Polda Jabar Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Fokus ETLE dan Disiplin Lalin

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) bersiap menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Operasi Patuh Lodaya 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 8 hingga 21 Juni 2026 mendatang.

Operasi yang dilaksanakan secara serentak diseluruh wilayah hukum Polda Jabar ini bertujuan utama untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Selain itu, operasi ini menjadi langkah strategis kepolisian dalam menekan angka pelanggaran serta meminimalisasi kecelakaan di jalan raya.

Sebagai langkah awal Polda Jabar telah melaksanakan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Patuh Lodaya 2026 bertempat di Aula Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar pada Selasa (2/6/2026).

Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, menegaskan bahwa Operasi (Latpraops) Patuh Lodaya 2026 akan mengedepankan hukum yang modern dan transparan. Instrumen yang digunakan adalah teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Selaras dengan tema tahun ini, kita ingin menghadirkan sistem penindakan yang tegas, modern dan transparan melalui inovasi teknologi. Penegakan hukum elektronik ini akan dioptimalkan baik diruas jalan tol maupun non-tol ” Ukar Adi Vivid dalam arahannya.

Baca Juga :  Kapolda Jabar imbau para pengemudi pastikan kendaraan laik jalan

Menurutnya optimalisasi ETLE merupakan bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum sekaligus Meminimalkan potensi pelanggaran prosedur oleh petugas saat melakukan penindakan dilapangan. Dengan siatem ini l, setiap pelanggaran akan terdeteksi secara otomatis melalui perangkat elektronik yang tersebar diberbagai titik strategis.

Strategis Operasi Patuh Lodaya

Selain aspek teknologi, Wakapolda juga menekankan pentingnya kesiapan mental dan pemahaman personel. Ia meminta agar Latpraops tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan atau kegiatan seremonial, melainkan wadah untuk menyamakan persepsi dan strategi tindak di lapangan.

“Keberhasilan operasi sangat bergantung pada kesiapan personel dalam memahami tujuan, sasaran, dan mekanisme pelaksanaan. Setiap anggota dituntut memiliki pemahaman yang sama mengenai manajemen operasi kepolisian agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” tegasnya.

Melalui operasi yang berlangsung selama dua pekan ini, Polda Jabar berharap dapat menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang lebih kondusif di seluruh wilayah Jawa Barat. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama, bukan hanya saat operasi berlangsung.

Berita Terkait

Empat Jenderal di Pusara Ryamizard Ryacudu
Lulus Seskoad, Seskab Teddy Ditetapkan sebagai Penulis Taskap Terbaik
Panglima TNI Lakukan Mutasi, 5 Perwira Tinggi AD Jadi Staf Khusus KSAD
Panglima TNI Perintahkan Kodam Kelola Lahan Tidur untuk Dukung Makan Bergizi Gratis
Sudah 14 Tahun Beroperasi, Polresta Bandung Bongkar Tambang Emas Ilegal di Kutawaringin, Rugi Negara Capai Rp1 Triliun
Kombes Aldi Subartono Resmi Jabat Kapolresta Bandung Gantikan Kusworo
Profil Brigjen TNI Heri Rustandi, Akmil 1993, Pa Sahli Tk. II Kamkonf Komunal Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI
Panglima TNI Agus Subiyanto Sebut Masyarakat Sipil Bisa Ikut ke Gaza Bantu Warga Palestina

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:49 WIB

Polda Jabar Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Fokus ETLE dan Disiplin Lalin

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:45 WIB

Lulus Seskoad, Seskab Teddy Ditetapkan sebagai Penulis Taskap Terbaik

Kamis, 2 April 2026 - 08:01 WIB

Panglima TNI Lakukan Mutasi, 5 Perwira Tinggi AD Jadi Staf Khusus KSAD

Jumat, 31 Januari 2025 - 09:51 WIB

Panglima TNI Perintahkan Kodam Kelola Lahan Tidur untuk Dukung Makan Bergizi Gratis

Senin, 20 Januari 2025 - 16:55 WIB

Sudah 14 Tahun Beroperasi, Polresta Bandung Bongkar Tambang Emas Ilegal di Kutawaringin, Rugi Negara Capai Rp1 Triliun

Berita Terbaru