Pemkot Bandung Mantapkan Pengembangan BRT, 18 Rute Ditetapkan dengan Jalur Khusus Bertahap

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi

Infobandungnews.com – Pemerintah Kota Bandung menegaskan bahwa program pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) tetap berjalan sesuai perencanaan. Dari 20 rute awal yang disusun, kini jumlahnya menjadi 18 rute setelah dilakukan kajian ulang terhadap efektivitas layanan. Dua lintasan yang ditiadakan adalah rute Tegaluar–Majalaya dan Ledeng–Lembang karena dinilai kurang efisien dari sisi kebutuhan masyarakat maupun operasional.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyampaikan bahwa dari 18 rute tersebut, sekitar 21 kilometer akan dilengkapi jalur khusus atau on corridor. Konsep jalur ini mengacu pada sistem BRT Jakarta, namun disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi ruas jalan di Kota Bandung.

Rasdian menjelaskan bahwa secara kesiapan infrastruktur, pengembangan BRT telah memasuki tahap matang. Depo BRT telah rampung dibangun, proses lelang sudah dilakukan, dan dukungan anggaran juga telah tersedia, sehingga secara fisik sistem BRT siap untuk dioperasikan.

Depo BRT yang berlokasi di kawasan Cicaheum akan melayani koridor utama Leuwipanjang–Cicaheum. Fasilitas ini menjadi komponen penting dalam menunjang operasional dan keberlanjutan layanan BRT di Kota Bandung.

Di sisi lain, perencanaan teknis pembangunan jalur on corridor juga mulai disusun. Jalur khusus tersebut nantinya akan dilengkapi pembatas, meskipun desainnya tidak sebesar atau seketat yang diterapkan di Jakarta, namun tetap berfungsi jelas untuk memprioritaskan pergerakan armada BRT.

Baca Juga :  Profil PPP yang Tidak Lolos ke Senayan untuk Pertama Kalinya

Berdasarkan informasi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Perhubungan, kontrak pembangunan jalur on corridor beserta separator seperti marka jalan dan pembatas jalur ditargetkan mulai berjalan pada Februari 2026. Sementara itu, operasional penuh sistem tersebut direncanakan mulai 2027 di Kota Bandung.

Lebar jalur khusus BRT diproyeksikan berada pada kisaran 2,5 hingga 2,8 meter atau mendekati 3 meter. Penempatannya secara umum berada di sisi kiri badan jalan guna memudahkan integrasi dengan halte serta akses naik-turun penumpang.

Meski demikian, pada sejumlah ruas tertentu akan disediakan titik crossing agar bus BRT tetap dapat melintasi persimpangan strategis. Beberapa lokasi yang direncanakan memiliki titik persilangan antara lain di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Jenderal Sudirman.

Saat ini, pembangunan jalur on corridor baru terealisasi di beberapa segmen jalan. Pembangunan secara menyeluruh, termasuk pemasangan separator, akan dilakukan secara serentak setelah kontrak resmi pembangunan mulai diberlakukan. ***

Berita Terkait

Proyek BRT Bandung Raya Mulai Dikerjakan, Relokasi PKL dan Sosialisasi Jadi Perhatian
Pemkot Bandung Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Aksi Begal Dan Kriminal Jalanan
Pemkot Cimahi Gelar Razia Pajak Kendaraan, Ratusan Penunggak Terjaring
Pemkab Bandung Barat Dukung Pembangunan Jembatan Akses Pusdiklatpassus Batujajar
Pemkab Bandung dan Kementerian PU Sepakati Rp220 Miliar untuk Atasi Banjir Bandung Timur
Pemkot Bandung Siapkan Opsi Ambil Alih Bandung Zoo Jika Lelang Gagal
Plafon Kelas SMKN 1 Soreang Roboh, DPRD Kabupaten Bandung Desak Audit dan Transparansi Proyek
Kasus Dugaan Korupsi Disnaker Cimahi Diusut, Ngatiyana Tegaskan Dukungan Penuh ke Kejaksaan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:01 WIB

Proyek BRT Bandung Raya Mulai Dikerjakan, Relokasi PKL dan Sosialisasi Jadi Perhatian

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:49 WIB

Pemkot Bandung Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Aksi Begal Dan Kriminal Jalanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:01 WIB

Pemkot Cimahi Gelar Razia Pajak Kendaraan, Ratusan Penunggak Terjaring

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:49 WIB

Pemkab Bandung Barat Dukung Pembangunan Jembatan Akses Pusdiklatpassus Batujajar

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:34 WIB

Pemkab Bandung dan Kementerian PU Sepakati Rp220 Miliar untuk Atasi Banjir Bandung Timur

Berita Terbaru