Hengki Kurniawan Temui Pedagang Pasar Panorama Lembang, Jelaskan Soal Sengketa Tanah

- Jurnalis

Rabu, 25 Januari 2023 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan menyambangi pedagang pasar panorama lembang. Yakinkan pedagang Pasar Panorama Lembang masih milik Pemkab Bandung Barat, Minggu 22 Januari 2023.

Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan menyambangi pedagang pasar panorama lembang. Yakinkan pedagang Pasar Panorama Lembang masih milik Pemkab Bandung Barat, Minggu 22 Januari 2023.

Infobandungnews– Pedagang Pasar Panorama Lembang sempat was-was dengan sengketa kepemilikan tanah Pasar Panorama Lembang. Khawatir gonjang-ganjing ini berdampak pada nasib mereka.

Diketahui, berdasarkan hasil PK Mahkamah Agung (MA) Nomor 871 PK/Pdt/2021 memenangkan gugatan ahli waris.  Tanah Persil 74 disebutkan sah milik ahli waris.

Kini, pedagang mengaku lega setelah Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan datang ke Pasar Panorama Lembang menyampaikan bahwa tanah Pasar Panorama Lembang masih milik Pemkab Bandung Barat, Minggu 22 Januari 2023.

Pernyataan Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan tersebut ditanggapi positif Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Panorama Lembang (P4L), Asep Dadang Kustiman.

Ia bersama pedagang lainnya mengaku lega dengan kedatangan bupati untuk bertemu langsung pedagang.

“Alhamdulillah bupati akhirnya bisa bersilaturahmi dengan pedagang. Penjelasan beliau menyejukan dan menenangkan kami. Katanya, beliau akan berusaha mempertahankan lahan pasar tetap menjadi milik pemerintah,” kata Asep.

Sementara Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan meminta kepada para pedagang tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan sengketa lahan Pasar Panorama.

“Pemerintah menjamin kenyamanan bagi pedagang dalam menjalankan usahanya. Tetap berjualan seperti biasa, tidak perlu khawatir dengan pemberitaan sengketa lahan dan sebagainya,” kata Hengki.

Sementara Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan meminta kepada para pedagang tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan sengketa lahan Pasar Panorama.

“Pemerintah menjamin kenyamanan bagi pedagang dalam menjalankan usahanya. Tetap berjualan seperti biasa, tidak perlu khawatir dengan pemberitaan sengketa lahan dan sebagainya,” kata Hengki.

Hengki tak memungkiri, pemerintah kalah di tingkat PK MA. Namun demikian, pihaknya memiliki bukti kuat bahwa lahan tersebut bukanlah milik ahli waris.

“Badan Pertanahan Nasional (BPN) sudah menyatakan bahwa persil yang dimenangkan ahli waris salah. Kami memiliki bukti kuat, insyaallah diperjuangkan dan mudah-mudahan statusnya kembali milik pemda,” jelasnya.

Pihaknya menjamin keberlangsungan para pedagang, mengenai perebutan lahan yang disengketakan akan menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Sesuai perjanjian bisa berjualan sampai kontrak berakhir hingga 2031, malah bisa diperpanjang. Kita sudah bersurat kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) dan Kemenkumham. Mudah-mudahan minggu depan ada waktu bersilaturahmi,” kata Hengki.

Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan saat menyambangi salah satu pedagang tahu tempe di pasar panorama lembang. Kepada para pedagang Ia menyampaikan bahwa tanah Pasar Panorama Lembang masih milik Pemkab Bandung Barat, Minggu 22 Januari 2023.

Perwakilan dari PT Bangunbina Persada selaku pengelola Pasar Panorama, Syahnan Pranata mengatakan, pihaknya akan tetap menjalankan kewajibannya sesuai kontrak kerja sama dengan Pemkab Bandung Barat sampai 2031.

“Bupati sudah menerangkan duduk persoalan tanah Pasar Panorama Lembang. Bahwa tanahnya berstatus milik Pemkab Bandung Barat sehingga pedagang tidak boleh resah, was-was,” ucap Syahnan.

Sebelumnya, dalam rapat kerja antara Komisi I dan II DPRD KBB dengan Disperindag KBB, Bagian Aset, Bagian Hukum, BPN KBB, dan PT Binabangun Persada selaku pengelola Pasar Panorama Lembang di Hotel Novotel, Kota Bandung, Senin (16/1).

“Dalam rapat tadi, Kepala BPN KBB, Hehen Suhendar menyebutkan bahwa tanah yang dibangun Pasar Panorama Lembang bukan Persil 74 tapi tanah negara,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD KBB, Dadan Supardan usai rapat kerja.

BPN juga menjelaskan dari dulu tanah tersebut dikuasai negara dalam hal ini Pemkab Bandung. Pada saat dimekarkan menjadi KBB, termasuk salah satu aset yang dilimpahkan. Bahkan sudah tercatat di Kartu Inventarisasi Barang (KIB) negara.

Oleh karena itu, Dadan meminta kepada Pemkab Bandung Barat agar kasus Pasar Panorama Lembang dijadikan pembelajaran dalam pengelolaan aset.***

Yg-IBN 001

Berita Terkait

Jelang Reaktivasi Bandara Husein, Pemkot Bandung Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Akses Transportasi
JPO Terminal Cicaheum Dibongkar, Pemkot Bandung Siapkan Kawasan untuk Depo BRT
Merasa Dizalimi, Guru PPPK di Kabupaten Bandung Gugat BKPSDM Usai Dipecat karena Diduga Jadi Istri Kedua ASN
Investasi Rp11 Triliun Masuk Bandung, Farhan Siapkan Angkot Listrik hingga 850 Titik PJU Baru
Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan
Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum
Farhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang Cuanki dan Nongkrong Hingga Larut Malam di Depan Pusdai Bandung
Pernah Ber-KTP Cimahi, Erwan Setiawan Bangga Saksikan Transformasi Kota Cimahi

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:52 WIB

Jelang Reaktivasi Bandara Husein, Pemkot Bandung Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Akses Transportasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:41 WIB

Merasa Dizalimi, Guru PPPK di Kabupaten Bandung Gugat BKPSDM Usai Dipecat karena Diduga Jadi Istri Kedua ASN

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:13 WIB

Investasi Rp11 Triliun Masuk Bandung, Farhan Siapkan Angkot Listrik hingga 850 Titik PJU Baru

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:47 WIB

Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:19 WIB

Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum

Berita Terbaru