Pemprov Jabar Proses Tunda Bayar Rp629 Miliar, Pembayaran Bertahap Tunggu Verifikasi Kualitas Proyek

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa proses penyelesaian pembayaran proyek yang tertunda senilai Rp629 miliar masih terus berlangsung. Namun, pencairan anggaran tersebut belum dapat dilakukan sekaligus karena harus melalui tahapan pemeriksaan mutu dan kesesuaian pekerjaan.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa Pemprov perlu memastikan seluruh pekerjaan infrastruktur telah memenuhi standar teknis dan spesifikasi sebelum dilakukan pembayaran.

“Prosesnya sedang berjalan. Tidak bisa langsung dibayarkan di awal Januari karena harus melalui tahap peninjauan terlebih dahulu,” ujar Herman saat ditemui di Kampus ITB, Jalan Ganesha, Kota Bandung, Jumat (30/1/2026).

Herman menjelaskan, nilai tunda bayar Rp629 miliar tersebut tersebar di tujuh organisasi perangkat daerah (OPD), dengan proses pemeriksaan kualitas pekerjaan dilakukan oleh Inspektorat Provinsi Jawa Barat.

Ia menegaskan bahwa Gubernur Jawa Barat menginginkan seluruh proyek yang masuk dalam skema tunda bayar benar-benar dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi dan teknis. Tidak boleh ada kekurangan volume pekerjaan maupun hasil yang tidak sesuai spesifikasi. Karena itu, pembayaran akan dilakukan secara bertahap, hanya terhadap pekerjaan yang telah dinyatakan memenuhi standar.

Baca Juga :  Soal Parkir Kota Bandung, Andri Rusmana Pemangku Kebijakan Serta Individu Personel Dishub Tidak Mampu Melaksanakan Tugas

Pemprov Jawa Barat menargetkan seluruh proses tunda bayar dapat diselesaikan paling lambat awal Februari 2026.

“Yang dibayarkan adalah pekerjaan yang sudah akuntabel. Proses ini memang butuh waktu, tapi target kami akhir bulan ini selesai, paling lambat awal Februari,” kata Herman.

Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam proses pencairan anggaran, mengingat dana yang digunakan merupakan uang negara yang bersumber dari pajak masyarakat.

“Tidak boleh terlalu lama, tetapi juga tidak bisa tergesa-gesa. Ini menyangkut keuangan negara, jadi harus cepat, tepat, dan cermat,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemprov Jabar mencatat sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) APBD 2025 sebesar Rp500 miliar. Nilai tersebut lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata mencapai sekitar Rp1 triliun. Di sisi lain, masih terdapat belanja pembangunan tahun 2025 yang belum terbayarkan dengan total nilai mencapai Rp629 miliar.***

Berita Terkait

Tiga Gunung Garut Masuk Jajaran 10 Puncak Tertinggi di Jawa Barat
Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung Percepat BRT untuk Atasi Kemacetan Cekungan Bandung
OJK dan Pemprov Jabar Perkuat Ekosistem Peternak Ayam Petelur Lewat Program EGG
Hari Tani Nasional 2026, Saeful Bachri Dorong Kebijakan yang Berpihak pada Kesejahteraan Petani
Kapolda Jabar Pastikan Keamanan Wisatawan dan Investor di Jawa Barat
Dari Rampak Kendang Hingga Gotong Royong, Saeful Bachri Sapa Warga di RW 12 Baleendah
Masjid Tempat Pemulasaraan Kanaya Whu Bakal Dipugar dan Berganti Nama Menjadi Tajug Kanaya
AHY MACAN CUP 2026 Digelar, Dede Yusuf Dorong Lahirnya Atlet Voli Putri Berprestasi

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 07:15 WIB

Tiga Gunung Garut Masuk Jajaran 10 Puncak Tertinggi di Jawa Barat

Senin, 28 September 2026 - 06:39 WIB

Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung Percepat BRT untuk Atasi Kemacetan Cekungan Bandung

Minggu, 27 September 2026 - 18:08 WIB

OJK dan Pemprov Jabar Perkuat Ekosistem Peternak Ayam Petelur Lewat Program EGG

Jumat, 25 September 2026 - 15:59 WIB

Hari Tani Nasional 2026, Saeful Bachri Dorong Kebijakan yang Berpihak pada Kesejahteraan Petani

Rabu, 23 September 2026 - 11:55 WIB

Kapolda Jabar Pastikan Keamanan Wisatawan dan Investor di Jawa Barat

Berita Terbaru

Jawa Barat

Tiga Gunung Garut Masuk Jajaran 10 Puncak Tertinggi di Jawa Barat

Selasa, 29 Sep 2026 - 07:15 WIB