Infobandungnews.com – Cimahi – Pemerintah Kota Cimahi secara resmi mengoperasikan Bundaran Pemkot Cimahi bersama sejumlah infrastruktur vital lainnya sebagai bagian dari langkah penataan wilayah perkotaan sekaligus peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Peresmian fasilitas tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Momen ini sekaligus menandai dimulainya penggunaan sarana baru yang diharapkan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Salah satu infrastruktur yang diresmikan adalah Bundaran Jati, yang terletak di kawasan strategis sekitar pusat pemerintahan. Kehadiran bundaran ini dinilai memiliki peran penting dalam mengurangi kemacetan lalu lintas, memperlancar arus kendaraan, serta meningkatkan keamanan bagi para pengguna jalan.
Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga menyampaikan rencana penggantian nama ruas Jalan Jati Serut menjadi Jalan Sudarna. Peresmian nama jalan baru akan dilaksanakan setelah seluruh proses pembangunan dan penataan kawasan diselesaikan secara menyeluruh.
Wali Kota Cimahi turut menyoroti perubahan tampilan lingkungan perkantoran Pemerintah Kota Cimahi yang kini semakin tertata. Menurutnya, penataan kawasan pemerintahan merupakan bagian dari perencanaan jangka panjang guna menciptakan pusat layanan publik yang representatif, nyaman, dan berfungsi optimal.
“Seluruh pembangunan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendasar masyarakat. Pemerintah daerah berharap proses pembangunan dapat berjalan berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang,” ujar Ngatiyana, Jumat (2/1/2026).
Memasuki tahun 2026, Pemkot Cimahi telah menyiapkan sejumlah program pembangunan strategis. Salah satunya adalah rencana peresmian Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di kawasan Sukimun yang ditujukan untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi warga.
Selain itu, pembangunan Underpass Gatot Subroto juga direncanakan mulai dilaksanakan pada triwulan kedua tahun mendatang.
“Kami telah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari TNI, Pemerintah Provinsi, hingga Kodam, agar setiap tahapan pembangunan dapat berjalan dengan lancar,” ungkap Ngatiyana.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Cimahi menempatkan penanganan banjir sebagai salah satu prioritas, melalui normalisasi dan pendalaman saluran drainase di sejumlah titik rawan genangan, serta penataan jalur pedestrian dan trotoar. Upaya tersebut akan dilakukan secara bertahap untuk mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi di wilayah Cimahi.









