infobandungnews – Menjelang waktu berbuka puasa pada Jumat, 6 Maret 2026, arus lalu lintas di kawasan Simpang Dago hingga Cikapayang, Kota Bandung, terlihat melambat. Kepadatan kendaraan memang kerap terjadi setiap sore selama Ramadan 1447 Hijriah, ketika banyak warga masih berada di perjalanan saat azan Magrib semakin dekat.
Di tengah antrean kendaraan yang bergerak perlahan itu, para pengendara dibuat terkejut oleh pemandangan yang tak biasa. Dua pemain Persib Bandung, yakni Teja Paku Alam dan Adam Alis, tampak berdiri di pinggir jalan menyapa para pengguna jalan.
Kehadiran keduanya bukan untuk menuju sesi latihan atau pertandingan. Mereka justru turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Ramadan bertajuk “Nunggu Beduk Bareng Pucuk”, hasil kolaborasi antara Persib Bandung dan mitra mereka, Teh Pucuk Harum.
Suasana di sekitar lampu merah Dago yang biasanya dipenuhi kendaraan tiba-tiba berubah lebih meriah. Penampilan Pasukan Beduk Pucuk dengan pertunjukan perkusi yang energik menambah semarak suasana di tengah kemacetan.
Irama tabuhan yang dinamis seolah mengusir rasa jenuh para pengendara yang sedang terjebak antrean kendaraan. Beberapa pengemudi terlihat membuka kaca mobil, sementara yang lain tersenyum sambil mengangkat ponsel untuk merekam momen langka tersebut.
Di sela keramaian itu, Teja dan Adam berjalan menyusuri deretan kendaraan. Mereka menyapa para pengendara sekaligus membagikan botol minuman kepada Bobotoh dan masyarakat yang masih berada di jalan menjelang berbuka.
Bagi Teja Paku Alam, pengalaman berbagi takjil di perempatan jalan ini menjadi momen yang menyenangkan.
“Ini pertama kalinya Teja bagi-bagi di perempatan Cikapayang di Bandung. Pastinya seru banget,” ujar Teja.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menyapa para Bobotoh yang sedang melintas sepulang kerja.
“Sekalian ngabuburit juga mungkin ya, yang lagi pulang kerja,” tambahnya.
Hal serupa disampaikan Adam Alis. Ia mengaku senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
“Seru sekali berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan ini. Ini pengalaman positif buat saya, dan mungkin pertama kalinya juga bagi-bagi di jalan. Pokoknya acaranya seru,” kata Adam.
Adam juga mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan pengalaman baru baginya. Menurutnya, suasana menjadi semakin meriah karena banyaknya Bobotoh yang hadir di lokasi.
“Banyak juga yang pakai jersey Persib, padahal hari ini bukan hari pertandingan,” ujarnya sambil bercanda.
Pemilihan kawasan Dago sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Area ini dikenal sebagai salah satu titik dengan mobilitas tinggi di Kota Bandung, sehingga banyak warga yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.
Melalui kegiatan ini, Teh Pucuk Harum ingin hadir sebagai pilihan praktis bagi masyarakat yang ingin segera membatalkan puasa ketika masih berada di jalan.
Kolaborasi tersebut juga menegaskan kedekatan Persib dengan masyarakatnya. Klub kebanggaan warga Bandung itu tidak hanya hadir di stadion, tetapi juga berusaha menjangkau kehidupan sehari-hari para pendukungnya.
Melalui kampanye bertajuk “Abis Beduk Teguk Pucuk”, Persib dan Teh Pucuk Harum berupaya menghadirkan pengalaman ngabuburit yang lebih hangat dan berkesan bagi masyarakat.
Pada kegiatan yang berlangsung di Perempatan Jalan Cikapayang, Kota Bandung, Jumat (6/3/2026) tersebut, kehadiran Teja Paku Alam dan Adam Alis langsung menarik perhatian para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
Banyak pengendara yang sengaja memperlambat kendaraan atau berhenti sejenak untuk menerima minuman yang dibagikan. Tidak sedikit pula yang memanfaatkan kesempatan itu untuk berfoto bersama dua pemain andalan Maung Bandung tersebut.
Sebelum mulai membagikan minuman, Adam dan Teja bahkan sempat terlihat berjoget mengikuti irama musik yang dimainkan Pasukan Beduk Pucuk, menambah keceriaan suasana ngabuburit di tengah kepadatan lalu lintas Kota Bandung.***









