatawan dan pejalan kaki.

11. Jalan Sukajadi

Volume kendaraan yang tinggi serta banyaknya perempatan membuat ruas ini sering dijadikan lokasi razia dadakan.

12. Jalan Dr. Djunjunan (Pasteur)

Gerbang utama keluar-masuk Bandung ini menjadi sasaran pemeriksaan, khususnya kendaraan dari luar kota yang melanggar aturan.

13. Jalan Cibaduyut Raya

Pelanggaran seperti motor tanpa spion hingga knalpot bising sering ditemukan, terutama di malam hari.

14. Jalan Arcamanik

Kerap dipilih untuk hunting system karena masih banyak ditemukan pengendara tanpa helm dan pelanggaran marka.

15. Jalan PHH Mustofa (Suci)

Ruas yang selalu ramai ini menjadi area sweeping petugas karena sering terjadi pelanggaran rambu lalu lintas.

Mengapa 15 Jalan Ini Sering Disasar?

Data evaluasi Korlantas menunjukkan angka pelanggaran yang cukup tinggi.

Berada di kawasan rawan kecelakaan, terutama jalan padat atau memiliki banyak simpang besar.

Didominasi pengendara usia produktif (17–45 tahun), yang tercatat sebagai pelanggar terbanyak.

Banyaknya kasus knalpot brong dan pelanggaran teknis lain yang sulit diatasi melalui pos statis, sehingga perlu razia bergerak.

Tips agar Tidak Terkena Razia

Gunakan helm SNI berpenutup (hindari helm proyek atau helm sepeda).

Pastikan STNK dan SIM aktif dan dibawa saat berkendara.

Hindari penggunaan knalpot brong atau modifikasi ilegal lainnya.***

Patuhi setiap rambu serta lampu lalu lintas.

Pastikan lampu berfungsi, spion lengkap, dan jangan berkendara melawan arus.

startogel
startogel
startogel
startogel
startogel
startogel
gandatoto
gandatoto
gandatoto
gandatoto

Berita Terkait

Pemkot Bandung Targetkan Seluruh Anak Tidak Sekolah Kembali Mengenyam Pendidikan pada 2028
Penumpang Bandara Husein Sastranegara Meningkat, Tembus 2.200 Orang Per Hari
52 Dapur MBG di Cimahi dan Bandung Barat Kena Suspend, Ini Penyebabnya
ANDERPAS RESMI DIBUKA, AREA BAWAH FLYOVER PASUPATI DISIAPKAN JADI PUSAT KULINER DAN EKONOMI RAKYAT
BUPATI SUMEDANG LANTIK 15 CAMAT, TUJUH DI ANTARANYA PEJABAT BARU
BPBD Kota Bandung Soroti Belum Adanya Pengalihan Aliran Air dari Hulu Usai Banjir di Cipaganti
Job Fair Bedas Festival Hari Kedua, Disnaker Kabupaten Bandung Permudah Akses Lamaran Kerja melalui Dashnaker+
Job Fair Majalaya Sediakan Ratusan Lowongan, Kemenaker Apresiasi Inovasi Gerai Bursa Kerja Kabupaten Bandung

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:53 WIB

Pemkot Bandung Targetkan Seluruh Anak Tidak Sekolah Kembali Mengenyam Pendidikan pada 2028

Jumat, 6 November 2026 - 08:35 WIB

Penumpang Bandara Husein Sastranegara Meningkat, Tembus 2.200 Orang Per Hari

Rabu, 4 November 2026 - 07:11 WIB

52 Dapur MBG di Cimahi dan Bandung Barat Kena Suspend, Ini Penyebabnya

Senin, 2 November 2026 - 16:04 WIB

ANDERPAS RESMI DIBUKA, AREA BAWAH FLYOVER PASUPATI DISIAPKAN JADI PUSAT KULINER DAN EKONOMI RAKYAT

Senin, 2 November 2026 - 15:51 WIB

BUPATI SUMEDANG LANTIK 15 CAMAT, TUJUH DI ANTARANYA PEJABAT BARU

Berita Terbaru