Mendikdasmen Abdul Mu’ti Jalur Prestasi Tak Lagi Pakai Rapor, Di Duga Ada Manipulasi Nilai Rapor Oleh Guru

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews.com – kabar yang beredar menyatakan bahwa jalur prestasi dalam penerimaan murid baru (SPMB) 2025 tidak lagi menggunakan nilai rapor sebagai acuan utama. Perubahan ini dilakukan karena adanya dugaan manipulasi nilai rapor oleh guru, dengan alasan mendongkrak nilai murid agar lolos jalur prestasi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebutkan bahwa banyak laporan dan keluhan dari masyarakat terkait praktik manipulasi nilai rapor oleh guru.

Sebagai gantinya, jalur prestasi akan menggunakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dianggap lebih objektif dan terstandar.

TKA dianggap dapat menghindari dugaan manipulasi nilai rapor karena menilai kemampuan siswa secara langsung melalui tes. Namun, beberapa pihak juga berpendapat bahwa TKA mungkin tidak mencerminkan kemampuan siswa secara keseluruhan, karena hanya mengukur kemampuan tertentu.

Nilai rapor dianggap lebih komprehensif karena mencakup berbagai aspek penilaian, termasuk perilaku dan kedisiplinan siswa. Namun, nilai rapor juga rentan terhadap manipulasi oleh guru.

Kebijakan ini menuai polemik di kalangan masyarakat, dengan sebagian pihak setuju karena dapat meminimalisir manipulasi nilai rapor, dan sebagian pihak lain khawatir karena TKA mungkin tidak mencerminkan kemampuan siswa secara keseluruhan.***

Berita Terkait

Kementerian PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung, Dilengkapi Asrama hingga Kolam Retensi
Perpres Baru Tetapkan Penyebaran Budaya LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Kebijakan Pertahanan Negara
Potongan Komisi Ojol 8 Persen Mulai Berlaku, Pengemudi Masih Kebingungan dengan Skema Baru
Dede Yusuf Pemangkasan Dana Desa, Khawatir Pelayanan Publik di Daerah Terganggu
Mulai 1 Juli, Driver Gojek dan Grab Terima 92% Pendapatan, Potongan Aplikasi Turun Jadi 8%
BGN Hentikan Insentif Dapur MBG Saat Libur Sekolah, Anggaran Rp3,4 Triliun Dihemat
Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
BGN Kaji Ulang Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Dapur MBG, Anggaran Bahan Baku Tetap Aman

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:15 WIB

Kementerian PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung, Dilengkapi Asrama hingga Kolam Retensi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:05 WIB

Perpres Baru Tetapkan Penyebaran Budaya LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Kebijakan Pertahanan Negara

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:16 WIB

Potongan Komisi Ojol 8 Persen Mulai Berlaku, Pengemudi Masih Kebingungan dengan Skema Baru

Jumat, 3 Juli 2026 - 02:37 WIB

Dede Yusuf Pemangkasan Dana Desa, Khawatir Pelayanan Publik di Daerah Terganggu

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:29 WIB

Mulai 1 Juli, Driver Gojek dan Grab Terima 92% Pendapatan, Potongan Aplikasi Turun Jadi 8%

Berita Terbaru